16 September 2019

: Semua Korban

Pakar LIPI: Rusuh 22 Mei: Semua Korban Ditembak di Leher Belakang, Single Bullet dan Mematikan

KONFRONTASI - Profesor Riset bidang Perkembangan Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo menemukan sejumlah kejanggalan dalam tewasnya delapan orang dalam insiden kericuhan aksi 22 Mei 2019.

Hermawan menuturkan kedelapan koran tersebut ditembak dengan metode single bullet dan semua terkena di bagian leher serta dada pada sisi yang sama.


"Semua tembakan single bullet di leher belakang telinga. Cuma satu tapi langsung mematikan," kata dia saat dihubungi, Minggu (26/5/2019).