28 January 2020

SBY

SBY: Jokowi Tak Ingin Negeri Ini Menyimpan Banyak Bom Waktu

KONFRONTASI -   Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku yakin bahwa Presiden Jokowi ingin kasus penyimpangan-penyimpangan di Jiwasraya bisa diungkap semuanya.

“Sehingga yang bersalah diberikan sanksi yang adil,” ujar SBY dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (27/1).

SBY juga memastikan Jokowi tidak ingin ada permasalahan serius terbiarkan dan terus berlangsung. Sehingga negeri ini menyimpan banyak ‘bom waktu’.

Dipersalahkan Terkait Jiwasraya, SBY: Salahkan Saja Terus Masa Lalu

KONFRONTASI- Kisruh Jiwasraya kian panjang. Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa banyak yang ingin melempar masalah ini kepada jaman kepemimpinannya.

Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan, menceritakan reaksi SBY saat mendengar tamu-tamunya menyampaikan dugaan kasus Jiwasraya yang menarik-narik masa lalu.

"Kamis (26/12) SBY menerima sejumlah tamu. Ada yang menyampaikan bahwa sepertinya kasus Jiwasraya mau ditarik mundur ke tahun 2006," tulis Ossy dalam cuitannya di Twitter, Jumat (27/12).

Ditertawakan, Pernyataan Jokowi yang Persalahkan Era Sebelumnya Terkait Masalah Jiwasraya

KONFRONTASI-Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait PT Asuransi Jiwasraya memantik reaksi dari Partai Demokrat.

Pasalnya, Jokowi mengatakan bahwa masalah di perusahaan asuransi plat merah itu terjadi 10 tahun lalu atau sebelum ia menjabat presiden.

Mengetahui pernyataan Jokowi itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun tertawa.

Demikian disampaikan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada wartawan di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).

SBY Ingatkan Jokowi Soal Pengangguran Picu Arab Spring

KONFRONTASI -   -- Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan Jokowi soal pengalaman Arab Spring atau gelombang revolusi dan unjuk rasa yang terjadi di dunia Arab pada 2011 lalu. Ia juga mengingatkan Jokowi soal gerakan protes sosial di 30 negara tahun ini.

Peringatan ia berikan saat Pidato Refleksi Akhir Tahun pada Rabu (11/12). Ia mengatakan gerakan tersebut muncul akibat kesulitan ekonomi dan banyaknya pengangguran. Peringatan ia berikan karena saat ini angka pengangguran masih banyak.

Kader Demokrat Tak Ada yang Jadi Menteri, SBY Siapkan Pidato Politik

KONFRONTASI- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan tak menyertakan Partai Demokrat (PD) di dalam Kabinet Indonesia Maju. Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan sikap partai dalam pidato politiknya.

Sekjen PD Hinca Panjaitan mengatakan Demokrat menghormati keputusan politik Jokowi yang tidak menyertakan partainya dalam jajaran kabinet. Ia menyebut hal itu merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai presiden.

Jokowi Bertemu Prabowo-SBY, Ini Respon PKS

KONFRONTASI-Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan PKS menghormati pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada Kamis (10/10) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Jumat (11/10).

"Komunikasi politik itu wajar saja, apakah kemudian berujung koalisi di pemerintahan? Itu juga sah-sah saja jika benar terjadi sebagai sebuah pilihan politik, PKS menghormati," kata Jazuli di Jakarta, Sabtu.

Terungkap Sudah Hasil Pertemuan Jokowi dan SBY di Istana

KONFRONTASI -   Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019 akhirnya terungkap. Jokowi mengakui kalau pertemuannya dengan SBY membahas masalah kabinet.

Namun, ia mengaku belum ada kesepakatan dalam pertemuan tersebut, apakah Partai Demokrat masuk bergabung atau menjadi oposisi di pemerintahan.

SBY Temui Jokowi, Minta Kursi di Kabinet?

KONFRONTASI-- Presiden RI Joko Widodo menemui Presiden ke-6 RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10/2019). Terdapat sejumlah isu yang dibicarakan Jokowi dan SBY. 

"Saya dengan Pak SBY sudah janjian lama tapi belum pas. Tapi hari ini alhamdulillah pas waktunya dan ketemu," ujar Jokowi kepada awak media. 

Apakah pertemuan itu membahas kabinet? Jokowi menyebut permasalahan yang dibahas beragam. 

Kilas Balik, terbitnya Buku ''Mandat Perubahan'', seberkas catatan

KONFRONTASI- Buku Mandat Perubahan ini merupakan kenangan yang hampir hilang dari anak-anak pergerakan yang menggerakkan dukungan kepada SBY-JK dalam pilpres 2004. Buku sahaja ini merupakan refleksi dan catatan atas hiruk pikuk dan segenap aspirasi dan harapan publik atas kepemimpinan SBU untuk melakukan perubahan dan kemajuan.  Buku Mandat perubahan : kesaksian anak pergerakan'' diterbitkan Pendulum 2005, 300 halaman,ISBN:9799868076, tersimpan di librari ISEAS Singapore:

SBY Diminta Mundur dari Jabatan Ketua Umum Partai Demokrat

KONFRONTASI - Anggota Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat, Sahat Saragih mengklaim desakan agar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mundur dari posisi ketua umum tak cuma datang dari segelintir kader, tetapi ribuan. Dia mengatakan sudah berkomunikasi dengan DPD dan DPC Partai Demokrat seluruh Indonesia. 

Sebelumnya, forum ini sudah meminta SBY turun dari kursi ketua umum karena dinilai gagal menjalankan tugas sebagai pucuk pimpinan. 

Pages