19 July 2019

saham

IHSG Rebound, Saham Ini Paling Diburu Asing Pada Perdagangan Kemaren Hingga Hari Ini

KONFRONTASI -  Saham PT DMS Propertindo Tbk. tercatat menjadi yang paling aktif diperdagangkan oleh investor asing pada perdagangan hari ini, Selasa (9/7/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi KOTA tersebut memimpin daftar saham teraktif yang paling diincar oleh investor asing dengan total pembelian saham mencapai sekitar 469,32 juta lembar saham.

 

Berpotensi Default, Saham Jababeka Disuspensi

KONFRONTASI-Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham (suspensi) atas saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mulai dari perdagangan sesi II hari ini. Suspensi ini diberlakukan hingga pengumuman berikutnya.

Berdasarkan surat edaran bursa, suspensi ini dikenakan untuk saham ini lantaran perusahaan memiliki risiko besar tak mampu membayarkan utangnya dalam bentuk notes dalam waktu dekat.

Salah Berikan Laporan Keuangan, Saham Garuda Indonesia Anjlok

Konfrontasi - Nilai saham Garuda Indonesia terpantau berada di zona merah pada perdagangan sore hari ini, Jumat, 28 Juni 2019 pukul 15.23 WIB. Berdasarkan pantauan di RTI Business, harga saham maskapai pelat merah itu berada di level 376 alias turun 20 poin atau 5,05 persen dibanding penutupan perdagangan kemarin.

Gagal Berbisnis Saham, Kevin Aprilio Terlilit Utang dan Nyaris Bunuh Diri,

KONFRONTASI -  Nama Kevin Aprilio tiba-tiba ramai jadi perbincangan publik.

Baru-baru ini anak pertama dari musisi Adie MS dan Memes ini membeberkan fakta yang mengejutkan.

Siapa sangka dibalik kesuksesannya ini 4 tahun silam ia pernah benar-benar terpuruk hingga terlilit hutang Rp 17 miliar.


Dalam pengakuannya hal ini terjadi lantaran ia sempat gagal dalam berbisnis saham.

Semua penghasilannya dari bermusik telah ia investasikan namun yang ia dapatkan malah utang yang menggunung.

Wah, sudah Rp 309 Trilyun Menguap dari Pasar Saham RI

KONFRONTASI- Gaduh politik akibat pemilu curang dan kejatuhan pasar saham domestik dari awal pekan ini membuat nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) berkurang Rp 309,05 triliun hingga Kamis (16/5/2019).

Sentimen perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China serta defisit neraca dagang yang kian melebar membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun dalam. Secara tahun berjalan atau year to date, IHSG minus 4,76%.

Asing Lepas Saham Hingga Rp3,4 Triliun di Tengah Keributan Hasil Pilpres

KONFRONTASI-Keributan terkait dengan hasil pemilihan presiden (pilpres) membuat investor asing berlarian keluar dari pasar saham tanah air. Terhitung sejak perdagangan pertama selepas pilpres hingga penutupan perdagangan hari ini (8/5/2019), investor asing sudah membukukan jual bersih senilai Rp 3,4 triliun di pasar reguler. Dalam periode tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok sebesar 3,26%.

Rekomendasi Saham dan Update IHSG Hari Ini, 6 Mei

Karyawan melintas di dekat monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/10/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

 

KONFRONTASI -   Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada awal pekan ini bakal mendapatkan sentimen dari keluarnya data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2019.

Tergerus Aksi Ambil Untung, IHSG Melemah di Akhir Sesi

KONFRONTASI-Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah dipicu aksi ambil untung investor.

IHSG ditutup melemah sebesar 29,17 poin atau 0,45 persen menjadi 6.480,28. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 5,64 poin atau 0,55 persen menjadi 1.019,34.

Analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Selasa, mengatakan, IHSG mengawali perdagangan di teritori positif namun tidak bertahan lama dan akhirnya masuk area negatif dan bertahan hingga akhir perdagangan.

Erick Thohir Beberkan Alasannya Lepas Semua Sahamnya di Inter Milan

Konfrontasi - Erick Thohir baru-baru ini melepas kepemilikan saham Inter Milan yang dimilikinya. Saham sebesar 31,05 persen, dilepas Erick ke Lion Rock Capital.

Dengan demikian, Erick sudah tak memiliki saham lagi di Inter. Muncul pertanyaan mengapa Erick melepas sisa kepemilikannya di Inter.

Ternyata, penjualan ke Lion Rock tersebut dilakukan demi membayar utang pada sejumlah proyek investasinya di luar negeri, khususnya sepakbola.

Soal Beli Saham Freeport, Harus Dikaji Perjanjian Awalnya

KONFRONTASI- Sebagai praktisi hukum yang menekuni hukum ekonomi/korporasi, soal beli saham Freeport, harus dilihat juga perjanjian awal. Di sektor minyak dan gas, hukum Indonesia yang juga diikuti oleh dunia, dikenal perjanjian bagi hasil, PSC atau Production Sharing Contract, di sektor Tambang juga ada Kontrak Karya, intinya, seluruh biaya ditanggung oleh negara, dari hasil produksi dan sisanya dibagi antara korporasi/investor dengan negara, sekirar 15-30% utk korporasi dan 85% -70% utk negara.

Pages