21 January 2020

saham

Dililit Kasus, Dua Pertiga Saham Asabri 'Nyungsep'

KONFRONTASI-Sekitar dua pertiga saham milik PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) kini harganya di bawah harga saat penawaran umum perdana (IPO).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per 13 Januari 2020, dari saham yang dimiliki Asabri di atas lima persen, sebanyak 8 dari 13 saham tersebut lebih rendah dari harga saat IPO.

Dari delapan saham tersebut, empat di antaranya termasuk dalam saham gocap alias saham yang mentok di harga terendah di bursa yaitu Rp50 per saham.

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 26 Desember 2019

Penumpang bus Transjkarta melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu (27/11/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A

 

KONFRONTASI -    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali menyabet momentum penguatannya pada perdagangan hari ini, Kamis (26/12/2019), pascalibur Natal 2019.

Pergerakan IHSG berakhir menguat 0,21 persen atau 13,53 poin ke level 6.319,44 pada perdagangan hari ini.

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 26 November 2019

KONFRONTASI -   Indeks Harga Saham Gabunngan (IHSG) diproyeksi bakal bertahan di zona merah pada perdagangan Selasa (26/11/2019). Walaupun begitu, ada sentimen positif dari menghijaunya saham-saham di Eropa dan AS.

Pada perdagangan kemarin, IHSG juga berada di zona merah yakni 6.070,76 atau melemah 0,48 persen.

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG 19 November 2019

KONFRONTASI -   Pergerakan IHSG dalam perdagangan hari ini diestimasi akan kembali ke zona hijau.

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG berbalik menguat dalam perdagangan hari ini, pascaturun dalam perdagangan kemarin.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Indosurya Bersinar Sekuritas: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 25 Oktober 2019

KON FRONTASI -   Saham-saham di Bursa Efek Indonesia yang terangkum dalam indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bakal melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (25/10/2019).

Pada perdagangan Kamis (24/10), indeks menguat 81,84 poin atau 1,3 persen ke level 6.339,64. Indeks menguat 2,34 persen sepanjang tahun berjalan 2019. Penguatan tersebut ditopang oleh sektor aneka industri yang naik 2,25 persen dan konsumer yang naik 1,98 persen.

Investor Borong Saham Bank, Bursa Eropa Ditutup Menguat

KONFRONTASI -   Bursa Eropa berhasil ditutup menguat pada perdagangan Kamis (19/9/2019), didorong aksi borong investor atas saham bank-bank di zona euro yang terdampak oleh sikap bank sentral AS Federal Reserve yang mengecilkan ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut.

Dilansir dari Reuters, indeks bank zona euro melonjak 2,4 persen sekaligus mengakhiri penurunan selama tiga hari, sedangkan indeks saham zona euro naik 0,6 persen.

Saham Energi dan Keuangan Menguat, Wall Street Melonjak

KONFRONTASI-Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), pulih dari kerugian awal, karena didorong penguatan saham energi dan keuangan menopang pasar. Namun investor tetap berhati-hati tentang potensi gejolak lain dalam perang dagang AS-China.

IHSG Rebound, Saham Ini Paling Diburu Asing Pada Perdagangan Kemaren Hingga Hari Ini

KONFRONTASI -  Saham PT DMS Propertindo Tbk. tercatat menjadi yang paling aktif diperdagangkan oleh investor asing pada perdagangan hari ini, Selasa (9/7/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi KOTA tersebut memimpin daftar saham teraktif yang paling diincar oleh investor asing dengan total pembelian saham mencapai sekitar 469,32 juta lembar saham.

 

Berpotensi Default, Saham Jababeka Disuspensi

KONFRONTASI-Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham (suspensi) atas saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mulai dari perdagangan sesi II hari ini. Suspensi ini diberlakukan hingga pengumuman berikutnya.

Berdasarkan surat edaran bursa, suspensi ini dikenakan untuk saham ini lantaran perusahaan memiliki risiko besar tak mampu membayarkan utangnya dalam bentuk notes dalam waktu dekat.

Salah Berikan Laporan Keuangan, Saham Garuda Indonesia Anjlok

Konfrontasi - Nilai saham Garuda Indonesia terpantau berada di zona merah pada perdagangan sore hari ini, Jumat, 28 Juni 2019 pukul 15.23 WIB. Berdasarkan pantauan di RTI Business, harga saham maskapai pelat merah itu berada di level 376 alias turun 20 poin atau 5,05 persen dibanding penutupan perdagangan kemarin.

Pages