25 August 2019

Saddam Hussein

Ini Alasan Hancurnya Irak dan Libya Versi Korea Utara

Konfrontasi - Korea Utara membela uji nuklir terbarunya, dengan menyebutkan nasib Saddam Hussein di Irak dan Moamer Gaddafi di Libya menunjukkan yang terjadi jika negara mengabaikan pembuatan senjata nuklir.

Negara itu juga memperingatkan Korea Selatan, yang melanjutkan siaran propaganda di perbatasan antar-Korea sebagai tanggapan atas uji pada Rabu (6/1/2016) itu, bahwa langkah mereka mengarahkan semenanjung terbelah itu ke ambang peperangan.

Dua Balon Presiden Amerika Anggap Diktator Berguna

Konfrontasi - Dua bakal calon presiden Amerika Serikat dari dua kubu berbeda --Donald Trump dan Bernie Sanders-- menganggap para diktator seperti Presiden Suriah, Bashar al-Assad itu berguna sehingga AS seharusnya tidak menggulingkan kekuasaan mereka.

"Kawasan itu (Timur Tengah) jauh lebih stabil ketika (Muammar) Gaddafi, (Saddam) Hussein dan Assad berkuasa," kata Sanders yang menjadi salah satu bakal calon presiden dari Partai Demokrat, dalam acara "Meet the Press" NBC.

Tangan Kanan Saddam Hussein Dibunuh?

KONFRONTASI - Tangan kanan mantan Presiden Irak, Saddam Hussein,  Izzat Ibrahim al-Douri, dalang kelompok ISIS dilaporkan tewas dibunuh pasukan Irak dan milisi Syiah. Douri yang pernah jadi Wakil Presiden Irak di era Saddam Huseein itu dilaporkan tewas dalam operasi militer besar-besaran di Tikrit, Irak.
 
Foto korban tewas dalam operasi militer Irak yang diduga Douri telah dirilis stasiun televisiAl Arabiya. Pejabat Irak membenarkan korban yang tewas adalah Douri, yang dikenal menjadi salah satu petinggi kelompok Isamic of State Iraq and Syria (ISIS).