27 April 2018

Rupiah Melemah

Sejak Awal Tahun, Rupiah Melemah 3,86% Lawan Dolar Singapura

KONFRONTASI -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Singapura hari ini bergerak melemah. Sepanjang 2018, rupiah mengalami depresiasi hampir 4% terhadap mata uang Negeri Singa.

Pada Jumat (06/04/2018) SG$ 1 dibanderol Rp 10.464,80. Rupiah melemah 0,09% dibandingkan penutupan sebelumnya. 
 

Karena Data Ekonomi AS Rupiah Melemah 1,76 Persen

KONFRONTASI -  Bank Indonesia menyebutkan nilai tukar rupiah melemah sebesar 1,76 persen selama Februari 2018 (month to date) terhadap dolar AS karena ekspektasi pelaku pasar yang memindahkan dananya setelah publikasi data perbaikan ekonomi Amerika Serikat.

"Di Februari 2018, rupiah berbalik melemah setelah data ekonomi di AS terbit, seperti data sektor tenaga kerja menguat, inflasi, dan juga penurunan pajak," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara dalam jumpa pers Rapat Dewan Gubernur BI edisi Februari 2018 di Jakarta, Kamis (15/2).

Rupiah Terus Melemah, Pemerintah malah Cari Kambing Hitam

Pelemahan kurs rupiah yang terjadi sejak pekan lalu terus berlanjut. Kemarin, rupiah hampir menyentuh angka Rp 13.600 per dolar AS. Ini adalah pelemahan terburuk sepanjang 10 bulan terakhir. Dikhawatirkan pelemahan terus berlanjut hingga akhir tahun. Soal ini, Bank Indonesia (BI) mengkambinghitamkan pengaruh global.

Rupiah Melemah 28 Poin: 13.308/Dolar AS

KONFRONTASI - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore melemah 28 poin menjadi 13.308 per dolar AS setelah pada hari sebelumnya bertahan pada 13.280 per dolar AS.

"Pelaku pasar cenderung menahan transaksinya di pasar negara berkembang menjelang pidato Presiden terpilih AS Donald Trump sehingga dolar AS cenderung bergerak menguat," kata analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta.

Melemah Tipis, Rupiah Dibuka Rp13.159/USD

KONFRONTASI - Kurs nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan pagi ini terpantau melemah tipis dibandingkan dengan penutupan perdagangan sore di hari sebelumnya di Rp13.121 per USD. Rencana pemerintah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XIII ternyata belum mampu memperkuat otot rupiah.

Gara-gara Ini, Rupiah Ditutup Melemah 14 Poin

KONFRONTASI  - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, bergerak melemah sebesar 14 poin menjadi Rp13.104 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.090 per dolar AS.

"Mata uang rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar AS menjelang akan dirilisnya data produk domestik bruto (PDB) kuartal II 2016," kata pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, rully Nova di Jakarta, Rabu.

Melemahnya Ekonomi Tak Pengaruhi Harga Sony

Konfrontasi - Perlambatan ekonomi yang membuat nilai tukar Rupiah terhadap dolar terpuruk, melemah Rp 14.635 per dolar Rabu sore (30/9), tidak mempengaruhi harga yang dipatok Sony untuk handsetnya.

"Untuk Sony Xperia kami masih berjualan, dan sejauh ini tidak ada masalah," kata Ika Paramita, Head of Marketing Sony Mobile Communications Indonesia, usai peluncuran Xperia M5 dan Xperia C5 Ultra, di Jakarta, Rabu (30/9).

Investor Global dan Pasar sudah Tidak Percaya Jokowi-JK: Pelemahan Rupiah makin Parah

KONFRONTASI- Meski media dan KONFRONTASI mendukung Jokowi, namun persepsi pasar dan investor global ternyata tidak percaya lagi Jokowi-JK, sehingga rupiah melemah kian parah. Jadi, Jokowi-JK sudah tak dipercaya pasar dan masyarakat investor internasional, akibatnya ekonomi kian ambruk dan Jokowi-JK terpuruk-puruk. Kini Jokowi-Jk satu paket tinggal menunggu nasib, meski JK berambisi jadi presiden begitu Jokowi tumbang.

Agustus 2015, Tingkat Impor Naik 21,69 Persen

Konfrontasi - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir bahwa kinerja impor Indonesia pada Agustus 2015 tercatat sebesar USD12,27 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 21,69 persen jika dibandingkan Juli 2015 lalu yang sebesar USD10,08 miliar. Padahal pada bulan yang sama, rupiah mengalami pelemahan 4,69 persen.

Syuting di Luar Negeri, Angga Dwimas Atur Strategi

Konfrontasi - Pengambilan gambar di luar negeri saat nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS membuat sutradara Angga Dwimas Sasongko harus mengatur strategi agar produksi dapat tetap berjalan lancar.

"Bukan menyebabkan nggak bisa pergi. Ada biaya yang dikorbankan untuk menutup itu," kata Angga saat ditemui di jumpa per FFI, Rabu (9/9).

Angga sedang menggarap film berjudul "Surat dari Praha" yang diperkirakan akan selesai tahun ini atau awal tahun depan.

Pages