25 August 2019

Rizal Ramli

Soal Jabatan BUMN, Maruf Amien Harusnya Contoh Rizal Ramli

KONFRONTASI– Harusnya cawapres Ma’ruf Amin mencontoh sikap begawan ekonomi Rizal Ramli. Sebab, setiap menjadi pejabat negara, ia pasti mundur dari jabatan di BUMN.

Rizal Ramli pernah menjabat sebagai Preskom Semen Gresik di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Preskom Bank BNI 46 di era Presiden Jokowi. Namun semua ditanggalkan saat menjadi menteri.

Eks Menko Maritim ini pun mengkritik Ma’ruf Amin yang masih mempertahankan jabatannya di sejumlah bank syariah anak perusahaan BUMN. Menurut Rizal, Ma’ruf jelas melanggar UU Pemilu.

Soal Ma'ruf Amin Ogah Melepas Jabatan di BUMN, Rizal Ramli: Melanggar UU dan Etika

KONFRONTASI - Tokoh Nasional, Rizal Ramli ikut mengkritik cawapres KH Ma'ruf Amin yang masih mempertahankan jabatannya di sejumlah bank syariah anak perusahaan BUMN. Menurut Rizal, Ma'ruf jelas melanggar UU Pemilu.

“Memang selain soal terlarang, ada soal etika yang tidak pantas,” ujar Rizal Ramli lewat akun Twitter miliknya.

Sebagai orang yang pernah beberapa kali dipercaya menjadi menteri, Rizal mengaku sangat paham masalah ini. Dia pun merasa lebih beretika dari cawapres dari kalangan ulama itu.

Soal Harga Tiket Pesawat Mahal, Jokowi Harus Belajar dari Rizal Ramli Saat Tolak Maskapai Asing Masuk

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo harus belajar dari Tokoh Nasional, Rizal Ramli saat soal harga tiket pesawat mahal. Pasalnya, di era Presiden Abdurrahman Wahid, harga tiket pesawat mahal. Kala itu, jumlah penumpang pesawat bahkan mengalami penurunan drastis hingga 60 persen.

Jurus instan dengan mengundang maskapai asing sebagai solusi menekan harga tiket seperti yang dikemukakan Presiden Joko Widodo saat ini sempat muncul di kalangan pemerintahan waktu itu.

Turunkan Harga Tiket Pesawat, RR: Suruh Menterinya Belajar Atur Duopoly, Bukan Undang Maskapai Asing

KONFRONTASI- Ide Presiden Joko Widodo mengundang maskapai asing untuk masuk ke bisnis penerbangan rute domestik, menuai kritikan. langkah ini dipandang bukan solusi yang tepat untuk menurunkan tiket pesawat terbang.

Dalam akun twitter @RamliRizal, ekonom senior Rizal Ramli melontar cuitan yang cukup pedas kepada Jokowi. Intinya, RR, sapaan akrab Rizal Ramli, mempertnyatakan gagasan Jokowi yang membuka pintu selebarnya bagi maskapai asing untuk menguasai rute-rute domestik. "Maaf Pa @Jokowi, kok solusinya cetek dan merugikan kepentingan nasional. Pasar domestik di negara-negara besar, khusus untuk airlines domestik," tulis RR.

Tak berhenti di situ, mantan Menko Kemaritiman di Kabinet Kerja Jokowi ini, mengkritik pula Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia menyarankan agar sang menteri belajar bagaimana mengatur praktik duopoly di bisnis airlines. "Suruh menterinya belajar ngatur duopoly supaya tidak rugikan konsumen," cuit Rizal.

Selanjutnya Rizal memaparkan pengalaman ketia menjadi Menko Perekonomian pada 2000. Kala pemerintahan Presiden Gus Dur itu, dirinya bisa saja membuka keran bagi maskapai internasional untuk masuk ke Indonesia. "Thn2000, Menko RR sebetulnya bisa cari jalan gampang. Buka pasar domestik dan international untuk asing. Harga tiket pasti turun. Tapi asing kuasasi, harga (tiket) akan naik lagi. RR tidak mau, justru beri izin 6 airlines baru: Sriwijaya, Lion, dsb. Supaya Airlines nasional perkasa," tulias RR.

Sebagai Kader Gus Dur, kini Mahfud Md Terdegradasi dan Terpuruk

KONFRONTASI-  Dua kader kesohor dari Presiden Ri ke-4 Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur,  adalah Mahfud MD dan Rizal Ramli. Sayang sekali, kredibilitas Mahfud MD makin  terpuruk, tergerus parah dan terdegradasi karena ucapannya dan perbuatannya yang tidak pantas, mengundang sinisme publik dan mencerminkan arogansi kekuasaan dirinya. ''Tinggal DR Rizal Ramli yang teruji, tokoh bangsa yang kredibel dan punya empati pada derita/kesulitan orang lain, sedang Mahfud makin serem,'' kata para analis.

Rizal Ramli Harapkan Aceh Cari Opsi Lain di Luar Referendum

KONFRONTASI-Tokoh nasional Dr. Rizal Ramli ikut mengomentari wacana referendum masyarakat Aceh yang dilontarkan oleh tokoh Aceh Muzakir Manaf.

Dalam pidatonya di hadapan para elite Aceh, Senin (27/5), Muzakir yang akrab disapa Mualem melontarkan usulan tentang referendum di Aceh. Hal itu sebagaimana pernah dilakukan di Timur Timur yang kini telah pisah dengan Indonesia. Adapun usulan tentang referendum di Aceh diutarakannya karena menilai Indonesia sebentar lagi hancur.

Ketika Sang Rajawali Kepret Jokowi dengan Bahasa Inggris

Sang Rajawali Kepret, julukan untuk Dr. Rizal Ramli, telah mengkepret Jokowi dengan tulisannya yang tajam “An Open Letter to the President”.

Kepretan sebelumnya yang legendaris adalah menyerang Surya Paloh yang menggunakan instrumen kekuasaan memperkaya diri via menteri Nasdem, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Sebelumnya lagi, ketika Rizal masih di kabinet Jokowi, dia mengkepret atasannya Jusuf Kalla sebagai PENG-PENG, penguasa yang cari kekayaan dengan memanipulasi kebijakan yang merugikan rakyat.

An Open Letter to the President From DR. Rizal Ramli

Dear President Widodo: 

Over the past few days, Indonesia has experienced a series of traumatic and saddening events. The police have responded to hundreds of thousands of demonstrators, expressing their right of assembly and to protest against what they believe to be fraudulent elections, with brutal force. Innocent people have been beaten or fired upon, many severely wounded, while others have been tragically killed.

Orasi Rizal Ramli: Insya Allah Kebenaran akan Ditegakkan untuk Wujudkan Perubahan

Allah Akbar, Allah Akbar, Allah Akbar

Saudara -saudara, bangsa kita di persimpangan jalan. Apakah kita meneruskan cara-cara curang, cara-cara yang tidak adil dan cara-cara yang semakin otoriter?

Kita semua berjuang dengan susah payah,agar negara kita menjadi negara demokratis yang bertanggung jawab dan ngayomi rakyatnya. Saya pada waktu muda, umur 22 tahun diadili dan ditangkap, di penjarakan di Suka Miskin karena ingin Indonesia yang demokratis, Indonesia yang adil.

Rizal Ramli: Makar Hanya Bisa Dilakukan Organisasi Bersenjata

KONFRONTASI- Mantan Menteri Koordinator Perekonomian RI Rizal Ramli, melepas seribu lebih peserta aksi 22 Mei yang tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) di Rumah Perjuangan Rakyat, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 22 Mei 2019.

"Jangan pakai undang-undang tentang perbuatan makar. Dalam istilah bahasa asing, makar adalah kudeta. Upaya kudeta hanya bisa dilakukan oleh organisasi bersenjata. Bagaimana warga tanpa senjata bisa melakukan kudeta," kata Rizal dalam orasinya.

Pages