25 May 2019

Rizal Ramli

Rojulud Dakwah: Kisah-kisah Rizal Ramli Berjuang Demi Kebenaran, Bukan Karena Gila Jabatan

Oleh: Arief Gunawan, Wartawan Senior

KALAU tidak ada Revolusi 1945 orang Belanda sebenarnya mau melimpahkan kekuasaan kepada para ambtenar, priyayi & golongan intelektual komparador untuk menjalankan pemerintahan negeri ini. *

Mereka umumnya adalah golongan penjilat yang gila jabatan dan ingin hidup enak dalam alam kolonial yang menindas dan berlaku curang kepada rakyat. 

Belanda tau mereka adalah golongan yang cocok untuk dijadikan boneka.

Rizal Ramli: Pemilu Curang, Indonesia Kembali ke Nol!!

KONFRONTASI -   Hadir di hadapan ratusan pendukung Prabowo-Sandi di Rumah Perjuangan Rakyat, tokoh nasional Rizal Ramli menyampaikan orasi politiknya terkait nasib bangsa atas peristiwa politik saat ini. Ia menegaskan bahwa, demokrasi di Indonesia harus tetap terjaga.

Untuk itu, ia meminta agar segala macam kecurangan dalam Pemilu 2019 harus segera diselesaikan. “Hari ini, masyarakat kita kembali ke nol! Bagaimana tidak, pemilu saja curang, tokoh-tokoh baru bicara sedikit saja sudah ditangkap,” tegasnya, tadi malam.

Rizal Ramli: Pemilunya Curang, Tokoh-tokoh Ngomong Sedikit Langsung Ditangkap

KONFRONTASI- Tokoh nasional/ Ekonom senior  Rizal Ramli menyampaikan orasi politik di hadapan ratusan orang di Rumah Perjuangan Rakyat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/5/2019). Berbagai hal tentang kondisi nasional, baik masa lalu, masa kini dan masa mendatang disampaikan Rizal dalam kesempatan itu.

Orientasi Perjuangan Rizal Ramli Bukan Jabatan

KONFRONTASI-Ekonom senior, Rizal Ramli menegaskan bahwa perjuangan yang dilakukannya selama ini tidak berorientasi pada jabatan di pemerintahan. Sebab, faktanya anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu pernah beberapa kali menolak posisi empuk di pemerintahan.

Pada era pemerintahan Presiden ke-4, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, ternyata Rizal Ramli pernah dua kali menolak jabatan sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menggantikan SB Joedono dan Duta Besar RI di Amerika Serikat yang saat itu dijabat Doradjatun Kuntjoro Jakti.

Perjuangan Rizal Ramli Membela Kebenaran dan Kejujuran Tidak Berorientasi Jabatan

KONFRONTASI - Tokoh Nasional, Rizal Ramli menegaskan bahwa perjuangan yang dilakukannya selama ini tidak berorientasi pada jabatan di pemerintahan. Sebab, faktanya anggota Tim Panel Ekonomi PBB itu pernah beberapa kali menolak posisi empuk di pemerintahan.

Pada era pemerintahan Presiden ke-4, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, ternyata Rizal Ramli pernah dua kali menolak jabatan sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menggantikan SB Joedono dan Duta Besar RI di Amerika Serikat yang saat itu dijabat Doradjatun Kuntjoro Jakti.

Rizal Ramli: Pemilu 219 Paling Ngawur

KONFRONTASI-Ekonom senior Rizal Ramli, menilai Pemilu 2019 ini, merupakan pemilu yang paling jelek jika dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya.

Rizal Ramli Ajak Rakyat Tuntut Siapa Pun yang Hilangkan Satu Suara Saja Dalam Pemilu

KONFRONTASI-Tokoh nasional Dr. Rizal Ramli pesimis sengketa Pemilu 2019 bisa diselesaikan di Mahkamah Konstitusi. Pasalnya sebelum sengketa Pemilu 2019 diwacanakan dibawa ke Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK), kekacauan pelaksanaan pemilu sudah terjadi jauh hari sebelum hari pemberian suara tanggal 17 April.

Pada tahap awal, ada persoalan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang bermasalah. Diikuti keputusan memberikan hak memilih kepada orang dengan gangguan mental yang jumlahnya sekitar 14 juta jiwa.

Ekonom Senior Rizal Ramli Selamatkan Keuangan Garuda

KONFRONTASI -   Ekonom senior Rizal Ramli (RR) mengungkapkan, ada tuntutan agar terlihat untung di Garuda. Alhasil, dilakukanlah rekayasa laporan keuangan Garuda sangat memalukan, dan banyak pihak merasa ketipu dengan informasi laporan keuntungan ini.

”Saya sempat mengucapkan selamat, tapi saya tarik lagi,’’ ujar RR, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur di Jakarta, ditulis Sabtu (4/5/2019).

Rizal Ramli: Pak Jokowi Sing Eling, Bayar BPJS Dulu

KONFRONTASI -   Bekas Menkomaritim Rizal Ramli kembali mengkritik rencana Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Kali ini yang jadi sasarannya adalah isu perpindahan ibu kota.

Menurut mantan anak buah Jokowi ini, memindahkan Ibukota perlu biaya yang cukup besar. Sementara pemerintah, dalam sejumlah kebijakannya gagal untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yang berakibat pada sejumlah permasalahan seperti defisit BPJS.

Soal Kisruh Keuangan Garuda, Rizal Ramli: Itu Rekayasa yang Memalukan

KONFRONTASI-Ekonom senior Rizal Ramli menanggapi masalah yang terjadi dalam polemik laporan keuangan tahunan 2018 maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Ia mengatakan, bahwa Kondisi yang terjadi pada laporan tersebut melalukan, karena terindikasi adanya rekayasa dalam angka keuntungan yang ditampilkan.

Pages