23 October 2018

Rizal Ramli

Rekonstruksi Lombok-Palu, Rizal Ramli Sarankan Hubungi Para Pemimpin Negara Maju Ketimbang Utang ke World Bank

KONFRONTASI-Ekonom senior Rizal Ramli mengkritik rencana pemerintah menarik pinjaman US$1 miliar dari World Bank guna pemulihan Lombok dan Palu usai dilanda gempa. 

Sebelumnya, World Bank menawarkan pinjaman sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp15 triliun kepada Pemerintah Indonesia untuk pemulihan dan rekonstruksi Lombok dan Palu setelah gempa bumi dan tsunami.

Tawaran ini disampaikan oleh CEO World Bank Kristalina Georgieva pada Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua, Bali, Minggu (14/10).

Jokowi Curhat Soal BPJS Ketenagakerjaan, Rizal Ramli: Masalahnya Gak Rumit Kok!

KONFRONTASI -  Presiden Jokowi mengaku kecewa dengan defisit yang dialami oleh BPJS Kesehatan. Diketahui, pada tahun ini pemerintah mengeluarkan anggaran dana talangan untuk menambal defisit itu sebesar Rp4,9 triliun.

Indonesia’s President Suddenly Looks Vulnerable

Wall Street Journal  - A slowdown in economic growth leads to a competitive 2019 election.

By Rizal Ramli
Oct. 17, 2018 6:48 p.m. ET https://www.wsj.com/articles/indonesias-president-suddenly-looks-vulnera...

Konflik Rizal Ramli vs Surya Paloh Kembali Memanas

KONFRONTASI -  Perseteruan antara ekonom Rizal Ramli dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh kembali memanas.

Rizal Ramli sempat dipolisikan sejumlah kader Partai NasDem ke Polda Metro Jaya. Rizal dilaporkan melakukan tindak pidana fitnah yang disampaikannya melalui stasiun TV swasta kepada Surya Paloh. Kini Rizal Ramli melaporkan balik Surya Paloh ke Bareskrim Mabes Polri.

Didukung 1.500-an Pengacara, Rizal Ramli Ajukan Tuntutan ke Surya Paloh di Bareskrim Polri

KONFRONTASI - 

Pakar ekonomi Rizal Ramli terlihat menyambangi Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018).

Rizal yang mengenakan setelan jas abu-abu gelap dengan kemeja biru tiba sekira pukul 09.50 WIB.

 

Turun dari mobil, ia nampak disambut sejumlah pengacara atau lawyer yang telah hadir sebelumnya.

Rizal Ramli: Pengelolaan Ekonomi Pemerintah Telmi

KONFRONTASI-Utang luar negeri yang masih tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang masih tertahan di angka 5 persen karena pengelolaan yang tidak baik.

Ekonom senior, Dr. Rizal Ramli mengistilahkan pengelolaan ekonomi saat ini dengan medioker alias biasa-biasa saja.

Artinya, ekonomi Indonesia dikelola tidak dengan istimewa dan tidak sungguh-sungguh.

"Pengelolaannya di bawah rata-rata," tegas RR sapaan akrab Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu saat talkshow di salah satu televisi nasional, Jumat malam (12/10).

Rizal Ramli: Pak Jokowi Harus Fokus Pada Komoditas Impor yang Gede-Gede atasi Defisit Neraca Berjalan dan Pelemahan Rupiah

KONFRONTASI- Mantan Menko Kemaritiman  Rizal Ramli  (RR) dalam dialog di TV One malam ini menyarankan  kepada pemerintahan Pak Jokowi sejumlah langkah krusial untuk mengatasi pelemahan rupiah  terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang makin dalam.

RR menyarankan pemerintah fokus pada komoditas impor yang besar-besar, seperti mobil dan baja.

"Kenapa tak fokus sama yang gede-gede, 10 impor Indonesia paling besar. Contohnya, baja dan turunan baja, impornya 10 miliar dollar AS," tutur Rizal.

Ekonomi Indonesia Rusak Akibat Blunder IMF

Indonesia mengalami krisis ekonomi tahun 1998. Krisis itu kalau kita tangani sendiri,yang tadinya tumbuh rata-rata 6%, ekonomi Indonesia paling akan anjlok 2 – 0 %. Akan tetapi, karena kita mengundang IMF, ekonomi Indonesia malah anjlok ke -13%. Kok IMF malah bikin lebih rusak ?

Rizal Ramli : Meski Oposisi Kita Bantu Pemerintah Tangani Masalah Ekonomi

KONFRONTASI -  Ekonom senior Rizal Ramli turut hadir di kediaman capres nomor urut 02, Prabowo Subianto untuk membahas permasalahan ekonomi Indonesia saat ini.

Menurut Rizal, walaupun dirinya, Prabowo maupun Koalisi Adil Makmur merupakan oposisi, mereka akan siap membantu pemerintah dalam konteks perbaikan ekonomi secara gratis.

Rizal Ramli Minta Jokowi Berani 'Potong' Impor Baja China

 

KONFRONTASI -  Menteri Koordinator Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Rizal Ramli meminta Presiden Joko Widodo berani melobi China dan Jepang dalam rangka pengurangan impor baja dan mobil guna mengatasi persoalan ekonomi di dalam negeri.

Menurut Rizal, salah satu cara yang paling ampuh untuk bisa mengatasi kondisi buruk ekonomi adalah dengan mengurangi defisit current account dan impor.

Pages