28 April 2017

Rizal Ramli

"Kita Bisa Jadi Aborigin Kalau Ahok Jadi Presiden"

KONFRONTASI-Apa yang terjadi kalau tiga ekonom berbeda mazhab bertemu dan diminta MPR bicara soal kondisi perekonomian nasional saat ini?

Yang terjadi  hujan pertanyaan, mulai dari pakar tata negara Margarito Kamis sampai paranormal Permadi. Peserta lain juga tidak kalah antusias seperti Yudi Latif, Didiek J Rachbini, Irman Putrasidin, Theo Sambuaga, dan para anggota MPR lainnya dari berbagai fraksi.

Tiga ekonom dimaksud yaitu Rizal Ramli, Emil Salim, dan Ginandjar Kartasasmita.  

Rizal yang anti neolib, Emil yang salah satu arsitek ekonomi Orba dan dikenal dengan predikat mafia Barkeley serta Ginandjar yang Soehartonomics antara lain digempur pertanyaan yang tidak ada hubungan dengan ekonomi.

"Menteri-menteri sekarang bermental kerupuk. Padahal kita perlu lima menteri seperti Pak Rizal, supaya selesai semua soal," kata Margarito yang kemudian menyatakan keprihatinan kondisi perekonomian saat ini tergangggu antara lain akibat persoalan Ahok.

"Makanya Ahok lebih baik mimpin PPP saja," sambung Margarito dalam acara yang digelar kemarin (Selasa, 25/4) di Gedung MPR, Senayan, Jakarta.

Permadi  yang ingin UUD 45 kembali ke aslinya mengatakan, bangsa dan elit Indonesia saat ini lebih takut kepada orang ketimbang takut kepada UUD.

"Jangan seperti itu. Kita bisa jadi aborigin kalau Ahok jadi presiden. Selama ini kita juga ditipu oleh para ekonom kapitalis," kata Permadi berapi-api.

Ahok Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara, Rizal Ramli: Mas Prasetyo Piye Toh?

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli mengaku tak habis pikir dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hanya menuntut terdakwa penistaan agama Basuki T Purnama (Ahok) hukuman 1 tahun penjara ditambah 2 tahun masa percobaan.

"Saya ndak ngerti hukum,, agak bingung itu Jaksa Penuntut Umum atau Pembela Umum," ungkapnya dalam akun twitternya.

Ia pun lantas menyindir Ketum Partai Nasdem, lantaran Jaksa Agung saat ini pernah menjadi kader partai tersebut.

Rizal Ramli: Terima Kasih Oh Tuhan - Negeriku Kau Hindarkan Dari Malapetaka

KONFRONTASI -  Mantan Menko Maritim Dr Rizal Ramli menyatakan terima kasih kepada Tuhan karena negeri ini telah telah dihindarkan dari sikap neo-fasis, pelecehan rakyat, dan kekuasaan yang sewenang-wenang. Demikian tulis Rizal Ramli dalam twitternya, @RamliRizal,  19 April 2017.

Dalam tulisan lainnya mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini juga menyatakan rasa syukurnya kepada Sang Pencipta yang telah menghindarkan negeri ini dari malapetaka yang tidak perlu, yang akan merobek-robek persatuan & kedamaian bangsa ini.

Soal Mega Skandal e-KTP, Rizal Ramli: Ini Namanya Sudah 'System Failure'

KONFRONTASI-Mega skandal korupsi E-KTP sungguh mengejutkan dan memalukan kita semua sebagai bangsa. Bukan saja karena tokoh-tokoh besar yang diduga terlibat dalam kasus ini begitu banyak. Tapi juga karena jumlah kerugian negara Rp 2,3 triliun itu sungguh luar biasa. Bayangkan, hampir 40 persen dari total nilai proyek diduga di korupsi."

Demikian disampaikan oleh Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman, Dr Rizal Ramli di Jakarta, Jumat 7 April 2017.

Flash Back: Indonesia’s tainted Democracy calls for Changes

Recent revelations from WikiLeaks documents, stating that President Susilo Bambang Yudhoyono and his family were involved in corruption are, frankly, not a big surprise.

After all, Indonesian politics is notoriously dirty.

Yudhoyono and his advisors have tried to play down the scandal, but make no mistake about it: Since the news about the palace shenanigans has hit the streets, the outlook for Yudhoyono’s presidency until the 2014 elections has been very bleak.

Gus Dur Mewariskan Rizal Ramli, Mahfud MD, Adhie Massardi PKB Mesti Banting Stir

KONFRONTASI- SAKING miskin figur dan butuh mendongkrak pencitraan PKB waktu itu sempat diplesetkan sebagai Partai Ksatria Bergitar. 
Dalam momentum menjelang Pilpres 2014 itu PKB mengusung Rhoma Irama, yang oleh publik Raja Dangdut itu kemudian dianggap merasa dikecewakan karena tidak benar-benar diusung oleh PKB untuk dijadikan calon presiden. 
Rhoma Irama akhirnya bikin partai sendiri, Partai Idaman.
Banyak kalangan mengatakan marwah Gus Dur di PKB sekarang sudah tidak ada. ‘’Rohnya’’ sudah tidak ada.

Rizal Ramli Mengenang KH Ahmad Hasyim Muzadi

KONFRONTASI- KH Ahmad Hasyim Muzadi  sudah berpulang. Sudah lama saya kenal beliau sebagai  ulama yang  serius membangun persaudaraan kebangsaan, merajut ukhuwah persaudaraan dengan siapapun, agama apapun. Beliau  dan saya sering membahas dan mendiskusikan bersama berbagai persoalan bangsa dan negara, serta sama-sama perduli dan komit untuk mengatasi ketidakadilan, kemiskinan dan kebodohan di kalangan ummat/ rakyat kita. .

Rizal Ramli: Terkait Korupsi E-KTP, Presiden Jokowi Punya Kesempatan Sejarah Berantas Total Korupsi !

KONFRONTASI -  Presiden Jokowi memiliki kesempatan sejarah untuk melakukan total crackdown (pemberantasan total) terhadap  korupsi massal e-KTP.  Skandal ini amat memalukan dan sangat menghancurkan kepercayaan publik.

Demikian penegasan tokoh nasional Rizal Ramli (RR)  yang juga mantan menko ekuin era Presiden Gus Dur dan Menko Kemaritiman Presiden Jokowi, Senin ini (13/3/17). Menurutnya, Presiden Jokowi mempunyai kesempatan sejarah saat ini untuk mengubah situasi dan mentransformasikan keadaan menuju tatanan yang lebih baik dan kredibel.

Rizal Ramli Kritik Kebungkaman PKS Terhadap Sistem Ekonomi Neoliberal

KONFRONTASI-Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, Partai Keadilan Sejahtera selaku partai yang lahir di era reformasi hampir tak terdengar suaranya dalam melawan sistem ekonomi neoliberal.

Padahal, kata Rizal, salah satu agenda reformasi adalah menumbangkan sistem ekonomi neoliberal yang berdiri tegak saat era Orde Baru.

"Partai Keadilan Sejahtera enggak pernah ngomongin soal ekonomi yang bikin sejahtera," kata Rizal dalam pidatonya pada Rapat Koordinasi Nasional PKS di Hotek Bumiwiyata, Depok, Selasa (7/3/2017).

Tim Ekonomi, Iklan dan Presiden yang Kecewa

“Gus Dur mau menyerahkan cap Garuda Indonesia kepada siapa? Saya atau Widjojo? Kalau mau diserahkan kepada orang lain, silakan. Tapi saya mundur dari jabatan Menko Perekonomian,” kata Rizal Ramli dengan nada datar, tapi tegas. 

Pages