18 February 2018

Rizal Ramli

Rizal Ramli: Kita Sudah Biasa Berbeda, Jangan Mau Diadu Domba

KONFRONTASI-Tokoh nasional Dr Rizal Ramli menilai perbedaan di Indonesia merupakan sumber kekuatan. Perbedaan membuat bangsa Indonesia saling melengkapi.

Hal tersebut dikatakannya saat mengunjungi  Klenteng Tjoe Tik Kiong Pasuruan, Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu pagi (17/2).

Kedatangan Rizal disambut Ketua 3 Klenteng Tjoe Tik Kiong Teguh Hidayat bersama beberapa pengurus lainnya.

Ini Cara Hadapi Teror Atas Nama Agama, Sebut Rizal Ramli

KONFRONTASI  -  Tokoh nasional Rizal Ramli meminta pemerintah untuk menangkap dalang penganiaya pemuka agama dan perusak tempat ibadah di beberapa daerah yang terjadi belakangan ini. Bila dibiarkan berlarut, maka hal itu akan merusak kebhinekaan di Indonesia.

 

Rizal-pun berpendapat, pelaku teror terhadap pemuka agama dan perusak tempat ibadah adalah orang waras yang memiliki tujuan merusak keragaman dan perdamaian di Indonesia.

Blusukan di Glodok, Rizal Ramli Singgung Masalah Ekonomi Hingga Teror

KONFRONTASI-Di tengah cuaca yang tak bersahabat, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kematiriman Rizal Ramli mengunjungi kawasan Glodok, Jakarta Barat, Kamis (15/2/2018).

Tepatnya di Gang Gloria, Rizal menggulung celana bahan hitam yang dipakainya. Ia menembus lorong yang tergenang air. Dalam kunjungan tersebut, ia menyempatkan diri untuk berdialog dengan beberapa pedagang.

Rizal Ramli bercerita, dalam dialog tersebut banyak pedagang kaki lima (PKL) yang gelisah dengan situasi ekonomi negara.

Rizal Ramli Minta Jokowi Tinggalkan Cara-cara Neoliberal

KONFRONTASI-Kondisi ekonomi menjadi persoalan pelik bagi kerja ekonomi Presiden Joko Widodo di sisa masa pemerintahannya. Jika Jokowi mengikuti cara neoliberalisme dalam mengatasi masalah ekonomi, dikhawatirkan akan menurunkan elektabilitasnya.

Rizal Ramli Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Stagnan 5% Lagi

KONFRONTASI-Dalam APBN 2018 pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,4%. Namun target tersebut diragukan oleh Ekonom Senior si Raja Kepret Rizal Ramli.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu meyakini pertumbuhan ekonomi tahun ini tidak jauh berbeda dengan pertumbuhan ekonomi di 2017 yakni sebesar 5,07%.

"Ada yang bilang 5,3%-5,4%, tapi saya ramalkan bakal stagnan 5% lagi," tuturnya dalam Diskusi KPPN DPP PAN Ekonomi Indonesia di Tahun Politik di markas DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Soal Kebijakan Pengetatan Anggaran, Rizal Ramli: Kreditor Senang, Rakyat Susah

KONFRONTASI-Meski sudah berkali-kali gagal, kebijakan pengetatan ekonomi nasional tetap saja terus dipaksakan untuk diterapkan. Begitu dikatakan ekonom senior, Rizal Ramli dalam diskusi bertajuk "Ekonomi Indonesia di Tahun Politik" di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (14/2).

Rizal menyebut kebijakan itu sama sekali tidak membuat rakyat senang. Justru kebijakan pengetatan ekonomi akan membuat kreditor bagi negara yang mengambil untung. Rizal tidak merasa yakin bahwa kebijakan tersebut dapat meningkatkan ekonomi nasional.

Perintah Gus Dur Pada Rizal Ramli: Bikin Petani Senang!

KONFRONTASI-Rizal Ramli menghadiri panen raya di Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (13/2). Rizal disambut para petani yang tergabung dalam kelompok tani Sahabat Tani.

"Saya senang sekali bisa ke sini. Nostalgia karena 17 tahun lalu saya itu kepala Bulog, saya diangkat Gus Dur," kata Rizal.

Dia menceritakan ketika diberi amanah menjadi kepala Bulog tidak menerima banyak perintah dari Presiden Gus Dur.

Rizal Ramli: Ekonomi Sedang Melambat, Anggaran Kok Malah Diperketat

KONFRONTASI-Ekonomi senior Rizal Ramli mempertanyakan program pengetatan anggaran yang dilakukan Pemerintah Indonesia di saat terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Rizal Ramli, dalam rekaman 'Jaya Suprana Show' yang diunggah Selasa (13/2/2018), menjabarkan ramalannya soal perekonomian Indonesia di 2017 yang menurutnya bakal "mandeg".

"Desember 2016, Rizal Ramli mengatakan bahwa ekonomi Indonesia bakal mandeg (pada 2017). Bakal hanya tumbuh lima persen," tutur Rizal Ramli.

Soal Impor Beras, Rizal Ramli: Pemerintah Jangan Jadi Raja Tega!

KONFRONTASI-Ekonom senior Rizal Ramli menghadiri undangan Kelompok Tani yang tergabung dalam ‘Sahabat Tani’ pada acara panen raya di Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Selasa (13/2).

Dalam acara tersebut, Rizal menyempatkan waktu berdialog dengan para petani. Suasana hangat antara petani dan tokoh yang pernah menjadi tim panel penasehat ekonomi di PBB semakin menambah antusias para petani menyampaikan segalah keluh kesah dan aspirasi kebutuhan mendasar petani.

Anak SD Juga Ngerti Timing yang Tepat Untuk Impor Beras, Kata Rizal Ramli

KONFRONTASI -  Ekonom senior, Rizal Ramli, meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan petani. Impor beras dari Vietnam justu semakin membawa petani dalam jurang kemiskinan.

“Jangan jadi raja tega gitu loh,” kata Rizal Ramli, saat memanen padi bersama kelompok petani di Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (13/02/2018).

Pages