28 March 2020

Rini Sumarno

Faisal Basri Sebut Rini Soemarno Jadikan BUMN Kacau

Pansus DPR Minta Presiden Pecat Menteri BUMN Rini Sumarno & Bos Pelindo II

KONFRONTASI-  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) membahas mengenai laporan panitia

Ketua Pansus Angket Pelindo II: Pecat Menteri BUMN Rini Soemarno, Tak Pantas Jadi Menteri

KONFRONTASI -  Presiden Jokowi didesak untuk memecat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II DPR menemukan fakta bahwa Rini dengan sengaja melakukan pembiaran terhadap tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan.

 

Pencopotan itu disetujui dalam rapat paripurna atas rekomendasi Pansus Angket Pelindo II DPR. "Laporan diterima, sudah aklamasi dan diketok, diterima oleh semua fraksi," tegas Utut Adianto, wakil Ketua DPR RI secara singkat usai rapat paripurna, Kamis (25/7/2019).

Praktik Holding Rini Sumarno Bagaikan Lintah Yang Menghisap Darah Republik Indonesia

KONFRONTASI -  Pemeriksaan pada pertengahan Januari 2016 terhadap Gubernur Provinsi Hainan, Ji Wenlin, mengungkapkan fakta mengejutkan. Bersama dengan Komite Pusat Partai Komunis China Zhou Yong Kang, keduanya membangun beberapa proyek di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Ji Wenlin dan Zhou Yong Kang mendapatkan komisi sebesar 10-20% dari setiap proyek yang dimenangkan sejumlah perusahaan China di beragam negara Asia. Salah satu perusahaan yang mereka bantu menangkan proyek adalah China Railway Construction Limited.

Gagal dan Neoliberal, Rini Soemarno Harus Dicopot Jokowi kalau Perduli Nawa Cita

Luhut-Rini Ijinkan China Kuasai Aset BUMN di Kereta Cepat. Rakyat Kecewa

JAKARTA- Ketakutan publik selama ini dengan keterlibatan China dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mulai jadi kenyataan. Pelan-pelan, aset milik BUMN akan berpindah tangan ke China dan akan pihak konsorsium China akan jadi mayoritas. Rakyat kita  khawatior dan kecewa.

Pasalnya, Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Luhut Binsar Panjaitan justru bakal menurunkan kepemilikan saham BUMN di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) untuk kemudian diberikan ke konsorsium China.

Pabrik Gula Sindanglaut Cirebon Mendapat Kunjungan Menteri BUMN

KONFRONTASI-Menteri BUMN Rini M Soemarno, Jumat siang, melakukan kunjungan kerja ke Cirebon, Jawa Barat meninjau Pabrik Gula PT Rajawali II unit PG Sindanglaut.

Disambut Dirut PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero B. Didik Prasetyo dan Bupati Sunjaya Purwadi, Menteri BUMN Rini Soemarno langsung meninjau pabrik gula Sindanglaut berkapasitas giling 12.000 ton cane per day (TCD).

Bersamaan dengan kedatangan Rini Soemarno, PG Sindanglaut sedang memasuki masa akhir musim giling tebu.

Sudirman Said dan Rini Soemarno Layak Dicopot dalam Reshuffle Jilid Dua. Keduanya Tak Becus

KONFRONTASI- Menteri ESDM Sudirman Said dan Meneg BUMN Rini Soemarno dalam posisi kritis, bakal dicopot dalam reshuffle jilid dua.Di mata publik dan media,  Sudirman dan Rini  terkesan tidak becus dalam bekerja karena memang bukan keahlian dan bukan kepakaran keduanya di situ. Duduk di situ saja Rini dan Sudirman sudah ganjil rasanya. ''Kinerja Sudirman dan Rini sangat buruk, tak becus,'' kata Reinhard MSc dari Bung Karno Institute dan Direktur Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi

Inikah Balas Budi Rini Soemarno atas Jokowi?

KONFRONTASI- Meneg Rini Soemarno membantah kalau dirinya menghina atau melecehkan Jokowi, sang presiden. Namun munculnya rekaman suara penghinaan terhadap Presiden Jokowi yang diduga dilakukan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno justru akan membahayakan pemerintahan saat ini. Untuk itu diperlukan pembuktian apakah benar itu suara Rini Soemarno atau bukan.

Publik Desak Presiden Jokowi Depak Meneg BUMN Rini. Sudah Keterlaluan Rini, Bakal Hancur Jokowi kalau Pertahankan Rini

KONFRONTASI- Publik desak Presiden Joko Widodo diminta segera menendang menteri yang berani menghina dirinya.
Permintaan itu juga disampaikan Ketua DPP Hanura Miryam S Haryani saat dihubungi wartawan di Jakarta (Senin, 29/6).

"Kalau presiden tidak mencopot (menteri yang menghina), wibawanya akan habis. Negeri ini seakan sudah benar-benar kehilangan wibawa bahkan di depan orang-orang dekat Presiden," kata anggota Komisi V DPR RI itu‎.

Miryam mengatakan penghinaan terhadap Presiden bisa berbuntut ke ranah hukum.

Pages