24 November 2017

Rini Soemarno

Pernyataan Sikap PRIMA: Berani Usut Novanto, Usut RiniI Soemarno Juga Dong!!:

Oleh: Sya'roni

 

Menkeu Sri Mulyani dan Menteri Rini Merusak Kepercayaan Jokowi. Ada Bahaya Krisis Legitimasi

KONFRONTASI- Meneg BUMN Rini Soemarno (Rinso)  sangat  kental dengan tabiat dan tindakan palsunya yang selalu menawarkan ‘’menjual asset’’ bangsa (BUMN)  kepada asing, sementara Menkeu Sri Mulyani mengajarkan ‘’utanglah’’ sebanyak mungkin  dengan dalih palsu untuk ‘’kepentingan pemerintah’’  Kepalsuan-kepalsuan itu tak terkontrol Presiden Jokowi  sehingga Jokowi sendiri yang menanggung kerusakan  dan  mengalami  penggerusan kepercayaan.

Menteri Sri Hobi Ngutang, Menteri Rinso Hobi Jual Aset

KALAU televisi kita makin mengajarkan pemirsa untuk ‘’belilah’’ dan ‘’makanlah’’ melalui iklan-iklan yang mendorong hasrat hidup konsumtif, maka menteri-menteri di kabinet seperti Rini Soemarno (Rinso) dan Sri Mulyani mengajarkan ‘’juallah dan mengutanglah’’.

Sebab mereka tidak punya cara atau tidak ingin menempuh cara lain yang cerdas untuk menyelamatkan penerimaan negara.

Kebijakan BUMN Ngaco, Jokowi Didesak Copot Menteri Rinso

KONFRONTASI-Ekonom senior Indonesia, Faisal Basri, menyoroti Badan Usaha di bawah kepemimpinan Menteri BUMN, Rini Soemarno (Rinso) yang selalu membuat kebijakan konyol karena dinilai merugikan korporasi.

Faisal mengungkapkan kebijakan konyol Badan Urusan Logistik (BULOG), selain mengakuisisi perusahan gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) yang diketahui bobrok dan mengalami kredit macet, BULOG juga melakukan hal yang aneh dengan membuat pakan ternak melalui kerjasama dengan CV. Cipta Cahaya Perwiratama(CV. CCP).

Neoliberalisme Sri Mulyani-Darmin-Rini Tenggelamkan Jokowi, Sampai Kapan?

KONFRONTASI- Neoliberalisme Menkeu Sri Mulyani Indrawati (SMI), Menko Darmin Nasution dan Meneg BUMN Rini Soemarno (Rinso) sudah menenggelamkan Jokowi ke dalam  kegagalan Nawa Cita. Pertumbuhan ekonomi rendah, ekspektasi publik amblas  dan ekonomi rakyat makin mampat, daya beli merosot dan harapan rakyat bagi kehidupan yang lebih adil dan baik,  makin suram. Demikian pandangan para  analis dan peneliti independen.

Menteri Sri Kebingungan, Menteri Rini Membingungkan

Bloomberg kemarin (9/10)menyajikan berita tentang kebingungan MenteriKeuangan (Menkeu) Indonesia tentang melemahnya konsumsi masyarakat. Menkeu menyatakan, bahwa “seluruh faktor-faktor yang diperlukan untuk mendukung konsumsi ada di sana.Ini adalah sesuatu yang membingungkan,  (sumber) .

Ikuti Perintah Jokowi, Menteri Rinso Minta Jasa Marga Jual Jalan Tol Atas Laut Bali

KONFRONTASI-Menteri BUMN Rini Soemarno (Rinso) akan merealisasikan perintah Presiden Joko Widodo untuk menjual beberapa proyek infrastruktur yang selama ini sudah dikerjakan oleh BUMN.

Dalam waktu dekat, salah satu proyek yang akan dijual adalah seluruh ruas jalan tol atas laut Bali Mandara yang dioperasikan oleh Jasa Marga Bali Tol.

"Banyak jalan tol yang akan kita kerjakan dan itu butuh pendanaan. Salah satunya kita akan tawarkan jalan tol Bali," kata Rini di Plaza Mandiri seperti ditulis, Jumat (6/10/2017).

Inikah Alasan Jokowi Tak Berani Copot Menteri Rinso?

KONFRONTASI-Kendati banyak pihak mendesak Presiden Jokowi mencopot Menteri BUMN Rini Soemarno, namun desakan tersebut sepertinya hanya dianggap angin lalu oleh Jokowi. Kenapa?

"Rinso banyak jasa di saat kampanye PilPress. Tetapi makin lama makin jadi beban," ungkap analis independen F. Reinhard. 

Reinhard menilai, selain berperan sebagai “money collector”, Rinso juga banyak agenda pribadi, keluarga dan kroninya. Hal ini menurutnya suatu saat akan meledak dan membahayakan Jokowi.

Gawat, Menteri Rinso Mau Tawarkan Aset PLN ke Swasta untuk Cari Dana

KONFRONTASI-Menanggapi surat dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyoroti keuangan PLN Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menawarkan aset milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN ke swasta untuk mencari alternatif pendanaan.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Rinso) mengatakan saat ini tengah menimbang aset yang akan ditawarkan ke swasta tersebut. "Sebelum ada proyek 35 GW, total pembangkit yang ada 46 GW dan sebagian besar milik PLN. Ini sedang kami lihat, yang efisien, bisa ditawarkan juga ke swasta," ujar Rini.

Lingkaran Dalam Jokowi Diduga Korup selama Rini Soemarno Dipelihara Sebagai Meneg BUMN, Jokowi menuju Delegitimasi

KONFRONTASI-  Para analis menilai, image (citra) Presiden Jokowi rusak berat (damaged) karena terus pertahankan Rini Soemarno yang jelas bermasalah dan diduga jadi pengumpul uang dana politik menuju pemilu  presiden 2019. .'' Rini sebagai bagian lingkaran dalam (inner circle) Jokowi diduga korup oleh publik selama Rini Soemarno dipelihara sebagai Meneg BUMNi.

Pages