18 February 2020

Ridwan Kamil

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil Ingin Kerja Sama dengan Anies Sandi

KONFRONTASI  - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengucapkan selamat atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. Dengan terpilihnya duet baru pemimpin Jakarta itu, Ridwan yakin bisa membawa Ibu Kota menjadi lebih baik.

"Selamat Pak Anies-Sandi, mudah-mudahan jadi Gubernur yang amanah membuat inovasi-inovasi," kata Ridwan di Bandung, Senin 16 Oktober 2017.

Pilgub Jabar: Ridwan Kamil Tak Masuk Radar PDIP

KONFRONTASI-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak akan mengundang Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil dalam daftar sembilan tokoh potensial yang dinilai layak menjadi kandidat calon gubernur di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

"Emil (Ridwan Kamil) tidak (diundang) karena dari awal Emil tidak masuk dalam penjaringan dari PDIP," kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Abdy Yuhana, di Bandung, Senin.

PDIP akan mengundang sembilan tokoh potensial yang dinilai layak menjadi kandidat calon gubernur di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023 di Bandung pada 21 Oktober 2017.

"Jadi yang diundang sementara ini ada sembilan. Ini bagian dari mekanisme penilaian karena Jawa Barat ini banyak tokoh yang berpotensi untuk membangun Jawa Barat yang lebih baik," ujar Abdy.

LSI: Ridwan Kamil Unggul, Tapi Belum Perkasa

KONFRONTASI-Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network Denny JA menyatakan sosok M Ridwan Kamil atau menjadi sosok yang unggul sebagai kandidat cagub pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 namun belum menjadi kandidat perkasa.

"Kalau merujuk data kita, RK (Ridwan Kamil) yang konsisten disimulasi jumlah calon, yang kita potret selalu unggul tapi kita melihat belum masuk kategori tunggal. Jadi dia unggul tapi belum perkasa," kata Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, di Bandung, Sabtu.

Cegah Stres, Ridwan Kamil Siapkan Mobil Konseling

KONFRONTASI - Guna memberikan solusi terhadap permasalahan psikologis warga Bandung, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil meluncurkan layanan mobil konseling yang dinamai kendaraan konseling Silih Asih (Kekasih) di Taman Cikapayang, Dago, Kota Bandung. Kendaraan Kekasih itu hadir memberikan pelayanan konsultasi kesehatan dan program inovasi jemput bola.

Ridwan mengatakan hadirnya layanan mobil konseling sesuai dengan pesan yang tertuang dalam lagu Indonesia Raya.

Pilgub Jabar: Polisi Didesak Usut SK Bodong Dukungan Golkar untuk Ridwan Kamil

KONFRONTASI-Aparat kepolisian diminta mengusut tuntas penyebar awal Surat Keputusan (SK) dukungan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 kepada Ridwan Kamil. Pasalnya, Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Barat masih belum resmi mendukung siapa pun untuk menjadi calon gubernur Jabar, sehingga dipastikan surat itu palsu dan harus diselidiki siapa penyebarnya.

Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, MQ Iswara, menyebutkan dalam penyebaran surat tersebut dilakukan oleh oknum, meski enggan menyebutkan dari internal partai. "Oknum ini siapa, yang jelas ada permainan. Untuk terlapornya biarkan yang lidik polisi," ujar Iswara, Senin 25 September 2017.

Pihaknya meminta aparat mengusut tuntas siapa pengirimnya, karena surat palsu yang diedarkan itu mengakibatkan internal partai di daerah gaduh. "Kita sampaikan dugaan surat palsu yang kita perkirakan melanggar KUHP, mungkin oleh penyidik," ujarnya.

Menurut Iswara, tersebarnya SK tanpa nomor kop surat dan tanggal keluar dengan tanda tangan ketua umum Setya Novanto, harus ditindak agar mendapatkan efek jera. "Kami pikir ini bukan hal yang kecil ya. Jadi Jawa Barat itu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar, 46 juta jiwa dengan 33 juta punya hak pilih," tuturnya.

Badan Hukum dan HAM (Bakumham) DPD Golkar Jawa Barat melaporkan peredaran surat tersebut ke Polda Jawa Barat dengan laporan polisi nomor LPB/871/IX/2017/Jabar per 25 September 2017.

Idrus Marham: Surat Rekomendasi Ridwan Kamil Diyakini Bodong

KONFRONTASI -  Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Idrus Marham, membantah bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat rekomendasi Cagub atas nama Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2018 mendatang.

"Terkait dengan beredarnya surat, yang saya istilahkan surat bodong, karena tidak seperti biasa yakni tanpa stempel, tanpa tanggal tanpa kop surat. Bahkan saya menerima baru lagi tadi selain Ridwan Kamil dengan Daniel," ungkapnya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (22/9).

Dedi Mulyadi akan Polisikan SK Bodong Ridwan Kamil Cagub Jabar dari Golkar

KONFRONTASI-Beredar surat rekomendasi bodong pencalonan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien sebagai Cagub dan Cawagub dari Partai Golkar. Atas hal tersebut, Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, langsung bereaksi dan akan  mengambil langkah hukum.

Bahkan, hari senin Dedi meminta Biro Hukum Golkar Jabar untuk segera membuat laporan hal itu dilakukan terkait pernyataan sekretaris Jendral (Sekjen) Golkar Idrus Marham yang menyatakan surat rekom bodong yang beredar dan menjadi viral.

Pilgub Jabar: Novanto Usung Ridwan Kamil, Golkar Purwakarta Protes

KONFRONTASI - Beredar surat keputusan (SK) Golkar yang ditandatangani Ketum Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marham soal Ridwan Kamil menjadi calon gubernur Jawa Barat. 

Kader Golkar Purwakarta pun protes terkait surat itu. Mereka kecewa lantaran Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak diusung.

"Jika memang benar, maka kami akan mempertanyakan apa yang menjadi pertimbangan DPP, sehingga Ketua Golkar Jabar tidak diusung untuk maju dalam Pilgub Jabar?" ujar Wakil Sekretaris DPD Golkar Purwakarta, Richad Sompi, Jumat (22/9).

Ridwan Kamil Ingin Galang Dana Kampanye Lewat Online

KONFRONTASI-Bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggalang secara online dana kampanye untuk keikutsertaannya dalam Pilkada Jabar 2018.

"Salah satu gagasan adalah penggalangan dana namanya crowdfunding ya. Kalau crowdfunding ini pembiayaan dari warga," kata Emil di Majalengka, Sabtu.

"Ini pola baru, tapi warga jika ingin hidupnya selama lima tahun baik titipkanlah cita-citanya kepada salah satu calon salah satu calon kandidat," lanjutnya.

Bima Arya Tak Maju Pilgub Jabar, Begini Respon Ridwan Kamil

KONFRONTASI-Wali Kota Bandung juga bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menghargai keputusan Bima Arya Wali Kota Bogor yang memutuskan tidak akan maju pada Pemilihan Gubernur Jabar 2018 dengan alasan akan fokus membangun kota yang dipimpinnya.

"Saya sangat menghormati pilihan Kang Bima," kata pria yang akrab disapa Emil saat dimintai tanggapan terkait Bima Arya yang memutuskan tidak akan maju ke Pilgub Jabar di Bandung, Rabu.

Pages