25 May 2019

Ratna Sarumpaet

Ratna Sarumpaet: Tragedi Danau Toba Bukan Bencana Alam, tapi Kebodohan Manusia

KONFRONTASI - Aktivis Ratna Sarumpaet mengatakan tragedi tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba akibat kebodohan. Kapal mengangkut 180 penumpang meski kapasitasnya untuk 43 penumpang. "Tragedi Danau Toba ini bukan karena bencana alam, tapi kebodohan manusia baik orang yang memasuki kapal (penumpang) maupun pemerintah," kata Ratna di kediamannya di daerah Bukit Duri, Jakarta, Rabu (4/7).

Luhut dan Ratna Sarumpaet Bertengkar di Depan Keluarga Korban KM Sinar Bangun

KONFRONTASI -    Menteri Koodinator (Menko) Maritim Luhut Binsar Pandjaitan berkunjung ke Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin (2/7/2018).
 
Tiba di posko, Luhut langsung menggelar rapat dengan instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Basarnas, TNI dan Kepolisian.
 
Pantauan www.tribun-medan.com, rapat membahas perkembangan evakuasi KM Sinar Bangun hingga perbaikan sistem transportasi di Danau Toba.

Kata Sandiaga Uno, Ratna Sarumpaet Orang Tua Kita

KONFRONTASI - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menanggapi santai pernyataan Aktivis pergerakan Ratna Sarumpaet yang meminta dirinya untuk tidak mengomentari hal-hal yang tidak dipahaminya. Khususnya terkait imbauan melakukan mediasi dengan pihak Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishub) DKI terkait polemik didereknya mobil miliknya.

Sandi menilai pernyataan Ratna itu merupakan bentuk kepedulian atas penegakan hukum dan layanan masyarakat ibukota pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Ratna Sarumpaet Somasi Dishub DKI Jakarta

KONFRONTASI - Aktivis Ratna Sarumpaet melayangkan somasi kepada Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, DKI Jakarta, atas peristiwa didereknya mobil Avanza B 1237 BR milik Ratna di Taman Honda Tebet, Jaksel.

"Dalam posisi apapun tetap saja sebenarnya, saya parkir kek atau saya berhenti kek, tetap saja Dishub punya kewajiban menegur, tegur saya, saya ada disitu. Harusnya ditegur, dengan sopan santun, bukannya langsung memarkir dan langsung bagian belakangnya itu 'krek' udah jadi satu kemudian mereka pasang-pasang ban'," kata Ratna di Jakarta, Senin.

Meme 'Kena Derek Hubungi Anies' Viral, Ini Kata Sandiaga

Konfrontasi - Polemik penderekan mobil milik aktivis Ratna Sarumpaet memunculkan meme-meme yang menyinggung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kemunculan meme-meme itu disayangkan oleh Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno.

"Ya, kasihan Pak Anies. Padahal kan Pak Anies nggak tahu apa-apa," kata Sandiaga saat dimintai tanggapan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/4/2018).

Sandiaga memastikan tak ada perlakuan khusus yang diberikan Anies kepada Ratna. Penderakan mobil Ratna murni penegakan peraturan.

Ratna Sarumpaet Tuding Wadishub DKI Bohong

KONFRONTASI - Ratna Sarumpaet menegaskan bahwa Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Wakadishub) DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko sudah berbohong.

Sebelumnya, Sigit mengaku bahwa semua kendaraan yang disita oleh Dishub diambil sendiri oleh pemiliknya di tempat penyimpanan. Termasuk mobil Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi B 1237 BR milik Ratna yang sudah diderek anak buahnya.

"Nggak itu bohong," tegasnya kepada wartawan, Kamis (5/4).

Soal Pengembalian Mobil Ratna, Anies: Tak ada Intervensi

KONFRONTASI - Soal pengembalian mobil Ratna Sarumparet, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut tidak ada intervensi stafnya terkait pengembalian mobil tersebut.

Anies mengaku sudah melakukan pengecekan. "Saya sudah cek, jadi tidak ada. Bahkan ketika telepon itu pun tidak berhenti penderekannya. Penderekan jalan terus. Jadi tidak ada intervensi sedikitpun," kata Anies di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Jalan Dr. Sumarno, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Kamis, 5 April 2018.

Suara Kritis Seniman Ratna Sarumpaet di Acara Indonesia Lawyers Club

KONFRONTASI -  Seniman Ratna Sarumpaet, Ingatkan Penyelenggara Negara Republik Indonesia akan kondisi Gawat yang sedang melilit saat ini. Ia menyarankan untuk menonton film “2014”, dimana para penyelenggara Negara bisa berkaca,bagaimana keadaan rakyat Indonesia dewasa ini”. Ratna Sarumpaet menyatakan keprihatinannya terhadap negeri ini dan pada saat tampil di acara Indonesia Lawyers Club beliau menyuruh para pemimpin kita untuk menyaksikan Film 2014.

 

Ratna Sarumpaet Mengaku Tak Terlalu Akrab dengan Sri Bintang

KONFRONTASI-Penyidik Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan memeriksa Ratna Sarumpaet sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan makar Sri Bintang Pamungkas, Kamis (22/12/2016) siang.

Ratna tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada pukul 11.50 WIB. Dia didampingi kuasa hukumnya, Akhmad Leksono dari Advocat Cinta Tanah Air (Acta).

"Intinya saya ke sini sebagai warga negara memenuhi panggilan polisi untuk menjadi saksi dari Pak Sri Bintang," kata Ratna di Mapolda Metro Jaya.

Ratna Sarumpaet: Soal Makar Saya Sudah Kenyang

KONFRONTASI-Ratna Sarumpaet mempertanyakan penggeledahan yang dilakukan aparat kepolisian terhadap rumah dua tersangka makar, Rachmawati Soekarnoputri dan Sri Bintang Pamungkas.

"Saya terkejut dengar rumah Rachma digeledah, kenapa? Karena secara pribadi saya tak menangkap, sebenarnya mau kemana polisi? Pemerintah mau apa sih yang dicari?," ungkap Ratna sat ditemui di Kantor Ihza & Ihza Law Firm, Kota Kasablanka Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (15/12).

Pages