26 May 2019

Ratna Sarumpaet

Pipin Sopian, Jubir Prabowo-Sandi Benarkan Ratna Sarumpaet Dianiaya

KONFRONTASI -  Juru bicara (Jubir) capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Pipin Sopian membenarkan informasi penganiyaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet.

Ratna diduga menjadi korban pemukulan sejumlah orang, Senin (1/10/2018) petang. 

"Iya betul," ujar Pipin saat dihubungi TeropongSenayan, Selasa (2/10/2018).

Namun, saat ditanya soal kronologis peristiwa nahas yang menimpa Ratna tersebut, Pipin mengaku belum bisa membeberkannya.

Ratna Sarumpaet Dianiaya, Teror “Biadab” di Era Pemerintahan Sipil Produk Demokrasi

Oleh: Haris Rusly Moti*

Ratna Sarumpaet, saya biasa panggil Kak Ratna. Ratna sudah punya punya cucu. Kadang saya sering mengejeknya dengan panggilan “Nenek Cantik”, karena usia Ratna yang telah memasuki 70-an tahun.

Nalar Kritis Berbalas Bogem: Refleksi atas Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Oleh: Wawan Leak, Ketua Umum Prasasti

Ratna Sarumpaet Dianiaya, Aktivis Gelar Aksi Solidaritas

KONFRONTASI- Aktivis Hariman Siregar mengaku baru mendengar kabar soal pemukulan terhadap Ratna Sarumpaet pada hari ini. Hariman mengatakan informasi yang dia dapat menyebutkan bahwa Ratna dipukuli di dalam mobil.

"Katanya dipukulinnya di dalam mobil, mobilnya di mana saya enggak tahu," kata Hariman kepada Tempo, Selasa, 2 Oktober 2018. Hariman juga tak merinci mobil siapa yang menjadi tempat terjadinya pemukulan itu.

Dianiaya, Ratna Sarumpaet Lapor Prabowo

KONFRONTASI-Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mendengarkan kronologi pemukulan yang dialami salah satu anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet.

"Sore ini setelah agak pulih, Ratna melapor ke Prabowo kejadian yang menimpanya. Prabowo didampingi Pak Amien Rais dan Fadli Zon," kata Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Polda Jabar: Tak Ada Laporan Penganiayaan atas Nama Ratna Sarumpaet

KONFRONTASI-Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol Umar Surya Fana mengatakan bahwa tidak ada laporan dari aktivis Ratna Sarumpaet terkait dugaan pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat.

"LP (laporan polisi) di Polda (Jabar) dan juga di Mapolrestabes Bandung tidak ada laporan (dari Ratna)," kata Kombes Umar Fana saat dihubungi, Jakarta, Selasa.

Rizal Ramli soal Penganiayaan Ratna Sarumpaet: Itu Penghinaan kepada Ibu-Ibu dan Demokrasi. Bareskrim Polri Harus Bertindak

KONFRONTASI- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli (RR) menilai serangan fisik pada Ratna Sarumpaet sudah melampaui batas dan menghina demokrasi maupun ibu-ibu. Kepada media ini, RR  turut angkat bicara menanggapi kabar penganiayaan yang dialami oleh aktivis Ratna Sarumpaet. RR meminta Bareskrim Polri untuk mengambil tindakan.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari laman Twitter @RamliRizal yang diunggah pada Selasa (2/9/2018).

Ratna Sarumpaet Dianiaya di Bandung, ACTA pun Bergerak, ungkap Politisi Gerindra

KONFRONTASI- Para pimpinan Gerindra mendapatkan informasi Ratna Sarumpaet dianiaya oleh orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat. Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), yang mendapatkan informasi yang sama, bergerak untuk mengklarifikasi dan memberikan pendampingan kepada Ratna.

Aktivis Ratna Sarumpet kembali menjadi perbicangan lantara viral dikabarkan mengalami penganiayaan oleh sejumlah orang hingga babak belur.

Ratna Sarumpaet Yakini Rezim Jokowi Blokir Duit Para Raja Papua Senilai Rp 23 T

KONFRONTASI -   Aktivis Ratna Sarumpaet yakin pihak pemerintahan Presiden Jokowi memblokir duit para raja untuk Papua sebesar Rp 23 triliun. Dia menyebut World Bank, The Fed, hingga menantang Luhut Pandjaitan agar menggugat dirinya.

Itu semua disebut oleh Ratna dalam wawancara via telepon dengan detikcom, Jumat (21/9/2018). Dia meluruskan kontroversi yang menyeruak selama ini tentang duit Rp 23 triliun.

Dukung Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet: Kalau Kita Kalah, Indonesia Hilang

KONFRONTASI-Ratna Sarumpaet siap meramaikan pertarungan pilpres. Seperti biasa, dia mendukung kubu yang bersebrangan dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Untuk mewujudkan misinya dia membentuk Relawan Selamatkan Indonesia. Kelompok ini akan mengawal pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di 34 provinsi.

“Hasil rakernas kemarin, Minggu (12/8), kita bentuk relawan Prabowo-Sandi di 34 provinsi di seluruh Indonesia,” jelasnya dilansir RMOL sesaat lalu, Senin (13/8).

Pages