22 August 2019

Ratna Sarumpaet

Hoax Pengeroyokan Ratna, FZ dan DS Dilaporkan ke Polisi

KONFRONTASI-Dua tokoh politik kondang berinisial FZ dan DS dilaporkan atas kabar pengeroyokan aktivis sosial Ratna Sarumpaet.

Keduanya diduga melakukan penyebaran hoaks di media sosial dan media massa karena menyebut Ratna korban pengeroyokan. Insial tersebut mengarah ke Fadli Zon dan Dahnil Simanjuntak.

"Iya (FZ), dan DS juga. Dilaporkan sebagai yang menyebarkan, Bu Ratna sebagai saksi,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Rabu (3/10).

Soal Penganiayaan, Ratna Sarumpaet: Saya Mohon Maaf Telah Berbohong

KONFRONTASI-Aktivis sosial Ratna Sarumpaet mengaku telah berbohong tentang kabar dirinya dikeroyok tiga orang tak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, pada 21 September lalu.

Menurut dia, yang benar dirinya berada di Jakarta dan melakukan perawatan muka di Rumah Sakit Khusus Bedah Estetika, Menteng.

Hal ini dia sampaikan melalui jumpa pers yang digelar di kediamannya di Jalan Kampung Melayu Kecil V, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (3/10) sore.

Ratna Sarumpaet Disebut Oplas, Apa Kata Dokter RS Bina Estetika?

KONFRONTASI -  Pendiri sekaligus pemilik RSK Bina Estetika, dr Sidik Setiamihardja belum bisa dimintai keterangan soal kabar Ratna Sarumpaet melakukan operasi plastik di sana.

Baca: Viral Kasus Ratna Sarumpaet, RSK Bina Estetika Tertutup

Sebelumnya viral wajah lebam Ratna Sarumpaet tersebar di medsos. Disebutkan bahwa aktivis itu dikeroyok oleh pria tak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada 21 September.

Pipin Sopian, Jubir Prabowo-Sandi Benarkan Ratna Sarumpaet Dianiaya

KONFRONTASI -  Juru bicara (Jubir) capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Pipin Sopian membenarkan informasi penganiyaan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet.

Ratna diduga menjadi korban pemukulan sejumlah orang, Senin (1/10/2018) petang. 

"Iya betul," ujar Pipin saat dihubungi TeropongSenayan, Selasa (2/10/2018).

Namun, saat ditanya soal kronologis peristiwa nahas yang menimpa Ratna tersebut, Pipin mengaku belum bisa membeberkannya.

Ratna Sarumpaet Dianiaya, Teror “Biadab” di Era Pemerintahan Sipil Produk Demokrasi

Oleh: Haris Rusly Moti*

Ratna Sarumpaet, saya biasa panggil Kak Ratna. Ratna sudah punya punya cucu. Kadang saya sering mengejeknya dengan panggilan “Nenek Cantik”, karena usia Ratna yang telah memasuki 70-an tahun.

Nalar Kritis Berbalas Bogem: Refleksi atas Penganiayaan Ratna Sarumpaet

Oleh: Wawan Leak, Ketua Umum Prasasti

Ratna Sarumpaet Dianiaya, Aktivis Gelar Aksi Solidaritas

KONFRONTASI- Aktivis Hariman Siregar mengaku baru mendengar kabar soal pemukulan terhadap Ratna Sarumpaet pada hari ini. Hariman mengatakan informasi yang dia dapat menyebutkan bahwa Ratna dipukuli di dalam mobil.

"Katanya dipukulinnya di dalam mobil, mobilnya di mana saya enggak tahu," kata Hariman kepada Tempo, Selasa, 2 Oktober 2018. Hariman juga tak merinci mobil siapa yang menjadi tempat terjadinya pemukulan itu.

Dianiaya, Ratna Sarumpaet Lapor Prabowo

KONFRONTASI-Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mendengarkan kronologi pemukulan yang dialami salah satu anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet.

"Sore ini setelah agak pulih, Ratna melapor ke Prabowo kejadian yang menimpanya. Prabowo didampingi Pak Amien Rais dan Fadli Zon," kata Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Polda Jabar: Tak Ada Laporan Penganiayaan atas Nama Ratna Sarumpaet

KONFRONTASI-Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol Umar Surya Fana mengatakan bahwa tidak ada laporan dari aktivis Ratna Sarumpaet terkait dugaan pengeroyokan oleh orang tak dikenal di Bandung, Jawa Barat.

"LP (laporan polisi) di Polda (Jabar) dan juga di Mapolrestabes Bandung tidak ada laporan (dari Ratna)," kata Kombes Umar Fana saat dihubungi, Jakarta, Selasa.

Rizal Ramli soal Penganiayaan Ratna Sarumpaet: Itu Penghinaan kepada Ibu-Ibu dan Demokrasi. Bareskrim Polri Harus Bertindak

KONFRONTASI- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli (RR) menilai serangan fisik pada Ratna Sarumpaet sudah melampaui batas dan menghina demokrasi maupun ibu-ibu. Kepada media ini, RR  turut angkat bicara menanggapi kabar penganiayaan yang dialami oleh aktivis Ratna Sarumpaet. RR meminta Bareskrim Polri untuk mengambil tindakan.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari laman Twitter @RamliRizal yang diunggah pada Selasa (2/9/2018).

Pages