24 May 2019

Ratna Sarumpaet

Terbongkar, Kasus Penipuan Bermodus Uang Raja, Ratna Sarumpaet Salah Satu Korbannya

KONFRONTASI-Petugas Polda Metro Jaya mengungkap kasus tindak pidana penipuan bermoduskan keberadaan uang raja senilai Rp23 triliun pada sejumlah bank di Singapura dan Bank Dunia.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Senin, menuturkan polisi menangkap tersangka HR (39), DS (55), AS (58), dan RM (52).

"Satu pelaku berinisial TT masih dalam pengejaran," kata dia.

Ia menuturkan salah satu korban penipuan yakni aktivis Ratna Sarumpaet yang menjadi tersangka ujaran kebohongan melalui media.

Polisi Sita Ponsel Nanik S Deyang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet

KONFRONTASI-Penyidik Polda Metro Jaya menyita telepon seluler milik Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subinto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang terkait sebagai saksi ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet.

"Disita untuk barang bukti," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Jumat.

Argo mengatakan penyidik mengamankan telepon seluler milik Nanik untuk menjadi barang bukti yang dihadirkan pada persidangan Ratna Sarumpaet.

Kasus Ratna Sarumpaet: Polisi Agendakan Periksa Atiqah Hasiholan

KONFRONTASI-Artis Atiqah Hasiholan diagendakan menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus yang mendera ibunya, Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya.

"Nanti (Selasa) malam pemeriksaannya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa.

Selain Atiqah, Argo mengatakan penyidik juga akan meminta keterangan asisten Ratna Sarumpaet.

Dahnil Merasa Tertipu dengan Kebohongan Ratna Sarumpaet

KONFRONTASI-Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Simanjuntak, mengaku tertipu tersangka ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet terkait pengakuannya menjadi korban pengeroyokan.

"Saya merasa tertipu Ratna Sarumpaet," kata dia, usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Selasa. Ia mendapatkan 43 pertanyaan dari penyidik dalam kapasitas sebagai saksi ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet.

Dahnil Pastikan Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Ratna

KONFRONTASI-Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan Juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, sebagai saksi ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet pada Selasa (16/10).

"Surat panggilan sudah dilayangkan Jumat kemaren untuk agenda pemeriksaan Selasa besok," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Senin.

Argo mengatakan penyidik akan mendalami keterangan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tersebut untuk tersangka Ratna.

Petinggi IPW pun Heran, Mengapa Kasus Buku Merah Polda Metro Jaya Tak Bergerak Cepat Seperti Tangani Ratna Sarumpaet

KONFRONASI -  Kasus Buku Merah kasus Buku Merah, setelah Ketua KPK memberi penjelasan, Indonesia Leaks menjadi terindikasi menyebarkan kabar bohong dan memfitnah Kapolri. Artinya Indonesia Leaks bisa terjerat UU ITE karena menyebarkan kabar bohong. Tapi kenapa hingga kini Polda Metro Jaya tidak bekerja super cepat seperti dalam kasus Ratna Sarumpaet? Kenapa Polda Metro Jaya tidak segera mengusut, meringkus dan memenjarakan orang orang yang terlibat di balik Indonesia Leaks? Kenapa Polda Metro Jaya beraninya hanya pada Ratna Sarumpaet?

Membongkar Strategi Menjatuhkan Prabowo-Sandi

KONFRONTASI- Ratna Sarumpaet (RS) lebam wajahnya. Prabowo dapat kiriman foto. Prabowo datang, menjenguk sekaligus klarifikasi. RS buat pernyataan bahwa ia diculik, diseret, dipukulin, lalu dilempar dari mobil di daerah Cimahi Bandung. RS menceritakan detil kronologinya, tempat dan para pelakunya.

Prabowo percaya. Kenapa? RS adalah teman dan selama ini tak punya track record kebohongan. Reputasinya bagus. Sebagai teman dan pimpinan, Prabowo terdorong untuk membela dan melindungi. Jumpa pers dan minta polisi mengusut tuntas kasus RS.

Ditolak, Permohonan ratna Sarumpaet Jadi Tahanan Kota

KONFRONTASI-Polda Metro Jaya menolak permohonan tahanan kota yang diajukan aktivis senior Ratna Sarumpaet.

"Sudah kami terima dan ditelaah, akhirnya permohonan tersebut belum bisa dikabulkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di mapolda Metro Jaya, Jumat (12/10).

Argo menjelaskan, alasan penolakan permohonan tahanan kota ini karena proses penyidikan terhadap Ratna Sarumpaet masih berlangsung.

Ada Skenario Besar Di Balik Kebohongan Ratna Sarumpaet

Anggota Badan Pemenangan Prabowo-Sandi menduga isu Ratna digunakan untuk mendorong agar Prabowo didiskualifikasi agar tidak bisa mengikuti Pilpres.

 

Oleh : Hersubeno Arief

 

 

Hanya beberapa saat setelah Ratna Sarumpaet (RS) mengaku berbohong, seorang teman yang lama aktif di dunia intelijen mengingatkan. “ Coba telusuri kembali, RS pernah kehilangan tas dan HP di Danau Toba.”

Kasus Ratna Sarumpaet Merugikan Kubu Prabowo, kasus Hoax itu bau Busuk, ungkap Teuku Syahrul Ansari

KONFRONTASI-  Advokat Teuku Syahrul Ansari (Alon)  menegaskan bahwa kasus hoax Ratna Sarumpaet itu menyudutkan pihak Prabowo Subianto, namun juga membuat gerah kubu Jokowi-Maaruf karena Ratna adalah sosok yang terkesan '' bermain kotor dan busuk'' di mata publik maupun di mata masyarakat politik, sehingga menimbulkan keresahan politik di kalangan kubu Prabowo maupun Jokowi. Implikasi kasus Ratna itu cenderung merugikan Prabowo, namun juga menyentil kubu Jokowi.

''Kasus Ratna itu tidak mengenakkan kedua pihak (prabowo maupun Jokowi), dan ibarat kartu liar, Ratna justru mengesankan melakukan pembusukan yang merugikan dan melelahkan kubu Prabowo, meski bisa berdampak negatif juga ke kubu Jokowi,;; kata Syahrul Ansari Alon yang juga pengamat politik dan hukum jebolan FH UI itu.

Amien Rais Sempat Tes Tekanan Darah di Sela-sela Pemeriksaan

Mantan Ketua Badko HMI itu mengingatkan bahwa kubu Prabowo harus cerdas dan cermat dalam merepon dan menyelesaikan kasus Ratna itu, apalagi sudah ada sejumlah elite politik yang diperiksa Polri termasuk Pak Amien Rais. ''Ratna harus jujur dan tidak bermain abu-abu karena kasusnya itu merugikan kubu Prabowo, bahkan sangat mengecewakan publik karena ketokohan Ratna selaku aktivis perempuan senior, menjadi contoh buruk bagi masyarakat,'' kata kandidat Doktor FH Undip itu.

Dalam kaitan ini, Wakil Ketua Umum PAN, Hanafi Rais, Rabu tadi ikut mendampingi ayahnya Amien Rais, saat diperiksa di Polda Metro Jaya terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. Dalam kesempatan itu, dia menduga kasus ini sengaja digulirkan ke ranah politik.

"Saya enggak tahu siapa yah (yang laporin). Tapi saya lebih melihat ada banyak nuansa politisnyalah," kata Hanafi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/10/2018).

Belum Dijenguk Fadli Zon, Ratna Sarumpaet: Nggak Masalah

Kasus Ratna Sarumpaet, menurut dia, sengaja "digoreng" untuk membentuk opini masyarakat. Targetnya adalah Prabowo Subianto.

"Ada yang ingin menunggangi ini atau mengkredit ini sengaja untuk menggagalkan capres nomor 2, ini sehingga kemudian muncul calon tunggal," bebernya.

Hanafi berharap gejala ke arah sana dihentikan. Bila tidak, akan muncul otoritarianisme baru dalam wujud calon tunggal di Pilpres 2019.

Seperti diketahui, Amien Rais akhirnya memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Dalam pemeriksaan ini, Amien didampingi oleh anaknya Tasniem Fauzia Rais, Hanafi Rais, Eggi Sudjana, serta Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif.


Pages