23 May 2019

Qualcomm

Qualcomm Kembangkan Prosesor Mendorong Headset Lebih Pintar

Konfrontasi - Selain mengembangkan prosesor untuk ponsel, Qualcomm juga menciptakan prosesor khusus yang diperuntukkan smart headset yang bernama QCC5100.

Dilansir Ubergizmo, Jumat (10/5/2019), headset tersebut dirancang khusus dengan sangat baik untuk perangkat di Android.

Qualcomm mengatakan, saat ini para produsen headset mengalami kesulitan untuk menyematkan otak pengendalian di perangkat mereka yang sudah relatif kecil.

Langgar Paten, Apple Dituntut Qualcomm Rp436 Miliar

KONFRONTASI-Apple dan Qualcomm kembali ke pengadilan minggu ini di San Diego. Pada Jumat, 8 Maret 2019, Qualcomm telah menuntut agar Apple membayar ganti rugi sebesar US$ 31 juta (Rp 436 miliar) atas dugaan pelanggaran tiga paten, sebagaimana dilaporkan 9to5mac.

Lebih dari 30 Perangkat 5G dengan Chipset Qualcomm akan Meluncur di 2019

KONFRONTASI-Pembuat chip asal Amerika, Qualcomm, mengumumkan bahwa lebih dari 30 perangkat 5G, yang sebagian besar adalah smartphone, akan meluncur pada tahun ini.

Perangkat, yang berasal dari sejumlah produsen peralatan asli (OEM) global tersebut, akan menampilkan platform mobile Snapdragon 855 dan modem Snapdragon X50 5G.

Selain itu, semua pelanggan OEM dan hampir semua perangkat yang terkait dengan desain 5G ini menggunakan solusi Qualcomm RF Front End (RFFE).

Apa yang Bisa Didapat dari Teknologi 5G?

KONFRONTASI-Seiring dengan bertumbuhnya jumlah pengguna smartphone, teknologi jaringan generasi kelima atau sering disebut dengan 5G dinilai mampu menjawab kebutuhan konsumen akan data yang lebih cepat dan kapasitas yang lebih tinggi.

"Karena jumlah konsumen makin lama makin banyak jumlah pelanggan harus ada terobosan teknologi untuk memenuhi kebutuhan mereka," ujar Senior Manager Business Development Qualcomm Technologies, Dominikus Susanto, dalam workshop media "Snapdragon Academy" di Jakarta, Kamis.

Manfaat teknologi 5G tersebut, menurut Susanto, tidak hanya dapat dirasakan oleh pengguna, namun juga para operator jaringan yang akan mendapat keuntungan dengan menampung lebih banyak pelanggan.

Peningkatan teknologi 5G sesuai dengan tiga fundamental dalam peningkatan konektivitas, yaitu coverage, spectrum dan capacity.

Salah satu hal yang cukup menentukan dari kualitas jaringan adalah wilayah cakupan atau coverage. Susanto menganalogikan wilayah cakupan dengan riak air di mana semakin jauh dari pusat gelombang akan semakin lemah.
Gangguan yang ada dalam wilayah cakupan juga menjadi hal yang menentukan kualitas jaringan. Gangguan yang dimaksud, menurut Susanto, seperti tembok dan gedung.

"Noise atau gangguan tidak bisa dihilangkan, karena bakal banyak jaringan lain yang menggunakan sinyal yang sama. Maka perlu adanya teknologi yang bisa menyaring hal-hal tersebut," kata Susanto.

Beberapa teknologi jaringan baru seperti 4G dan 5G, menurut Susanto, sudah menggunakan teknologi yang bisa menggunakan beberapa penerima dan pengirim sekaligus atau yang disebut multiple-input multiple-output (MiMo).

Selanjutnya, untuk spektrum, Susanto mengatakan hal itu telah diatur oleh pemerintah masing-masing negara, namun spektrum tidak bisa dengan mudah ditambahkan.

Untuk mengatasi hal ini diciptakan teknologi jaringan yang bisa mengisi spektrum frekuensi yang kosong, yakni hadirnya jaringan 5G. "Kita bisa menggunakan frekuensi yang lebih tinggi, lebih tepatnya di atas 24Ghz," ujar Susanto.

Frekuensi ini, menurut Susanto, masih belum digunakan untuk saluran komunikasi, sehingga dapat menciptakan jalur yang baru.

Jaringan 5G juga memiliki teknologi yang bisa 'menggunakan dua tipe jaringan spectrum yaitu licensed spectrum, seperti jaringan operator, dan unlicensed spectrum, misalnya bluetooth dan Wi-Fi.

"Licensed dan unlicensed gabung sehingga lebih cepat lagi," kata dia.

Terakhir, kapasitas. Susanto menganalogikan hal ini dengan pipa air, saat dikucurkan dalam satu ember akan cepat, namun saat sumber air digunakan oleh beberapa keran secara bersamaan, maka kecepatan akan berkurang.

Susanto mengatakan bahwa teknologi 5G mampu menjawab hal itu dengan membuat kecepatan lebih tinggi, latensi yang lebih rendah dan kapasitas yang lebih besar.

Snapdragon 8cx, Platform PC 7 Nanometer Pertama di Dunia

KONFRONTASI-Dalam acara tahunan Snapdragon Technology Summit, Qualcomm meluncurkan Qualcomm Snapdragon 8cx Compute Platform, platform PC 7 nanometer yang diklaim pertama di dunia.

Snapdragon 8cx dilengkapi oleh GPU Qualcomm Adreno 680 yang terbaru dengan menggandakan memory interface dari 64 bit menjadi 128 bit.

Saat ini, Snapdragon 8cx berada dalam tahap sampling kepada konsumen dan diharapkan akan digunakan secara komersial di kuartal ketiga tahun 2019.

Luncurkan Snapdragon 8cx, Ini Tujuan Qualcomm

Konfrontasi - Qualcomm dikenal sebagai perusahaan pembuat chipset untuk perangkat mobile. Sementara Intel utamanya dikenal sebagai perusahaan pembuat prosesor untuk komputer. Tahun lalu, Qualcomm mencoba untuk membuat komputer yang disebut Always Connected PC.

Qualcomm Umumkan Kehadiran Chipset Terbaru Snapdragon 855

KONFRONTASI-Qualcomm mengumumkan generasi terbaru dari Mobile Platform seri 8 yaitu Snapdragon 855 Mobile Platform.

Menggunakan arsitektur chip baru yang dibangun di atas proses teknologi 7nm, Snapdragon 855 diklaim menjadi mobile platform komersial pertama di dunia yang secara kolektif mendukung 5G multi-gigabit, kecerdasan buatan (AI) dan extended reality (XR).

Qualcomm Luncurkan Snapdragon Wear 2500

KONFRONTASI-Qualcomm Technology Inc di acara Mobile Congress World yang berlangsung di Shanghai, China, Rabu, mengumumkan platform perangkat wearable jam tangan pintar terbaru serta tiga chipset untuk seri 600 dan 400.

ZTE Dilarang Beli Chipset Qualcomm Selama 7 Tahun

KONFRONTASI-ZTE tidak lagi dapat membeli chipset Qualcomm, menyusul keputusan Departemen Perdagangan Amerika Serikat.

Qualcomm Perkenalkan Referensi Desain VR Terbaru Berbasis Snapdragon 845

KONFRONTASI-Di tengah pengumuman produk dan fitur baru, Qualcomm memperkenalkan referensi baru untuk desain VR berdasarkan chipset Snapdragon 845.

Pages