24 July 2019

prostitusi

Artis kembali Ditangkap Polisi Terkait Prostitusi

KONFRONTASI - Dunia hiburan Tanah Air kembali dihebohkan dengan tertangkapnya artis dan model seksi berinisial AS atas kasus prostitusi. Artis AS ditangkap polisi Surabaya lantaran menjual diri.

Sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (3/9/2015), artis inisial AS ditangkap saat tengah sendiri di dalam kamar hotel. Artis AS kabarnya berprofesi sebagai seorang model yang kerap tampil di layar televisi dan pernah terlibat dalam kasus narkoba.

Italia Wajibkan Pelacur Kenakan Seragam Warna Terang

KONFRONTASI-Pemerintah Kota Milan mewajibkan para pelacur jalanan di Italia memakai baju seragam warna terang. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan di jalanan.

Dilansir the Daily Mail, Rabu (19/8), aturan itu akan diterapkan kepada para pekerja seks komersil bulan depan. Mereka tidak diperbolehkan lagi memakai baju ketat seksi dan celana minim. Jika melanggar aturan maka para pelacur itu akan dikenai denda sebesar Rp 7,6 juta.

Pemerintah kota Spino d'Adda mengatakan para pelacur itu kerap menimbulkan masalah keselamatan di jalanan dari Kota Milan menuju Cremona.

Mengeluh Kurang Gaji, Cewek Ini Malah Disuruh Jadi PSK Oleh Pacarnya

KONFRONTASI-Kesaksian Arin Siswati dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu siang (12/8), membuat Muji, pacar Arin tertunduk lesu.

Arin bersaksi bahwa dirinya dijadikan sebagai perkerja seks komersial (PSK) oleh kekasihnya itu. Untuk memuluskannya, Muji mengiming- imingi Arin dengan bayaran tinggi.

Dijajakan Lewat BBM, Lima Mahasiswi Cantik Ini Dibanderol Rp2 Juta untuk Kencan Short Time

KONFRONTASI-Polda Sumut mengamankan seorang mucikari terkait kasus perdagangan manusia (Human trafficking). Sang mucikari Bona Sinaga, menjual mahasiswi Medan ini seharga Rp 2 juta sekali kencan (short time).

Bona menjual lima mahasiswi cantik lewat BlackBerry Messenger (BBM) kepada para pria hidung belang.

Bona dan lima perempuan muda itu tertangkap tangan saat bertransaksi dengan petugas Subdit IV/Renakta Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut yang melakukan penyamaran di Hotel Asean, Jalan H Adam Malik Medan pada Selasa (28/7)

Astaghfirullah, Masih SD Sudah Jadi PSK Panggilan

KONFRONTASI-Prostitusi anak di bawah umur di KOta Bandung kian memprihatinkan. Ramadhan lalu, Polrestabes Bandung menemukan anak yang dilacurkan (Ayla) yang baru duduk di kelas 6 SD atau berumur sekitar 12 tahun.

"Ramadhan lalu kami bertemu dengan Kapolres, lalu ia menceritakan tentang anak kelas 6 SD yang jadi Ayla panggilan tersebut," ujar Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Netty Prasetiyani Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Kamis (23/7/2015).

Lokalisasi Ditutup, PSK Gentayangan di Jalan

KONFRONTASI-Pekerja seks komersial (PSK) masih banyak berkeliaran di sepanjang jalan utama dari Tambun hingga Cikarang menjelang bulam Ramadhan. Sejumlah diskotek pinggiran juga masih melakukan aktivitasnya menggelar hiburan malam seperti biasanya.

Seorang PSK berinisial MW (30), mengaku biasa menjajakan cinta dari pukul 22.00 hingga dini hari. Dengan cara standby di tepi jalan, dia mengaku lebih mudah untuk mendapatkan perhatian dari para pria hidung belang.

Parah, Germo di Bogor Jajakan PSK Berstatus Pelajar SMP

KONFRONTASI-Praktik prostitusi online di kota hujan Bogor berhasil dibongkar aparat kepolisian setempat. Enam perempuan yang rata-rata masih anak baru gede, bahkan ada yang masih berstatus pelajar SMP diamankan petugas Polres Bogor.

Bersama mereka ikut diamankan seorang mucikari berinisial TS (22). Polisi menangkap sejumlah abege tersebut di sejumlah hotel.

Para pekerja seks komersial (PSK) ini digaruk petugas di kawasan Puncak, Cibinong, Parung, dan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Sekali kencan, mucikari menetapkan tarif mulai Rp 500.000 hingga Rp 700.000 untuk dua jam.

Dibongkar, Bisnis 'Esek-esek' Online Gadis Bogor

KONFRONTASI-Polisi berhasil membongkar jaringan esek-esek online gadis-gadis belia Bogor. Jaringan esek-esek online itu terbongkar, setelah polisi menemukan rangkaian transaksi perdagangan seks gadis belia ke pria-pria hidung belang melalui jejaring sosial media, Facebook.

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto, Senin 15 Juni 2015, mengatakan dalam pengungkapan itu, polisi mengamankan 40 gadis belia dan seorang perempuan berinisial TY (25 tahun) yang selama ini bertugas sebagai muncikari.

Lagi, Polisi Tangkap Dua Mucikari Prostitusi Online

KONFRONTASI-Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polisi Daerah Kalimantan Tengah, Rabu (10/6) malam, berhasil menangkap dua mucikari prostitusi online dan seorang perempuan pekerja seks komersial.

Dua mucikari berinisial S dan I ditangkap di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat dan PSK berinisial H di kota Palangka Raya, kata Direktur Ditreskrimsus Polda Kalteng Kompol Leonardo Panji Wahyudi di Palangka Raya, Kamis.

Agar Tak Ada Fitnah, RA Harus Sebut Siapa Pejabat yang Suka Nikmati Prostitusi Artis

KONFRONTASI-Tersangka mucikari prostitusi artis, RA, diminta menyebutkan nama atau identitas anggota dewan yang menjadi klien atau pelanggannya. Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengimbau, RA tak segan melaporkan orang itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

"Enggak usah berspekulasi kalau terkait dengan ini. Yang bersangkutan laporkan saja ke MKD," katanya kepada wartawan di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2015.

Pages