22 January 2018

presiden

Sangat Berbeda dengan JK dan Luhut, Presiden Justru Dukung Susi Terus Tenggelamkan Kapal

KONFRONTASI -   Presiden Joko Widodo membela Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk terus melanjutkan kebijakan penenggelaman kapal asing pencuri ikan yang menerobos wilayah perairan Indonesia.

Jokowi meyakini bahwa kebijakan yang diambil Susi ini adalah untuk kebaikan.

"Semua kebijakan itu pasti untuk kebaikan negara. Pasti untuk kebaikan rakyat," kata Jokowi di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Merawat Adat Leluhur, Presiden Mendukung Pelestarian Kerajaan dan Kesultanan Nusantara

KONFRONTASI - Sejumlah raja dan sultan se-Nusantara hadir di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada hari ini. Kedatangan mereka atas undangan langsung Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, dalam satu kesempatan, Kepala Negara memang menyatakan akan mengundang para raja dan sultan untuk datang ke Istana.

Kepada para raja dan sultan tersebut, Presiden menyatakan ingin berdiskusi terkait dengan masalah-masalah di lapangan, utamanya yang ada di keraton-keraton. Ia juga ingin mendapatkan masukan langsung dari para raja dan sultan itu.

PEDES!!! Netizen: "Serius Gua Kagak Mau lagi Punya Presiden Model Sendal Jepit, Kaos Oblong".

JAKARTA- Beberapa waktu ini aura mendekati Pemilu sudah sangat terasa. Apa itu? Berita-berita remeh temeh soal "sendal jepit, kaos oblong, dll" makin marak..

Di tengah kenyataan ekonomi yang makin sulit bagi rakyat kecil, kita malah disuguhi berita-berita seperti itu yang membanjiri media.

Terbaru berita hari ini (2/1/2018) bersliweran di media mainstream "Pakai Kaos Oblong, Jokowi Resmikan Kereta Bandara Soetta".

Sontak hal ini membuat netizen enek.

Rizal Ramli Siap ke Pilpres Untuk Mengubah Indonesia Lebih Hebat

KONFRONTASI- Di tengah merosotnya ekonomi dan daya beli rakyat akibat Neoliberalisme model IMF/Bank Dunia yang makin menyulitkan kehidupan bangsa kita, Ekonom senior dan tokoh perubahan Dr Rizal Ramli yang akrab dipanggil RR menyatakan kesiapannya memimpin Indonesia ketika menjawab pertanyaan massa di hadapannya. Keinginan/kesiapan RR ini diungkapkannya di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah untuk membantu pemerintah mengatasi masalah ekonomi yang makin parah.

Presiden akan Melantik Hadi Tjahjanto di Istana Jakarta Hari Ini

KONFRONTASI -  KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah selesai menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper tes) sebagai calon Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan memasuki masa pensiun.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui rapat paripurna telah menyetujui Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI yang baru. Selangkah lagi Hadi resmi memimpin TNI setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Panglima.

Jenderal Gatot Merasa Bersyukur Presiden Telah Pilih Calon Panglima TNI

KONFRONTASI -  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengaku bersyukur bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menentukan pengganti posisinya terutama seseorang yang sudah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan tugas ke depan. Calon pengganti Gatot adalah KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto.

Jangan Plintat-Plintut, Presiden. Cepatlah Resufel Tim Ekonomi Kabinet.

KONFRONTASI- Ekonomi jeblok, daya beli rakyat anjlok. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk segera mereshuflle trio team ekonomi yakni Darmin Nasution, Sri Mulyani Indrawati, dan Rini Soemarno, yang banyak mendapat sorotan negatif dari publik

Terlebih dengan Menteri Hukum dan Ham Yasona Laoly yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi KTP elektronik yang sedang ditangani KPK saat ini.

Tahun 2019 Ingin Presiden Kita Ganti Nggak , Tanya Ketua Alumni 212

KONFRONTASI - 

Ketua Presidium Alumni  212 Slamet Maarif berpidato di acara salat subuh berjamaah di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di acara salat subuh berjamaah ini, Slamet yang juga juru bicara Front Pembela Islam (FPI) ini bicara soal agenda pemenangan Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019.

Rizal Ramli Terus Terang Terkait Presiden - Cari Figur Secara Filosofis Mencintai Kebenaran

KONFRONTASI -  Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Ramli menyatakan sebagai civitas akademika yang merupakan tempat bernaung para cendikiawan, USU saat ini mencari figur yang mencintai kebenaran yang dapat menunjukkan jalan ekonomi bagi Indonesia yang lebih baik. "Bukan karena nama saya ada Ramli-nya, kami di Fakultas Ekonomi selalu mencari figur yang secara filosofis mencintai kebenaran, dan itu ada pada Pak Dr. Rizal Ramli sebagai sesepuh ekonomi yang nyata perlawanannya terhadap neoliberalisme," ujar Prof. Ramli.

Pengamat: Presiden Harus Cabut Kepres 52 Tahun 1995 Tentang Reklamasi Teluk Jakarta

KONFRONTASI -   Pengamat Hukum Tata Negara Margarito Kamis, menilai Presiden harus mencabut Kepres 52 Tahun 1995 tentang Reklamasi Teluk Jakarta, jika ngotot ingin melanjutkan proyek tersebut. Pasalnya, yang direklamasi adalah pantai bukanlah teluk yang dinilai ambigu pada segi hukum.

“Ini reklamasi dasarnya Kepres 52 tahun 1995. Ini memerintahkan reklamasi pantai utara Jakarta. Kalau perintahnya reklamasi pantai utara itu segi hukumnya bagaimana,” ujar Margarito di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10).

Pages