25 February 2020

Prancis

Prancis Bahas Rencana Penarikan Pasukan dari Suriah

KONFRONTASI-Duta Besar Prancis untuk Rusia, Sylvie Bermann mengatakan, pembahasan mengenai kemungkinan mengikuti langkah Amerika Serikat (AS) untuk menarik pasukan dari Suriah saat ini sedang berlangsung di Paris.

"Potensi penarikan pasukan Prancis dari Suriah saat ini sedang dibahas. Masalah ini sedang dibahas," kata Bermann dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (12/2).

Polri Ancam Pecat Perwira Polda NTB yang Bantu Pelaku Narkoba Kabur

Konfrontasi - Salah satu perwira dari Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) Kompol TM terancam dipecat dari Korps Bhayangkara. Pasalnya, tindakan yang sudah dilakukan Kasubdit Pengamanan Tahanan (Pamtah) Polda NTB itu sudah keterlaluan.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Syahar Diantono mengatakan, Kompol TM diduga telah membantu warga negara Prancis, Dorfin Felix merupakan tersangka kasus narkoba kabur dari rumah tahanan pada Minggu (20/1) lalu.

Media Prancis Kecam Serangan Demonstran Rompi Kuning Terhadap Pers

KONFRONTASI-Media dan organisasi-organisasi wartawan Prancis pada Ahad (13/1) mengecam serangan-serangan terhadap para wartawan oleh kelompok pengunjuk rasa rompi kuning, yang antipemerintah, dan menyerukan perlindungan lebih baik setelah serangkaian insiden akhir pekan lalu.

Polisi-polisi Paris menembakkan gas air mata dan meriam air ke arah para demonstran untuk memaksa mereka keluar dari monumen Arc de Triomphe pada Sabtu dalam aksi unjuk rasa kesembilan menentang reformasi ekonomi Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Prancis Kecam Keputusan AS Tarik Pasukan dari Suriah

KONFRONTASI-Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Ahad (23/12) mengecam keputusan AS untuk menarik tentaranya dari Suriah.

"Saya sangat menyesalkan keputusan yang diambil mengenai Suriah," kata Macron.

Ketika Wanita 'Silver' Umbar Dada di Hadapan Polisi di Jantung Kota Paris

KONFRONTASI-Aksi demonstrasi yang digerakkan massa Yellow Vest (Rompi Kuning) guna memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Prancis  kembali pecah, Sabtu (15/12/2018). Namun dalam demo kali ini ada wajah baru yakni munculnya para wanita bercat silver pengumbar dada ikut berhadapan dengan polisi.

Para wanita yang mengenakan baju warna merah darah dengan bagian dada terbuka lebar berpose sebagai Marianne—simbol nasional Prancis. Mereka berhadapan dengan para polisi di jantung kota Paris.

Hidup atau Mati, Prancis Yakin Bakal Temukan Pelaku Penembakan Pasar Natal Strasbourg

KONFRONTASI-Pemerintah Prancis mengaku akan menemukan pelaku penembakan di pasar Natal di Strasbourg. Pelaku diketahui bernama Cherif Chekat dan dikenal sebagai seorang radikal.

Dalam sebuah wawancara dengan media setempat, juru bicara pemerintah Prancis, Benjamin Griveaux ditanya apakah kepolisian Prancis diperintahkan untuk menangkap pelaku atau menembak mati pelaku. Dia menyebut, tidak penting, yang terpenting pelaku ditemukan.

Gerakan ‘Rompi Kuning’ di Prancis, Akankah Merembet ke Indonesia?

KONFRONTASI -  Dua minggu terakhir ini kita telah menyaksikan sebuah fenomena kerusuhan besar yang melanda Prancis. Peristiwa kerusuhan yang masif seperti itu dapat saja berubah menjadi revolusi pada abad 21. Sejak aksi hari pertama protes pada 17 November lalu, sekitar 300 ribu demonstran telah memblokir jalan dan depot bahan bakar di beberapa kota. Unjuk rasa ini, awalnya digelar untuk memprotes keputusan pemerintah untuk menaikkan pajak bahan bakar (BBM). Namun, unjuk rasa berkembang menjadi protes terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.

Turki Pertanyakan Sikap Uni Eropa Terhadap Demo di Prancis

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan, dia menentang vandalisme. Namun, dia mengkritik kekuatan berlebihan yang digunakan polisi Prancis terhadap demonstran dan mempertanyakan sikap Uni Eropa (UE) terhadap Paris.

"Kami tidak pernah mendukung vandalisme. Ketika kami menyaksikan vandalisme di negara kami, kami melihat negara-negara (Eropa) ini sangat mendukungnya melalui LSM, politisi dan pers. Turki tetap menjadi agenda setiap hari," ucap Cavusoglu, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (12/10).

Diguncang Demo BBM, Prancis Bak Medan Perang

KONFRONTASI-Gas air mata dilepaskan polisi Prancis ke arah para pengunjuk rasa di Paris ketika aksi demonstrasi Rompi Kuning atas harga BBM mengubah Ibu Kota Prancis itu menjadi zona perang.

Champs Elysee yang ikonik dipenuhi dengan asap saat kerumunan demonstran berusaha untuk bergerak lebih dekat ke istana kepresidenan, melemparkan botol dan batu ke arah polisi. Petugas menjawabnya dengan gas air mata dan meriam air.

Mei Tahun Depan Ukuran Kilo Mulai Diganti

Konfrontasi - Pada 2019 mendatang, kita semua tidak akan lagi menggunakan ukuran kilo yang ada saat ini.

Pada Jumat (16/11/2018), para ilmuwan akan menyepakati cara baru yang disebutkan para peneliti menentukan berat massa dalam satu kilo.

Selama lebih dari 100 tahun, ukuran berat dibuat berdasarkan Le Grand K atau K Besar, logam yang menentukan berat satu kilo.

Berbagai timbangan mulai dari yang digunakan di dapur sampai ukuran berat badan di gym di seluruh dunia dibuat berdasarkan standar logam yang disimpan dalam brangkas di Paris sejak 1889.

Berbagai negara menggunakan "prototipe kilogram" yang berbeda dengan standar yang dikalibrasikan dengan logam di Paris. Namun para ilmuwan ingin memastikan lagi berat ini.

Perubahan itu tak akan mengganggu kehidupan kita sehari-hari, namun diperkirakan akan mempengaruhi industri dan juga dunia ilmu pengetahuan yang memerlukan pengukuran pasti berat.

Kilo adalah satu dari tujuh ukuran dasar yang digunakan sistem unit internasional, International System of Units (SI).

Empat ukuran berat - kilo, amper (untuk listrik), kelvin (panas) dan mole (ukuran partikel)- akan diperbarui dalam konferensi berat dan pengukuran, General Conference on Weights and Measures (CGPM), di Versailles, di barat Paris, Jumat (16/11).

Kilogram asli

Kilogram adalah ukuran SI yang ditentukan oleh objek fisik.

K Besar berukuran 4cm dan terbuat dari 90% platinum dan 10% iridium, dibuat di London dan disimpan di Paris di kantor pengukuran berat internasional, International Bureau of Weights and Measures (BIPM: Bureau International des Poids et Mesures) di Sevres di luar Paris.

Namun objek fisik ini dengan mudah kehilangan atom atau menyerap molekul dari udara sehingga massanya berubah puluhan mikrogram dalam satu abad terakhir.

Itu berarti prototipe yang digunakan di seluruh dunia untuk mengukur kilogram dan timbangan kalibrasi tak lagi akurat.

Perbedaan tipis itu tak akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari, namun akan menjadi masalah untuk perhitungan sains yang tepat.

Pages