18 July 2019

Prabowo

Surat Terbuka untuk Bapak Dr Anwar Usman, Ketua MK : Selamatkan NKRI

Kepada Yth, 

Bapak Dr Anwar Usman, Ketua MK
di tempat.

Assalamu 'alaikum.

Dengan segala kerendahan hati, ijinkan saya menyampaikan ucapan selamat kepada bapak karena Allah memilih bapak untuk ikut andil menyelematkan negeri yang kita cintai ini.

Kenalkan nama saya Risdiyanto yang 1 bulan ini berada di Makkah untuk ibadah i'tikaf di masjidil Harom.

Ada keresahan hati yang ingin saya curhatkan kepada bapak;

Said Aqil: Pak Prabowo Sudah Sangat Gentle

KONFRONTASI-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj memuji sikap Prabowo yang meminta pendukungnya untuk tidak melakukan demonstrasi terkait sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi. Said menyebut Prabowo pemimpin yang bertanggungjawab.

Legowo, Prabowo akan Terima Apa pun Hasil Keputusan MK

KONFRONTASI-Calon Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menerima apapun hasil dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang akan diputuskan pada Jumat (28/6/2019) mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Menurutnya Prabowo siap menghormati apapun hasil putusan MK dan menyerahkan kepada masyarakat untuk menilai.

Kecurangan TSM, BPN Yakin Prabowo Menang Gugatan di MK

KONFRONTASI- Anggota Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman, yakin tim kuasa hukum Prabowo menang di Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang gugatan sengketa Pilpres 2019.

Advokat Teuku Syahrul Ansari: Soal sidang Pilpres di MK, Ada Dissenting, Tidak Bulat.

KONFRONTASI- Mengomentari sidang kubu 02 yang memohon  keadilan di Mahkamah Konstitusi, Advokat Teuku Syahrul Ansari (Alon) mengungkapkan,analisa ilmu hukum itu, yang paling dasar adalah, material (substansial) dan formal (acara, legitimasi). Substansial, saksi BPN 02 banyak tak terbantahkan materinya.

Rakyat Menyaksikan: Saksi Ahli KPU Gagal Membantah Kecurangan Pilpres 2019

KONFRONTASI- Saksi ahli yang dihadirkan KPU sebagai termohon dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi gagal membantah kecurangan yang terjadi dalam Pilpres.

Hal ini lantaran Masudi Wahyu Kisworo yang menjadi satu-satunya saksi KPU mengaku tidak bertanggung jawab atas sistem Sistem Informasi Penghitungan Pemilu (Situng) yang dibuatnya.

Terlebih menyangkut keamanan sistem tersebut, yang justru menjadi masalah utama yang ingin diketahui pihak pemohon.

Saksi Tim Prabowo Mengaku Diancam Dibunuh, meski Tak Terkait Bersaksi di MK