17 August 2019

Prabowo

Jokowi Jangan Boros Anggaran

KONFRONTASI - Calon Presiden Joko Widodo diingatkan untuk tidak melakukan pemborosan anggaran. Sebab, capres yang akrab disapa Jokowi itu cenderung membangun sesuatu dari nol. Demikian pesan politikus Partai Demokrat di DPR RI, Ramadan Pohan.

Menurutnya,

Kondisi itu menurutnya berbeda dengan capres yang didukung oleh fraksi Partai Demokrat DPR RI, Prabowo Subianto. Sebab, dari paparan visi-misinya, capres yang berpasangan dengan Hatta Rajasa itu lebih condong melanjutkan program pemerintah yang sudah ada.

Wiranto Siang Ini akan Blak-blakan Soal Prabowo

KONFRONTASI-Mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto buka mulut soal polemik surat Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang berisi tentang pemberhentian Letjen (Purn) Prabowo Subianto dari militer pada 1998 lalu.

Dalam undangan yang diterima redaksi disebutkan, Ketua Umum DPP Hanura itu akan bicara tuntas soal DKP di Posko Forum Komunikasi Pembela Kebenaran (Forum KPK), Jalan HOS Cokroaminoto 55-57, Jakarta Pusat, pukul 13.00 WIB Kamis (19/6).

Prabowo Memperoleh Gelar Daeng Parani

KONFRONTASI-Rakyat Sulawesi Selatan memberi gelar kehormatan kepada capres Prabowo Subianto sebagai Daeng Parani. ’

"Prabowo Daeng Parani berarti Prabowo yang pemberani atas kebenaran dan konsisten dengan ucapannya," papar mantan Gubernur Sulawesi Selatan 2003-2008 HM. Amin Syam di hadapan puluhan ribu warga Sulsel dalam kampanye akbar Prabowo di Stadion Andi Mattalata Makassar, Selasa (17/6).

Selanjutnya Amin menanyakan kepada puluhan ribu warga, "Setuju tidak kita berikan gelar itu kepada capres kita Bapak Prabowo Subianto?"

Psikolog Politik UI : Prabowo menang mutlak debat Capres kontra Jokowi

KONFRONTASI-Prabowo Subianto dianggap menang mutlak dalam debat pilpres kontra Joko Widodo (Jokowi). Baik dari segi isi debat, penggunaan istilah, hingga sikap atau gestur yang memperlihatkan figur seorang pemimpin. 

Psikolog politik Universitas Indonesia, Dewi Haroen mencatat penggunaan istilah ‘saya’ dan ‘kita’ oleh dua capres pada sesi visi misi. Menurut pengamatannya Jokowi lebih sering menggunakan 'saya' ketimbang 'kita'.

Prabowo versus Jokowi, Seperti Belanda vs Spanyol, Menang Prabowo 5-1

KONFRONTASI-Kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, merasa Prabowo menang telak dalam debat capres yang berlangsung di Hotel Gren Melia, Jakarta, Minggu (16/6/2014) malam. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengibaratkan debat tersebut layaknya pertandingan Piala Dunia 2014 antara Belanda versus Spanyol. "Seperti Belanda melawan Spanyol, Jokowi dibantai 5-1 oleh Prabowo," kata Muzani di Jakarta, Senin (16/6/2014).

Kata Menko Perekonomian, Pernyataan Prabowo terkait kebocoran berlebihan

KONFRONTASI-Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Chairul Tanjung, menilai pernyataan calon presiden Prabowo Subianto terkait dengan kebocoran anggaran hingga sekitar Rp7.200 triliun dapat dinilai sebagai hal yang berlebihan.

"Mungkin, saya katakan, agak terlalu berlebihan," katanya kepada wartawan setelah mengantar keberangkatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta, Selasa.

Sebagaimana diketahui, calon Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menutup kebocoran uang negara yang kemudian digunakan kepentingan masyarakat banyak.

Kata Budiman, Program Prabowo Rp1 Miliar untuk Desa Akan Timbulkan Persoalan

KONFRONTASI-Program Prabowo Subianto yang bakal mengucurkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk setiap desa bila terpilih nanti dengan pasangannya Hatta Rajasa, dinilai akan menimbulkan persoalan.

 

Dikhawatirkan, akan membuat terjadinya pemekaran desa secara besar-besaran untuk mendapatkan dana bantuan, yang sebenarnya sudah diatur secara rinci melalui prosentase di Undang-Undang tentang Desa.

 

Demikian disampaikan Juru kampanye nasional pasangan Jokowi-JK, Budiman Sudjatmiko kepada awak media, di Media Center JKW4P, Jakarta Pusat, Senin (16/6).

 

Elektabilitas Turun Drastis, Jokowi Tersentak

KONFRONTASI-Calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo saat menghadiri rapat dengan DPD PDI Perjuangan Provinsi Jakarta ini mengakui bahwa elektabilitasnya menurun di Jakarta, dikalahkan calon presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto.

"Hasil survei kita untuk Jakarta pada hari terakhir memang kalah. Saya sendiri juga kaget, di bawah saya enggak tahu," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di posko relawan di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (16/6/2014).

Pengamat Sosial Kemasyarakatan : Prabowo melakukan kesalahan besar, sebab mendukung ide atau gagasan Jokowi

KONFRONTASI--Dalam debat ke dua Capres Prabowo dan Jokowi yang berlansung di Grand Melia Minggu ( 15/6) Penyair dan Pengamat Sosial Kemasyarakatan Warih W Subekti menyatakan tindakan yang dilakukan Prabowo satu kesalahan fatal ( Prabowo menghampiri dan menyalami  Jokowi-red ) ini sangat menguntungkan Jokowi, semula Jokowi yang inferior dihadapan Prabowo menjadi terangkat kepercayaan dirinya, dengan menyetujui pendapat lawan mengesankan Prabowo tak memiliki jawaban atau paling tidak tak mampu menambah atau mengelaborasi jawaban ide maupun gagasan yang disampaikan Jokowi, hal ini disampaikany

Prabowo Tekankan Ekonomi Kerakyatan

KONFRONTASI-Calon Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi kerakyatan dengan mengacu kepada Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Ekonomi kerakyatan tidak lain ekonomi jalan tengah, Pasal 33 UUD 1945 yaitu ekonomi berdasarkan kekeluargaan," katanya dalam debat capres dengan tema Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial di Jakarta, Minggu.

Di dalam Pasal 33 tersebut, semua hajat harus dimiliki atau dikuasai oleh negara untuk rakyat.

"Penguatan pemberdayaan rakyat," katanya.

Pages