26 May 2017

Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya Sebar "Preman" Pasca Bom Kampung Melayu

Konfrontasi - Guna mengantisipasi terjadinya ledakan kembali, kepolisian langsung meningkatkan keamanan. Salah satunya adalah menurunkan polisi berpakaian preman yang disebar ke sejumlah titik di ibu kota.

"Ada anggota polisi berpakaian preman yang memantau anggota melakukan pengamanan. Dengan pakaian yang terbuka dan kelihatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/5/2017).

KPK Ajak Masyarakat Bantu Ungkap Kasus Novel

Konfrontasi - Sudah sebulan lebih kasus teror yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan belum terungkap. Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mempersilakan semua pihak untuk ikut membantu.

"Semuanya boleh membantu kan. Termasuk tetangga-tetangga Novel, memberikan (informasi) walaupun itu potongan-potongan. Ya boleh boleh aja, tapi itu bukan berarti itu sesuatu yang diatur oleh KUHAP gitu ya," kata Saut usai acara di Cinemaxx FX, Jl Sudirman, Jakarta, Minggu (21/5/2017).

Belum Perlu Pakai Interpol, Polisi Masih Percaya Habib Rizieq Kembali ke Indonesia

Konfrontasi - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan kepolisian masih menunggu kepulangan Habib Rizeq dari luar negeri.

Polisi memerlukan banyak keterangan dari Imam Besar FPI itu terkait kasus konten pornografi dengan Firza Husein.

“Untuk kasus pak Rizieq Shihab, kami tunggu saja perkembangannya dari penyidik. Kami percayalah dia akan kembali ke tanah air,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jum’at (19/5/2017).

Akhirnya Veronica "Ahokers" Penghina Presiden Jokowi Dilaporkan ke Polisi

Konfrontasi - Veronica Kalom Liau (28) dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (13/5/2017) siang, atas dugaan melakukan penghinaan terhadap presiden. Adalah Kan Hiung (36) yang membuat laporan tersebut.

Kan mengaku mempolisikan Veronica karena dirinya sebagai warga negara tersinggung dan dirugikan atas pernyataan Veronica yang menyebut rezim Presiden Jokowi lebih parah daripada rezim Presiden SBY, pada saat orasi unjuk rasa penahanan Ahok di depan Rutan Cipinang Jakarta Timur pada 9 Mei 2017, malam lalu.

May Day, Polda Metro Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Konfrontasi - Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menyiapkan rencana rekayasa pengalihan arus lalu lintas untuk mengantisipasi peringatan Hari Buruh sedunia, Senin, 1 Mei 2017.

Dalam siaran persnya, rekayasa pengaturan lalu lintas ini selain guna memudahkan kelancaran juga mengarahkan alur para buruh yang datang dari luar Jakarta.

Si Jago Merah Lahap Komplek Polri Ciracas

Konfrontasi - Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menginformasikan bahwa telah terjadi kebakaran di kompleks Polri Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (30/4/2017).

Dari postingannya lewat akun resmi twitter, diketahui kebakaran terjadi sekitar pukul 19:40. Berdasarkan foto yang diunggah diketahui api tengah ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran.

Kediaman Rizieq Shihab Ditembak Sniper, Polisi Belum Terima Laporan

Konfrontasi - Kepolisian Daerah Metro Jaya belum menerima informasi adanya penembakan kediaman pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab di Mega Mendung, Jawa Barat, ditembak sniper.

Beredar kabar di media sosial, kediaman Rizieq ditembak sniper. Satu di antaranya akun Instagram @rat0n0efendi yang menggugah penembakan itu lengkap dengan sebuah foto kaca pecah.

Humas Polda Metro Jaya Minta Habib Rizieq Shihab Legowo

Konfrontasi - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono meminta agar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab legowo atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Gubernur DKI Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Argo menanggapi rencana Habib Rizieq yang akan mengerahkan massa lebih besar jika Ahok tidak ditahan.

Usut Teror Novel, Polda Metro Bentuk Timsus

KONFRONTASI-Polda Metro Jaya membentuk tim khusus (timsus) guna mengusut kasus teror penyiraman cairan kimia terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Tim terdiri dari polda, polres dan polsek dipimpin Dirreskrimum," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Kamis.

Argo menyebutkan dua tim khusus terdapat tiga regu yang terdiri dari 10 orang guna mengungkap kasus penyiraman Novel.

Polisi Sebut Aksi 313 Hanya Kedok untuk Makar, Buktinya Apa?

KONFRONTASI-Polda Metro Jaya memastikan Aksi 313 pada Jumat lalu (31/3) hanya sebatas kedok. Sebab, ada desain besar untuk makar dengan memanfaatkan aksi yang dinisiasi Forum Umat Islam (FUI) itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan, penyidik sudah mengantongi keterangan dari lima tersangka makar yang kini ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, jawa Barat. Salah satu dari lima orang itu adalah Sekretaris Jenderal FUI Muhammad Al Khathath.

Pages