25 May 2017

PKI

Jokowi: Ormas Anti-Pancasila dan Komunis, Kita Gebuk, Kita Tendang

RIAU-- Presiden Joko Widodo kembali menegaskan, Pancasila merupakan satu-satunya ideologi di Indonesia.

Penegasan itu diungkapkan Presiden di depan 1.500 prajurit TNI usai menunaikan salat Jumat dan santap siang di Aula Kartika, Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5/2017).

"Sekali lagi, negara Pancasila itu sudah final. Tidak boleh dibicarakan lagi," ujar Jokowi sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Istana.

(Baca: Pemerintah Diminta Konsisten soal Pembubaran Ormas Anti-Pancasila)

Presiden Jokowi Ingin Gebuk PKI, Ini Tanggapan dari Anies Baswedan

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah akan menindak tegas organisasi yang bertentangan Pancasila dan UUD 1945. Sependapat dengan pernyataan tersebut, Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan mengatakan pihak-pihak yang melanggar aturan memang harus ditindak.

"Di Indonesia ini kalau melanggar aturan harusnya diapain, ya kalau melanggar aturan ditindak, tindakannya tindakan hukum juga," kata Anies di Masjid Syarif Hidayatullah, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).

Jengkel Tak Habis-habisnya Jokowi Dikaitkan dengan PKI: Gebukin aja Pak!

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo menjelaskan kondisi negara terkini kepada para pemimpin redaksi media. Dalam paparannya, Jokowi begitu jengkel dengan suara-suara yang memecah persatuan bangsa, sampai isu kemunculan PKI.

Jokowi Anti-PKI: Kalau PKI Nongol, Gebuk Saja

KONFRONTASI- "Saya dilantik jadi Presiden yang saya pegang konstitusi, kehendak rakyat. Bukan yang lain-lain. Misalnya PKI nongol, gebuk saja. TAP MPR jelas soal larangan itu," kata  Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/5/2017).Presiden Joko Widodo menegaskan, konstitusi menjamin hak berserikat dan berkumpul. Namun jika ada yang melawan konstitusi akan "digebuk".

Tags: 

Mantan Wakasad: Antek-antek PKI Tempati Posisi Strategis di Lembaga Negara

KONFRONTASI-Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri mengungkapkan keberadaan antek-antek atau eks anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) tidak hanya terdapat di lingkaran istana negara atau di dalam kabinet, tapi ada juga di dalam posisi strategis lembaga negara lainnya.

"Ya, (menjabat) posisi strategis. Ya (kabinet) juga," ungkap Kiki di sela-sela Rakernas Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) 2017 di Padepokan Pencak Silat, Jakarta Timur, Rabu (22/3).

Pilkada Jakarta, Kekuatan Komunis vs Pancasilais

Oleh : Ferdinand Hutahaean
 

Politisi Gerindra: Kita Sedang Dikendalikan PKI

KONFRONTASI - Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii menilai rakyat Indonesia tanpa sadar sedang dipecah belah. Perbedaan di antara masyarakat dipertajam di tengah situasi ekonomi dan sosial yang semrawut.

Bahkan, kasus peredaran percakapan mesum yang diduga antara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, dengan Firza Husein lewat pesan whatsapp, bisa menjadi salah satu bukti kekacauan sedang terjadi.

Soal Akun Facebook PKI, Ini Tindakan Menhan

KONFRONTASI  -   Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa pemerintah bakal menindak tegas akun Facebook Partai Komunis Indonesia (PKI).

Nantinya Ryamizard segera berkoordinasi dengan Kemenerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk menutup akun PKI di Facebook ini. Apalagi akun ini dinilai sudah meresahkan.

“Nanti akan koordinasikan dengan Kemenkominfo,” lanjut Ryamizard.

Giliran Nezar Patria Somasi Alfian Tanjung Soal Isu PKI

KONFRONTASI-Alfian Tanjung lagi-lagi mendapat somasi. Kali ini giliran anggota Dewan Pers Nezar Patria melalui kuasa hukumnya J Kamal Farza mengirimkan somasi agar Alfian berhenti menyebarkan fitnah berupa kabar bohong dan mencabut seluruh pernyataan yang mengatakan Nezar sebagai kader Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Kami menolak dan sangat berkeberatan dengan ucapan serta perkataan Saudara Alfian Tanjung yang saat ini beredar luas menjadi viral di media sosial," ujar Kamal Farza, Senin (30/1/2017).

Soal Rapat PKI di Istana, Alfian Tanjung Klaim Tak Asal Bicara

KONFRONTASI-Ustad Alfian Tanjung dalam ceramahnya menyebut ada rapat PKI di Istana Negara setiap pukul 20.00 WIB. Dia mengaku tidak asal bicara. "Saya ini umurnya sudah lebih dari 50an (tahun), saya aktifis dari tahun 1982. Maksudnya bukan soal gagah-gagahan umur, artinya nggak masuk akal kalau gue ngomong cuma buat cari koreng, kalau bahasa Betawinya," kata Alfian dilansir detikcom, Selasa (24/1/2017) lalu. "Ini yang saya sampaikan karena saya tahu, karena saya menekuni (mempelajari) gerakan PKI sudah hampir 30 tahun ini," sambungnya.

Pages