26 February 2020

Pilpres

Dengan Cara Apapun dan Metode Apapun, Mustahil Jokowi Bisa Menang. Rakyat Inginkan Perubahan dan Prabowo 2019. Jokowi Gagal & Tak Becus

KONFRONTASI- Ekonomi terpuruk dan gagal di tangan Jokowi. Makin banyak pengusaha dan politisi serta kalangan agamawan dan masyarakat gabung ke kubu Prabowo. Dengan metode apapun, dengan cara apapun, mustahil Jokowi bisa menang karena rakyat sudah menghendaki perubahan dan pergantian presiden 2019 akibat kegagalan dan inkompetensi Jokowi, rakyat ingin Prabowo memimpin 2019-2024, dan tak bisa dikalahkan kecuali kubu Jokowi menghalalkan segala cara dan curang.

Kejutan dalam Pemilu/Pilpres di Indonesia? Surprise in Indonesia's Election?

Oleh: Rizal Ramli

Cerita Netizen dari London: Joey, Jokowi dan Isu Ingkar Janji

LONDON- Joey, adalah pria kulit putih dari Amerika  yang sedang berkunjung ke Inggris.
Suatu malam Joey masuk ke sebuah restoran  di London. Begitu masuk, ia melihat seorang pria Afrika  kulit hitam dengan santai duduk sambil  membaca koran di sudut restoran.

"Pelayan!" teriaknya.
"Saya traktir semua orang di restoran ini,  kecuali orang kulit hitam Afrika di sana!"  ucapnya dengan lantang sambil menunjuk  pria Afrika itu.

Redam Spekulasi Negatif, Mahfud MD: Ini Murni Hukum

Konfrontasi - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyebut penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuzy atau Rommy, bukan operasi menjelang Pilpres 2019. Penanganan kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) murni untuk menegakkan hukum.

Akankah Joko Widodo Kalah? Jokowi Sudah Gagal dan Kehilangan Pamor

Rizal Ramli: Saya Minta Pak Joko Widodo Sportif Akui Kegagalannya

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Ekonom senior DR Rizal Ramli mengakui bahwa ada program kerja Presiden Joko Widodo yang berhasil selama periode pertama. Salah satunya di bidang pembangunan infrastruktur.

Disesalkan Publik, Survei- Survei Makin Manipulatif dan Tidak Kredibel

KONFRONTASI- Masyarakat tidak percaya lagi dengan survei-survei 9 lembaga survei atau lebih, termasuk Kompas, LSI, dan segenap lembaga lain yang selalu unggulkan Jokowi ( ada sekitar 9-15 lembaga survei). Semua itu jelas survei bayaran dan tidak lebih dari propaganda  dan kamuflase untuk menangkan Jokowi pada Pilpres 2019.  Sebab Prabowo sudah mengalahkan dan menyalip elektabilitas Jokowi.

Rizal Ramli: Janji Politik Capres Sebaiknya Diumumkan di Medsos

KONFRONTASI, SEMARANG - Ada saran menarik dari  tokoh nasional/ Ekonom senior Rizal Ramli untuk Capres 01 Joko Widodo dan Capres 02 Prabowo Subianto. Dia menyarankan agar kedua Capres tersebut menyampaikan program, target dan janji politiknya di media sosial (medsos).

Gurubesar UI: Ambisi Besar Para Elite Bisa Berbuntut Konflik Di Pemilu

KONFRONTASI- Gurubesar Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit mengaku khawatir terjadi konflik saat Pemilu Serentak 2019 yang tinggal hitungan hari digelar.
Dia menyebut, ambisi meraih kekuasaan dari para elit politik yang besar menjadi salah satu latar belakang konflik tersebut.

“Apa yang melatar belakanginya? Pertama, soal energi politik yang terbangun oleh ambisi-ambisi oleh tokoh politik. Ambisi untuk memenangkan pemilu amat besar," jelas Arbi dalam sebuah diskusi di kawasan Sudirman, Jakarta, Sabtu (23/2).

Rizal Ramli: Kualitas Debat Presiden Harus Diperbaiki. Data Jokowi Ngawur, Prabowo Berpihak Rakyat dan Tenang, Jokowi Justru Emosional

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli mengungkaokan di dialog ILC TV One, calon presiden petahana Joko Widodo pada debat kedua Pilpres yang banyak menyampaikan data yang tidak akurat, data ngawur. ''Debat pilpres nanti harus diperbaiki kualitasnya,''ujarnya..

Dia bahkan menyebutkan data yang disajikan Jokowi adalah data yang ngasal, ngawur dan manipulatif.

Demikian dikatakan ekonom senior ini di akun Twitter, Selasa (19/2/2019).

“Pada debat kedua, luar biasa banyaknya data yang ngasal, ngawur dan manipulatif,” katanya.

Pages