26 April 2019

Pilpres 2019

Prabowo dan Sinyal Benderang dari Markas Kopassus

Capres Prabowo Subianto hari Rabu 24 April 2019 menghadiri ulang tahun ke-67 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD di Markas Cijantung, Jakarta Timur. Tidak salah media menyebut Prabowo menjadi ''bintang ''  acara tersebut. Indonesia menang.

Tampil sangat ceria, mengenakan jas warna krem dengan berat merah, Prabowo disambut oleh para petinggi TNI-Polri, maupun para purnawirawan jenderal. 

Sandi: Suara C1 BPN Tunjukkan Kekuatan

KONFRONTASI-Calon Wakil Presiden nomor 02 Sandiaga Uno mengatakan, berdasarkan real count data C1 yang dimiliki Badan Pemenangan Nasional (BPN), dirinya bersama Capres Prabowo Subianto optimis akan memenangkan Pemilu 2019.

"Suara C1 yang dimiliki BPN menunjukkan kekuatan dan hasil yang baik buat Prabowo-Sandi," kata Sandi di Media Center BPN, Senin (22/4/2019).

Bongkar Propaganda LSI Denny JA, Syahganda: Saya Tahu Persis Lembaga Survei Itu Penipu

KONFRONTASI- Hampir semua lembaga survei di negeri ini hanya menampilkan kebohongan ke publik.

Begitu dikatakan Wakil Direktur Bidang Riset Sabang Merauke Institute (SMI), Syahganda Nainggolan di Media Center Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

"Saya tahu persis bahwa semua lembaga survei itu penipu," ucap pria bergelar doktor riset ini.

Syahganda menyoroti penjelasan Ketua Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Philips J Vermonte tentang perbedaan antara quick count (hitung cepat) dengan survei. 

BPN Instruksikan Relawan Gelar Syukuran di Daerah

KONFRONTASI – Usai pencoblosan pilpres 2019, kedua tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden saling menggelar syukuran kemenangan berdasarkan hasil data real count dari tim internal. Bahkan, kubu Prabowo Subianto telah menginstruksikan relawannya agar menggelar syukuran hingga penjuru negeri.

Mind Games, Permainan Berbahaya KPU

Benarkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang menjalankan mind games, permainan pikiran? Mereka coba mempengaruhi, memanipulasi rakyat Indonesia, —terutama pendukung Prabowo— agar meyakini bahwa pilpres sudah selesai.

Tidak perlu lagi melakukan perlawanan. Para saksi tidak perlu lagi mencermati hasil penghitungan suara. Quick count yang dilansir lembaga survei sudah benar. Jokowi menang dan Prabowo kalah?

Bawaslu Dukung Pembentukan TPF Kecurangan

KONFRONTASI-Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja sepakat jika ada yang menginisiasi pembentukan tim independen pencari fakta (TPF) kecurangan Pemilu 2019. Dia merasa keberadaan tim tersebut akan membantu Bawaslu.

"Silakan. Terbuka sekali. Alhamdulillah ada yang membantu kita," ucap Bagja di Kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (24/4).

Andai tim ini benar-benar dibentuk, Bagja mengimbau agar tidak mengganggu kerja-kerja saksi, pengawas, dan anggota KPU selama proses penghitungan suara berjalan di semua tingkatan.

Prabowo: Kalian Mau Menyerah atau Tidak?

KONFRONTASI-Kubu calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengadakan syukuran, konsolidasi pengawalan dan pengamanan klaim kemenangan di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Senin.

Pada kegiatan tersebut hadir Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Djoko Santoso, mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, dan ustaz Bachtiar Nasir.

Pada acara itu, Prabowo Subianto kembali mengklaim kemenangan pemilihan presiden dan calon wakil presiden 2019 untuk ke empat kalinya.

Tak Ingin Kompromi, Prabowo Tolak Utusan Jokowi

KONFRONTASI - Ketua Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo-Sandi, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso mengatakan, kemenangan Prabowo-Sandi sudah tidak bisa berubah lagi.

Djoko menyampaikan hal itu dalam syukuran dan konsolidasi relawan Prabowo-Sandiaga di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu 24 April 2019.

"Pernyataan Prabowo menang itu adalah titik yang enggak bisa kembali. Untuk itu, kita harus siap berjuang," kata Djoko, Rabu 24 April 2019.

Pilpres 2019 Dinilai Banyak Kecurangan, MUI Sorong Minta KH. Ma’ruf Amin Mundur

KONFRONTASI -  Beredar surat terbuka dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sorong, yang ditujukan kepada Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin. Surat tersebut dibuat karena banyaknya kecurangan dalam Pemilu 2019.

Surat terbuka tersebut bernomor 060/A/MUI-KS/IV/1440H ini, yang diterbitkan di Sorong pada Senin (22/4) dan ditandatangani oleh Ketua DPD MUI Kota Sorong H. Abd. Manan Fakaubun dan Sekretaris Agung Sibela. 

Berikut kutipan lengkap surat terbuka MUI Kota Sorong kepada KH. Ma’ruf Amin, dikutip di Jakarta, Selasa (23/4).

Inilah Catatan Hukum Pilpres 2019

Oleh:  Sudjito Atmoredjo
Guru Besar Ilmu Hukum UGM


Pages