22 May 2019

Pilpres

Pilpres Dianggap Curang, HMI Ajak Kader Se-Indonesia Sambangi Kantor KPU Pusat

KONFRONTASI -  Munculnya berbagai laporan dari berbagai pihak mengenai kecurangan dalam pelaksanaan pilpres hingga perhitungan suara melalui situng KPU menuai kritikan keras dari Himpunan Mahasiswa Islam.

Ketua Umum HMI Jabodetabeka – Banten Hendra Djatmiko angkat bicara mengenai kecurangan yang terjadi pada pilpres 2019 hingga perhitungan suara melalui situng KPU.

Pilpres 2019 yang Menentukan Nasib Bangsa Kita

PILPRES 2019 YANG MENENTUKAN

Oleh: DR. MOEFLICH HASBULLAH
(Pakar Sejarah Islam, Dosen UIN Sunan Gunung Djati)

Pilpres Deadlock, Ini Solusinya

Oleh: Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Beberapa daerah telah tuntas merekapitulasi suara. Sejumlah media sudah umumkan hasilnya. Tapi, tak semua pihak setuju dengan hasil itu. Sejumlah saksi tak mau tanda tangan. Artinya? Tak mengakui. Rekapitulasi dipertanyakan akurasi dan kejujurannya.

Bukti-Bukti Sangat Curangnya Pilpres Indonesia 2014

KONFRONTASI -   Aneh, Tidak Ada Pencoblosan Tapi Jokowi-JK Mendapat 100% Suara

 

Kembang Kempis Suara Pilpres

Oleh: Alfian Dimas

Kesalahan hitung yang dilakukan petugas KPU tidak bisa dianggap main. Alasan human error tidak bisa dijadikan dalih untuk mentoleransi kesalahan itu. Salah hitung satu suara bisa fatal.

Data yang diserahkan oleh relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Bawaslu harus ditindaklanjuti.

Beredar tulisan Irene Viena ''SBY Bukan Peragu. Agendanya Memang Mengalahkan Prabowo''

Daftar Sebagian Dosa Besar SBY Pada Prabowo & Motifnya Selalu Gagalkan Prabowo Jadi Presiden

Wajar & manusiawi Jokowi sangat takut menghadapi kenyataan bhw rakyat menolaknya sbg presiden RI periode 2019-2024. Terlalu banyak kejahatan/pelanggaran hukum/UU. Terlalu banyak pengkhianatan pada negara. Terlalu banyak jejak kotor. Terlalu banyak korupsi. Melibatkan Jokowi.
(Irene Viena, 03-05-2019 Jam 21:43)

Rakyat Tidak Mentolerir Kejahatan Pemilu Curang. Jokowi Kalah dan Prabowo Presiden Rakyat?

KONFRONTASI- Para analis menilai Prabowo-Sandi menang, dan Jokowi-Maruf pasti kalah karena mayoritas rakyat telah memilh paslon 02. Dan rakyat tidak mentolerir kejahatan pemilu curang di TPS/KPPS sampai KPU yang akan memaksakan menang paslon 01 (Jokowi) 22 Mei.

Hariman Siregar: Keadaan Kini Stagnan, Macet dan Pemilu Paling Buruk di era Reformasi

KONFRONTASI-  Tokoh Malari dr Hariman Siregar menyebut  keadaan kini stagnan (macet), sehingga baik kubu Jokowi (01) maupun Prabowo ( 02) tidak bisa mengklaim kemenangan secara sepihak. Kalaupun KPU memaksakan menang kubu 01, maka kubu sebelah tidak akan mengakuinya dan begitu pula sebaliknya. Stagnasi politik ini terjadi karena pemilu tidak kredibel,curang dan paling buruk sejak reformasi sehingga rakyat tidak percaya KPU dan semua institusi terkait yang 'menggiring' pemenangan Jokowi (01).

Pilpres 2019 Kebenaran Melawan Kebohongan

KONFRONTASI- DI berbagai medsos dan Whatsapp Group (WAG) beredar rekaman video ceramah Burhanudin Muhtadi (BM), Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indikator Politik, di suatu acara pendukung paslon 01. Dia menceritakan panjang lebar mengenai yang dinamakan "Post Truth" atau ”Pasca Kebenaran”

 oleh Batara Hutagalung, analis sejarah dan politik

Pilpres 2019: Jokowi "Menang jadi Arang, Kalah jadi Abu"?, Dikhawatirkan, RI Disintegrasi, kata Aktivis senior

KONFRONTASI -  Berbagai kalangan menilai, Joko Widodo dalam pilpres kini kalau pun  "Menang jadi Arang, Kalah jadi Abu". Kalau pun dimenangkan paksa oleh KPU, Jokowi tak membawa manfaat dan keuntungan apapun  bagi rakyat. Jokowi  menang atau kalah tak ada guna dan manfaatnya sebab Jokowi jadi beban bagi rakyat dan bangsa ini karena  pemilu curang dan tak kredibel, Jokowi gagal ekonomi, ingkar janji (bohong) dan sekedar petugas (boneka) politik para taipan dan oligarki.

Pages