14 November 2019

Pilgub DKI

Hindari Kecurangan, KK dan Identitas Lain Tetap Digunakan Pada Pilgub DKI Putaran Kedua

KONFRONTASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan tetap menggunakan identitas lain sebagai pembanding bagi pemilih yang datang menggunakan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau surat keterangan pada pemilihan gubernur (pilgub) putaran kedua pada 19 April mendatang.

Sebelumnya, KPU DKI Jakarta mengeluarkan SK No 57/Kpts/KPU-Prov-010/Tahun 2017 tentang Perubahan atas Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 49/Kpts/KPU-Prov-010/Tahun 2017 yang meniadakan kewajiban penggunaan KK bagi warga yang datang dan masuk sebagai pemilih tambahan (DPTb).

Saiful Mujani dan Aep Saefullah Saling Serang Soal Tanda Tangan Palsu Anies

KONFRONTASI-Kampanye hitam yang menyerang pasangan Anies-Sandi dengan beredarnya surat kontrak dengan beberapa organisasi Islam memicu saling sindir antara dua intelektual politik Saiful Mujani dan Eep Saefulloh Fatah.

Pada awalnya Saiful Mujani mengunggah surat kontrak politik antara Anies-Sandi dengan beberapa organisasi Islam lengkap dengan tanda tangan di media sosial Twitter.

Fenomena Politik Ekstrem Kanan: Brexit, Trump, & Pilkada Jakarta

KONFRONTASI -  Gagalnya Partai untuk Kebebasan (PVV) pimpinan Geert Wilders, yang secara terbuka menyatakan antipendatang dan anti-Islam, dalam meraih suara terbesar di pemilu Belanda pekan lalu, sepertinya melegakan banyak orang.

Walau sejak awal memang amat kecil kemungkinannya untuk memerintah atau masuk dalam koalisi pemerintah di Belanda, ada kekhawatiran dia bakal meneruskan kecenderungan politik kanan di Eropa.

KPUD DKI Catat 21.000 Pemilih Baru

KONFRONTASI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mencatat ada sebanyak 21.000 pemilih baru yang akan ikut melakukan pencoblosan dalam putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

"Ada 21.000 pemilih baru yang akan ikut pencoblosan Pilkada putaran kedua. Para pemilih itu baru berulang tahun ke-17, dihitung dari jangka waktu 16 Februari sampai 19 April 2017," kata Kepala Bidang Pemutakhiran Data KPU DKI Moch Sidik di Jakarta, Kamis.

Ustad Zaitun: Penista Agama Insyallah Pasti Dihukum

KONFRONTASI-Rangkaian safari dakwah mulai digelar para pimpinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) di Kepulauan Seribu, Senin (13/3).

Hadir dalam rangkaian safari tersebut di antaranya Ketua Dewan Pembina Habib Rizieq Syihab, Wakil Ketua GNPF-MUI Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin, KH Misbahul Anam, dan lainnya.

Perwakilan dari berbagai ormas dan majelis taklim juga turut menyertai, antara lain FPI, Az Zikra, AQL, Wahdah Islamiyah, dan Lazis Wahdah.‎

LSI Denny JA: Pendukung Agus-Sylvi Beralih ke Anies-Sandi

KONFRONTASI-Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA merilis hasil survei terbarunya. Hasil survei tersebut menyatakan mayoritas pendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni akan mendukung pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

Survei dilakukan pada 27 Februari-3 Maret 2017 terhadap 440 responden dengan cara tatap muka.

Metode yang digunakan yakni multistage random sampling, dengan margin of error survei kurang lebih 4,8 persen.

Survey Terbaru LSI: Anies-Sandi 49,7 %, Ahok-Djarot 40,5 %

KONFRONTASI - Pertarungan Pilkada DKI Jakarta memasuki ronde kedua.

Ketika Agus Harimurti Yudhoyono tersingkir, tidak ada satupun dari Basuki Tjahaja Purnama dan Anies Baswedan yang memperoleh dukungan di atas 50 persen.

Lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA) telah melakukan penelitian pada tanggal 27 Februari - 3 Maret 2017, untuk mengetahui elektabilitas Cagub-cawagub Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

Dari survei yang dirilis, pasangan Ahok-Djarot memperoleh 40,5 persen sementara Anies-Sandi unggul sebesar 49,7 persen.

Saksi Ahok Sebut Gus Dur Izinkan Pilih Pemimpin Non-muslim

KONFRONTASI-Eko Cahyono, mantan pasangan Basuki Tjahaja Purnama ketika Pilkada Bangka Belitung 2007 yang dihadirkan sebagai saksi oleh tim kuasa hukum Ahok, menyinggung kampanye Abdurrahman Wahid atau Gus Dur saat Pilkada Bangka Belitung tahun itu.

"Waktu itu Gus Dur pernah bilang boleh memilih pemimpin non muslim. Pada intinya beliau menyatakan pilihlah pemimpin yang bersih dan jangan ragu untuk memilih Ahok. Saya tahu karena saya berdiri di sebelah beliau," kata Eko dalam lanjutan sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa.

Anomali Ahok-Djarot Dalam Survei Median

KONFRONTASI-Peneliti lembaga Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun menemukan sebuah anomali saat melakukan survei bertajuk "Memahami Peta Kompetisi Putaran ke-2 Pilgub DKI" beberapa waktu lalu.

Anomali itu dijelaskan saat Median merilis hasil surveinya di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (6/3/2017) siang.

Ahok Sengaja 'Ngambek' agar Kewenangan KPUD DKI Diambil Pusat?

KONFRONTASI-Pengamat politik Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi menilai, sikap arogansi pasangan Ahok-Djarot akan terus dilakukan dengan tujuan agar kewenangan KPU DKI Jakarta dapat diambil alih oleh KPU Pusat karena menganggap KPU Jakarta tidak profesional. "Pandangan apriori, yakni sikap Ahok ini untuk rasionalisasi dan justifikasi agar kewenangan KPUD Jakarta diambil KPU Pusat, mereka diduga akan menggunakan cara-cara curang," ungkap Muchtar dilansir Okezone, Senin (06/3/2017).

Pages