12 November 2019

Petani

Begini Cara Petani di Musi Rawas Jaga Pasokan Beras Tetap Aman

Konfrontasi - Panen padi di Musi Rawas Sumatera Selatan, sepertinya tidak pernah usai karena panen padi berlangsung setiap hari di sini.

Panen padi pada hari Jumat (19/01)  berlangsung di desa Suro dan Tanah Periuk kecamatan Muara Beliti, serta desa Sidoharjo kecamatan Tugumulyo. Kondisi ini dimungkinkan karena sebagian besar sawah di Musi Rawas merupakan sawah irigasi. 

Hanya di Denmark: Konglomerat Bertekuk Lutut di Depan Petani

Di negara kita, sebutkkan satu produk saja, pasti produk yang anda sebutkan itu adalah milik perusahaan raksasa atau konglemerat. Raksasa dalam arti multi usaha, menguasai hulu sampai hilir, dan bahkan multi nasional dengan omset luar biasa besarnya.

Pemerintah Bungkam, Petani Bawang Ancam Mogok Tanam

KONFRONTASI-Para petani bawang di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kecewa kepada pemerintah yang tak kunjung menyelesaikan masalah harga bawang sehingga mereka berencana mogok tanam.

Angin Kencang Sapu Padi Hampir Panen Petani di Siak

Konfrontasi - Angin kencang disertai hujan lebat beberapa hari lalu menyapu  beberapa Hektare sawah di sejumlah kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau. Walhasil, padi hampir panen itu rebah begitu saja.

Kepala Dusun II Kampung Kemuning Muda, Islahudin, mengatakan, angin kencang cukup meresahkan petani, karena bukan saja padi saja yang rubuh, namun gubuk petani tempat berteduh pun habis.

"Tanaman jagung dan pisang milik petani juga habis diterjang angin," kata Islahudin, di Siak, Minggu (14/1/2018).

Impor Beras, Zulkifli Hasan: Februari Sudah Panen Raya

Konfrontasi - Pemerintah akan mengimpor 500 ribu ton beras pada akhir Januari 2018. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mewanti-wanti pemerintah berhati-hati dengan kebijakan impor beras tersebut.

"Impor beras, hati-hati. Karena Februari sudah panen raya," ungkap Zulkifli kepada wartawan di Kota Solo, Jawa Tengah, 14 Januari 2018.

Jika beras impor masuk pada saat panen raya, hal tersebut bisa berimbas pada jumlah stok beras. Banjir stok, lanjut Zulkifli, sangat membahayakan kondisi petani di Indonesia.

Mendag Jamin Impor Beras Tak Akan Memiskinkan Petani

Konfrontasi - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita meminta semua pihak tidak memandang negatif keputusannya untuk membuka keran importasi beras. Dia menegaskan, keputusan ini semata demi kepentingan konsumen dan importasi beras dipastikan tidak akan memiskinkan petani.

Dia mengatakan, petani juga merupakan bagian dari konsumen. Sementara kenaikan harga beras yang meroket ini akan meningkatkan laju inflasi, sebab itu keputusan mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton ini dipilih agar harga beras kembali stabil.

Impor Beras Bikin Harga Gabah Petani Jatuh

KONFRONTASI-Wacana impor beras yang kini tengah mencuat direspon Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). Ketua Umum KTNA Winarno Thohir mengatakan, petani tak menginginkan impor karena langkah itu dapat membuat harga gabah jatuh.

"Kalau impor itu, baru 'akan' saja, harga sudah jatuh," ujarnya, dilansir Republika, Rabu (10/1).

Petani: Panen Awal Tahun Bikin Kami Bangga

Konfrontasi - Ketua Poktan Karyasari Saeful Rahman tak kuasa menahan kegembiraan kala panen padi Desa Situjaya Kecamatan Karang Pawitan, Kabupaten Garut, Jabar.

"Kami bangga jadi petani," ujar Saeful dengan bangga.

Sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat, Kabupaten Garut memiliki potensi panen seluas 58.158 Ha sampai akhir Maret 2018 dengan produktivitas 6,9 ton per hektar.

Wow, Petani Jepang Kembangkan Pisang yang Bisa Dimakan Kulitnya

Konfrontasi - Para petani buah di Okayama, Jepang berhasil mengembangkan varietas pisang jenis baru. Tak hanya daging buahnya yang lezat disantap. Kulitnya pun bisa disantap.

Dilansir Oddity Central, pisang jenis baru ini dinamai Mongee Banana. Kulitnya memang tidak manis. Namun tidak memiliki rasa pahit kesat seperti kulit pisang pada umumnya.

Pasokan Melimpah, Harga Beras di Jawa Barat Stabil

Konfrontasi - Petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) Saluyu, Sinar Jaya dan Subur Makmur) di Kabupaten Bandung tengah bergembira.

Pasalnya, pada musim paceklik tahun ini, mereka tetap panen. Bahkan, produksi padi juga melimpah seperti halnya di beberapa Kabupten di sentra padi lainnya di provinsi Jawa Barat. Sehingga dinilai mampu menyediakan beras guna memenuhi konsumsi masyarakat. Pasokan beras saat ini cukup dan sekaligus mampu menjaga harga beras stabil.

Pages