26 June 2019

Petani

Asosiasi Petani Sawit Minta Pemerintah Cabut Kebijakan Pungutan Ekspor CPO

Konfrontasi - Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia (APPKSI) meminta pemerintah Joko Widodo menunjukan keberpihakannya kepada petani dengan mencabut kebijakan pungutan ekspor CPO.

Pasalnya, pungutan 50 USD/ ton CPO tersebut mengakibatkan harga tandan buah segar/ TBS merosot, sehingga menyengsarakan petani.  

Ketua Umum APPKSI Andri Gunawan menjelaskan mereka terpaksa menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis, (20/6) lalu di depan kantor Kementerian Keuangan setelah tersiar kabar pemerintah akan kembali melakukan pungutan CPO.

Petani Tebu Keluhkan Impor Gula yang Berlebihan

KONFRONTASI-Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) berharap pemerintah realistis dengan kondisi gula dan petani tebu terkait Impor Gula. Hal itu diutarakan oleh Ketua DPP APTRI Soemitro Samadikoen kepada wartawan dan sejumlah petani tebu Kediri saat menghadiri acara di Bukit Daun Hotel. 

Menurut Soemitro saat ini langkah pemerintah melakukan impor kurang sesuai dengan kondisi lapangan. Gula Impor yang beredar di pasaran telah melebihi dari kebutuhan konsumsi warga masyarakat. 

Harga Jagung Mentok Rp3.500/Kg: Petani Ngeluh, Jokowi Kaget

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo sempat berbincang dengan sejumlah penerima  SK pemanfaatan perhutanan sosial sebanyak 13.976 hektare di Wana Wisata Pokland, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Di antaranya adalah Suparno, penerima SK asal Indramayu Jawa Barat. Ada 2 hektare lahan yang ia kelola. Sebanyak 1 hektare ditanami padi dan sisanya adalah jagung. 

Jokowi sempat mempertanyakan mengenai hasil panen jagung di 1 hektare lahan. Suparno mengaku bisa memanen hingga 4 ton

Rizal Ramli di Bandung: Pemimpin Harus Berkomitmen pada Rakyat. Ingat, Petani Kita Menderita Terpukul Impor Pangan

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli (RR)  terus bergerak di Bandung, bertemu civil society dan wartawan. RR yang selalu ikhlas,dan eling,  mengingatkan Presiden Jokowi bahwa pemimpin itu harus berkomitmen terhadap kepentingan rakyat.

Rizal Ramli: Konsep Kerja, Kerja ala Jokowi Mirip era Kolonial Belanda !

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli di Bandung mengingatkan Presiden Jokowi bahwa konsep kerjanya mirip era kolonial Belanda.“Jadi.. rakyat kita disuruh kerja..kerja..kerja, tapi gak tau hasil yang didapat rakyat apa. Saya ambil contoh, petani kita disuruh kerja tapi pas panen hasilnya malah jeblok, karena kalah dengan komoditas pangan impor yang sangat besar,” ujar Rizal kepada awak media.

Rizal Ramli dan Buruh Pasuruan Berdiskusi Isu Perubahan dan Kesejahteraan

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) sangat perduli pada kaum buruh dan petani . RR menyapa ratusan buruh di Pasuruan. Mereka berbincang mengenai kesejahteraan petani dan buruh, Jumat (1/2/2019) sore.

Bertempat di Rumah Makan Kebon Pring, Kota Pasuruan, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur ini mengajak para buruh Pasuruan melakukan refleksi kesejahteraan petani dan buruh selama empat tahun terakhir.

Satri Tani Milenial, Program Kementan Gaet Petani Muda

Konfrontasi - Kementerian Pertanian berupaya menarik minat generasi muda untuk meningkatkan produksi pertanian lewat peluncuran program Santri Tani Milenial.
 
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan dialog dengan 15.000 santri dari seluruh Indonesia agar mereka mendapatkan pelatihan agribisnis agar bisa menerapkan praktik usaha modern pertanian dari hulu ke hilir. 
 

Rizal Ramli Sedih dan Prihatin: Jokowi Kerja Untuk Petani Thailand dan Vietnam

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli menyayangkan Indonesia yang jadi raja import dengan nilai fastastis mencapai 23 triliun, “Itu setara dengan 2 kali anggaran milik Departemen Pertanian. pertanyaannya adalah pemerintah itu kerja untuk siapa ? Jelas untuk petani Thailand, petani Vietnam, petani besar garam Australia,” tanya Rizal Ramli dihadapan sejumlah jurnalis di Surabaya, Rabu (16/1/2019). RR mengaku prihatin dan sedih atas langkah pemerintah Jokowi impor pangan.

Tujuh Perusahaan Garam Disidang KPPU, Rizal Ramli: Bayangkan, Betapa Sakitnya Petani!

KONFRONTASI- Seluruh lembaga hukum, ekonomi dan politik seharusnya bersama-sama berantas kartel pangan yang rugikan petani dan gerogoti kedaulatan pangan

Ekonom senior Indonesia, Rizal Ramli mengaku bersyukur, akhirnya masalah impor garam menjadi perhatian banyak pihak. Bahkan diketahui, setidaknya tujuh (7) perusahaan garam yang diduga melakukan kartel disidang oleh Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

Komunitas Petani dan Peternak Desak Jokowi Copot Mentan Amran Sulaiman

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo (Jokowi)  diminta untuk memecat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Hal ini dikarenakan Amran diduga berbohong terkait data pangan khususnya komoditas padi.

Desakan itu disampaikan melalui Petisi Ragunan yang diteken oleh puluhan orang dari kalangan organisasi, komunitas peternak dan petani yang diserahkan oleh Direktur Eksekutif Pataka, Yeka Hendra Fatika kepada Ombudsman RI, Jumat (30/11) kemarin.

Pages