22 August 2019

petahana

Amien Rais: KPU Itu Makhluk Politik Buatan Pemerintah Petahana

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10/2018). ANTARA FOTO/Reno Esnir.

 

Oleh: Andrian Pratama Taher 

 

 

Ketidaksinkronan Survey Keunggulan Petahana dan Kesepian Kampanye Jokowi - Amin

KONFRONTASI -  Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional PrabowoSubianto - Sandiaga Uno, Sugiono, memutar video kampanye akbar calon presiden inkumben Joko Widodo di Lapangan Sriwedari, Solo, Jawa Tengah yang berlangsung kemarin, Selasa, 9 April 2019. Video itu diputarkan saat acara konferensi pers hasil kampanye rapat umum Prabowo-Sandiaga.

Hasil gambar untuk LSI Ungguli Prabowo

Terkait Kesejahteraan, Fahri Hamzah Bilang Petahana Tak Miliki Konsep yang Masif

KONFRONTASI  -       Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai kalau materi-materi kampanye, khususnya soal kesejahteran yang disampaikan petahana selama masa kampanye Pilpres 2019, tidak memiliki konsep membangun kesejahteraan rakyat yang masif. Bahkan oleh petahana, permasalahan kesejahteraan seperti disederhanakan menjadi soal kartu-kartu seperti sebuah permainan domino.

Anton: Petahana Di Pemilu 2019 Ini Sangat Brutal - Diam-diam Kampanye Bebas Bagi Sembako dan Amplop

KONFRONTASI -  Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat Anton Tabah Digdoyo mengatakan, Pemilu 2019 ini paling brutal. Karena saat kampanye petahana bebas tanpa cuti, bebas gunakan fasilitas negara dan keuangan negara. Saat kampanye juga bebas kerahkan semua pejabat. Jokowi juga bebas bagi-bagi uang dan barang pada calon pemilih secara terang-terangan.

"Hoax Propaganda Rusia dan Kualitas Politik Petahana''

Pernyataan Presiden Joko Widodo terkait ada tim sukses yang menggunakan "propaganda Rusia" hanya memiliki dampak elektoral negatif . Dampak lain misalnya hubungan bilateral, sepertinya tidak ada karena Rusia tidak menanggapi serius pernyataan tersebut.

Demikian disampaikan pakar politik internasional Teguh Santosa dalam diskusi publik bertajuk "Hoax Propaganda Rusia: Kualitas Politik Internasional Indonesia Hari Ini di Mata Dunia" di Tebet Barat Dalam IV, Jakarta, Sabtu (9/2).

Habiburokhman: Kubu 02 Tak Khawatir PBB Dukung Petahana

KONFRONTASI -    Juru bicara Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Habiburokhman, menilai dukungan Partai Bulan Bintang (PBB) ke kubu petahana dianggap tak berdampak dari segi elektabilitas. Ia menyebut ada dua alasan terkait hal ini.

Pertama, karena pengumuman itu didahului pembatalan pembebasan napi teroris Abu Bakar Ba’asyir (ABB).
“Dimana sebelumnya sudah diumumkan (pembebasannya) oleh Yusril Ihza Mahendra yang juga Ketua Umum PBB,” kata Habiburokhman di Jakarta, Senin, (28/1).

Mabuk Keajaiban: Di Balik Sulitnya Menasehati Sebagian Pendukung Fanatik Petahana

Oleh:  Aad Satria Permadi

-
Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi saya berinteraksi (sekedar ngobrol dan berdebat) dengan kelompok “pemuja” petahana. Saya beri istilah “pemuja”, karena mereka ini sudah menganggap petahana satu-satunya sosok yang akan menyelamatkan Idnonesia. “Ratu Adil”-lah istilahnya. 

Natalius Pigai: Topik HAM Isu Terberat Petahana

Oleh: Ahmad Z.R.

 

 

Presiden Joko Widodo dinilai sulit meyakinkan keluarga korban, sivil society, kaum intelektual dan rakyat Indonesia karena selama lima tahun belum menunjukkan kemajuan di bidang HAM.

Pudarnya Pesona Petahana (Jokowi)

Oleh: Danke S. Priatna.

Gagasan dari Timses petahana, bahwa debat visi dan misi Pilpres 2019 tidak perlu dilakukan oleh Capres atau Cawapres, cukup oleh TimSes saja, merupakan ungkapan kekalahan awal yang paling dalam. Itu adalah pengakuan yang paling jujur dan ikhlas kalau pasangan Capres dan Cawapres dari petahana memang tidak bisa diandalkan untuk berdebat. Adu gagasan, misi & visi untuk Republik tercinta ini.

KPU dan Bawaslu jadi Timses Petahana (Penguasa)?

Oleh: Muslim Arbi
Mantan aktivis HMI ITB, Koordinator Garpu (Gerakkan Perubahan)

KPU dan Bawslu jangan lah menjadi timses petahan. Mengapa demikian karena publik memandang dan mempersepsi bahwa  dua insitusi negara pengawal dan penegak demokrasi itu menyeret diri nya sebagai timses petahana.

Ada sejumlah indikasi kuat KPU dan Bawaslu terjebak dalam timses petahana.

Pages