22 May 2019

Pertumbuhan Ekonomi

UBS Prediksi Ekonomi Indonesia 2019 Hanya akan Tumbuh 5 Persen

KONFRONTASI- Perekonomian Indonesia diprediksi hanya akan tumbuh 5 persen tahun ini. Country Head UBS Indonesia, Joshua Tanja, di acara Indonesia Coference 2019 di Jakarta, Selasa (5/3/2019) mengatakan, hal-hal yang membuat ekonomi Indonesia tidak bisa tumbuh di atas 5 persen tahun ini adalah kinerja ekspor yang belum bagus, serta imbas kenaikan bunga acuan di tahun lalu oleh Bank Indonesia.

Bank sentral sebelumnya telah mengerek suku bunga acuan sebesar 175 basis poin ke level 6 persen.

Namun Joshua meyakini, arus investasi baru yang akan lebih banyak yang masuk karena ditunjang oleh kondisi ekonomi Indonesia yang stabil. "Indonesia menjadi tujuan investasi utama karena perekonomiannya yang saat ini stabil," kata dia.

"Kami melihat outlook pasar dan fundamental ekonomi Indonesia, Indonesia merupakan tujuan kunci untuk investasi," kata Joshua.

Joshua juga mengingatkan agar pemerintah serius menangani defisit neraca perdagangan karena akan memberi manfaat pada kestabilan kurs rupiah. "Kalau mau stabilkan rupiah, atasi dulu defisit neraca perdagangan,"

Senior ASEAN Economist UBS Investment Bank Edward Theater memperkirakan, defisit neraca berjalan akan mulai bisa diatasi pemerintah dengan tendensi menurun dari posisi 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di tahun 2018 menjadi 2,6 persen dari PDB di tahun 2019 ini.

Karenanya dia menegaskan, Indonesia tidak perlu khawatir atas dampak negatif dari dari tren perang dagang yang berimbas pada perekonomian global saat ini karena perekonomian Indonesia tidak seterbuka seperti perekonomian di negara-negara lain di kawasan ASEAN.

Edmund Koh, President UBS Asia Pacific menilai ASEAN saat ini menjadi pasar yang dinamis. "Pasar di sini memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dan kami melihat potensi besar di perekonomiannya dalam sektor infrastruktur, konsumen dan teknologi di Indonesia – terbentuk transformasi besar yang juga dilihat dunia saat ini," ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya telah merasakan sejarah yang panjang di Indonesia, dan bangga telah menjadi bagian dari upaya meningkatkan Penanaman Modal Asing (PMA) ke Indonesia selama bertahun-tahun.

Realisasi Investasi Mengecewakan, Buat Pertumbuhan Ekonomi Tak Capai Target

KONFRONTASI -   Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) Thomas Lembong menilai, salah satu faktor tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi pada sepanjang tahun 2018 ialah investasi yang melambat pada tahun lalu.

Lembong bahkan menyebutkan, realisasi investasi yang mengecewakan pada tahun lalu buat pertumbuhan ekonomi 2018 hanya bertengger pada angka 5,17 persen.

Benarkah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2018 Sebesar 5,17%?

KONFRONTASI -  

Prof. Dr. Anthony Budiawan
Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS)

Aneh tapi nyata. Begitulah gambaran pertumbuhan ekonomi Indonesia 2018. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan ekonomi kita tahun 2018 tumbuh sebesar 5,17%. Anehnya, konsumsi kita hanya sebesar 4,4%. Lantas sisa produksi sebesar 0,77% lagi disimpan dimana ya?

Pengamat Ekonomi Faisal Basri Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2019 Sulit Capai 5,3 Persen

KONFRONTASI -  Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri memperkirakan pemerintah akan sulit mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen pada 2019.

Pertumbuhan Ekonomi Tak Sesuai Target Atau Lebih Rendah Dari Target

KONFRONTASI -  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksi pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun nanti akan berada dalam rentang 5,14 persen hingga 5,21 persen. 

Proyeksi ini jauh lebih rendah ketimbang proyeksi sebelumnya, yaitu 5,3 persen atau bahkan lebih rendah dibandingkan asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018, yakni 5,4 persen.

BPS: Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Bisa Terjadi Lagi Di Kuartal Keempat

KONFRONTASI -  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal III 2018 sebesar 5,17% secara year on year (yoy). Angka itu lebih tinggi dari kuartal III 2017 yang sebesar 5,06%, meski lebih rendah dari kuartal II 2018 yang sebesar 5,27%.

Jokowi Janjikan Pertumbuhan Ekonomi 7,8 Persen pada 2018

KONFRONTASI -   Pemerintahan Joko Widodo menargetkan ekonomi tumbuh 5,8 persen pada tahun ini dan menjanjikan kenaikan bertahap hingga 7,8 persen pada 2018. Hal itu tertuang dalam Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2015.

Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menaruh harapan besar pada investasi sebagai motor utama penggerakan ekonomi Indonesia tahun ini. Selain itu, konsumsi masyarakat diyakini stabil menjadi penyumbang terbesar produk domestik bruto (PDB).

THR dan gaji ke-13 cair, pertumbuhan ekonomi Q2 diramal hampir sentuh 5,15%

KONFRONTASI -  Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bagi para Pegawai Negeri Sipil, TNI, dan Polri yang akan dicairkan di Juni dan Juli tahun ini menjadi stimulus bagi ekonomi domestik. Bank Indonesia (BI) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini bisa melampaui angka 5,1%.

Darmin Nasution: Pertumbuhan Ekonomi 2019 Ditargetkan 5,4%-5,8%

KONFRONTASI -  Pemerintah yakin tekanan terhadap perekonomian yang terjadi tahun ini akan berakhir pada tahun depan. Dengan perkiraan tersebut, pemerintah berani mematok pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,4%-5,8%. Angka itu lebih tinggi dari target APBN 2018.

Pemerintah Joko Sukses Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Malaysia, Brunei dan Vietnam

Oleh:  Wajan Sudja

Yang paling mahal ternyata bukan Racun berbisa kalajengking namun 5 buah Permen (Peraturan Menteri) KP dan 1 PP yang merugikan negara kehilangan devisa sebesar US$ 10 milyard selama 5 tahun, membangkrutkan ribuan UMKM usaha budidaya ikan kerapu, menyebabkan sekitar 220.000 pembudidaya ikan kehilangan penghasilan, dan membuang-buang waktu jutaan rakyat Indonesia pemilih capres JkW-JK.

Pages