21 February 2019

Pertamina

Ribuan Pekerja Pertamina Kepung Istana Desak Presiden Berlaku Adil Bagi Pertamina

KONFRONTASI -  Sekitar 5000 orang pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Peramna Bersatu (FSPPB) melakukan aksi demo didepan Istana Negara pagi ini, Selasa (19/2/2019). Mereka menolak pernyataan Presiden Joko Widodo terkait harga avtur dan monopoli Pertamina yang disampaikan pada perayaan HUT Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin 11 Februari 2019.

Jelang Pilpres 2019, Potensi kebocoran Pertamina sebesar Rp.3.9 Triliun

KONFRONTASI -  Sebagai BUMN terbesar dengan potensi kekayaan alam yang melimpah, PT. Pertamina yang membawahi Minyak dan Gas Indonesia terus mengalami kerugian. Pada tahun 2018, tercatat Pertamina mengalami defisit migas, dan pada kuartal III 2018, Pertamina hanya mendapatkan laba sebesar Rp. 5 Triliun, jauh dibawah laba pada priode yang sama di tahun 2017 sebesar Rp. 35 Triliun.

Pertamina Beli Minyak ExxonMobil

KONFRONTASI - PT Pertamina (Persero) membeli minyak mentah (crude) dari ExxonMobil Cepu Ltd. Setelah PT Pertamina (Persero) membeli minyak mentah (crude) jatah ekspor dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), kini giliran ExxonMobil Cepu Ltd yang melakukan negosiasi dengan BUMN migas tersebut.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, menuturkan sebanyak 30 ribu barel per hari minyak mentah jatah ekspor milik ExxonMobil tengah dinegosiasikan agar bisa dibeli oleh Pertamina.

INACA Meminta Pertamina Turunkan Harga Avtur

KONFRONTASI -   Banyak anggota masyarakat protes atas naiknya harga tiket pesawat. Bahkan, ada yang kemudian membuat petisi ke Presiden Joko Widodo di situs change.org, yang diinisiasi oleh Iskandar Zulkarnaen.

Menurut Iskandar, harga rata-rata tiket pesawat domestik pada Januari 2019 di atas Rp 1 juta. Padahal, masa padat penumpang karena musim liburan sudah berlalu.

Konsumen BBM Non Subsidi Bisa Gugat Pertamina ke Pengadilan

Oleh: Yusri Usman
Direktur Eksekutif CERI

Terlambatnya PT Pertamina ( Persero ) menurunkan harga jual BBM Non Subsidi akibat Dirutnya Cuti sejak sebelum Natal hingga paska tahun baru dan baru masuk kerja hari jumat 4 Januari 2019 berpotensi tuai masalah, seharusnya paling tidak tanggal 31 Desember 2018 Pertamina sudah merilis harga BBM Non Subsidi dan diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2019, namun faktanya baru dirilis 4 Januari untuk dilaksanakan efektif 5 Januari 2019.

BUMDes & Pertamina Realisasikan 77 Ribu SPBU Mini

KONFRONTASI -  Bekerjasama dengan BUMDes, PT Pertamina (Persero) akan membangun sebanyak 77 ribu SPBU Mini di seluruh pelosok negeri.

"Konsep green energy mulai diterapkan, dengan menggandeng sebaran distribusi ke pelosok desa," kata Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati di Jakarta, Rabu (12/12).

Laba Bersih Rp5 Triliun, Tapi Utang Pertamina Rp522 Triliun ?

KONFRONTASI-Sampai kuartal III tahun ini Pertamina baru mengantongi laba Rp 5 triliun, turun 85,7% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 35 triliun.

Beban yang ditanggung PT Pertamina (Persero) semakin berat. Perusahaan BUMN energi ini memiliki utang sebesar Rp 522 triliun hingga kuartal III-2018. Padahal, di sisi lain, laba bersih Pertamina terus menyusut menjadi Rp 5 triliun.

Ada Minyak Bodong Glencore ke Pertamina: Siapa Tanggung Jawab?

Oleh: Yusri usman

 

 

 

Heboh Minyak Bodong Glencore ke Pertamina : Siapa Tanggung Jawab?

Harga Minyak Dunia Turun, Pertamina Kapan Turunkan Harga BBM?

KONFRONTASI -   Harga minyak mentah dunia turun dalam beberapa waktu terakhir. Minyak mentah saat ini di kisaran US$ 60 per barel dari sebelumnya sempat tinggi hingga US$ 85 per barel.

Mengacu pada kondisi ini, apakah harga BBM non subsidi bakal turun? VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, Pertamina akan evaluasi harga BBM. Dia menuturkan, Pertamina tak akan terburu-buru menyesuaikan harga.

Waduh, Pertamina Rugi Rp 5 T di Awal Tahun Jual Premium dan Solar

KONFRONTASI -  PT Pertamina (Persero) mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 5,5 triliun. Hal tersebut disebabkan oleh penyaluran Solar dan Premium.

Direktur Pemasaran Pertamina Muchamad Iskandar mengatakan kerugian tersebut terjadi pada periode Januari hingga Februari 2018.

"Total loss kita sampai Februari ini total kerugian Solar yang paling gede, di Premium kan sudah mencapai dua bulan nih Januari, Februari Rp 5,5 triliun," katanya di DPR, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

 

Pages