19 July 2019

Pers

Puan Maharani: Keluarga Sering jadi Korban Pemberitaan yang Keliru

KONFRONTASI - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani Kiemas, menerima Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2016  di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis pagi (21/1).

Puan mengatakan kebebasan dan kemerdekaan pers merupakan syarat utama sebuah negara demokratis. Namun demikian, akan berantakan agenda demokrasi dan akan celaka sebuah negara apabila kemerdekaan pers diartikan sebagai kebebasan tanpa batas.

AJI Sesalkan Peringkat Pers Indonesia Merosot

Konfrontasi - Kebebasan pers dan berekspresi di Indonesia mengalami kemunduran dalam 10 tahun terakhir. Berdasarkan data World Press Freedom Index 2015, yang dirilis oleh Reporters Sans Frontiers (Prancis) ini, menyebutkan posisi Indonesia di peringkat 138 dari 180 negara.

"Peringkat tahun sebelumnya Indonesia di posisi ke-132, tahun sekarang berada di 138. Ini lebih buruk dari tahun kemarin," ujar Ketua Umum Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Suwarjono, di Kedai Tjikini, Jakarta, Minggu (20/12/2015).

Aburizal Nilai Novanto Diadili Pers

KONFRONTASI-Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie, menilai Ketua DPR Setya Novanto tengah diadili oleh media massa dan mendesak Partai Golkar tak boleh takut membela Novanto yang sedang dihakimi media.

"Tidak boleh kita takut membela orang yang kena trial by the press. Kalau dia (Novanto) benar harus dibenarkan, kalau salah tidak boleh ya disalahkan," kata Aburizal kepada wartawan di DPP Partai Golkar, Kamis.

Diskusi di Fisip UIN Jakarta: Pers harus Cerdas dan Obyektif dalam mengungkap kasus Setya Novanto dan Freeport

KONFRONTASI: Pers atau media harus cerdas, berani  dan obyektif dalam mengungkap secara  fair dan terang-benderang atas kasus Sudirman Said yang melaporkan pertemuan Ketua DPR Setya Novanto dengan Presiden Direktur Freeport, dimana  terungkap bahwa Novanto dilaporkan meminta saham dalam pertemuan di Jakarta itu.

Demikian pandangan Herdi Sahrasad, dalam diskusi untuk colloqium jurnalistik di Fisip-UIN  Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa Siang (24/11) dengan moderator Gunawan Muhamad, mahasiswa Ilmu politik Fisip UIN Jakarta itu. 

KPU Way Kanan Gelar Sarasehan dengan Insan Pers

KONFRONTASI - Dalam rangka meningkatkan jalinan silaturahmi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Way Kanan menggelar sarasehan dan buka bersama dengan insan pers se Kabupaten Way Kanan, Rabu (8/7).

Ketua KPUD Way Kanan Iskardo P Panggar mengatakan bahwa media selama ini menjadi mitra penting bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Way Kanan. Jalinan komunikasi yang baik dengan para insan pers selalu dijaga dan  ditingkatkan  guna  menyukseskan  program-program  KPU  dalam pemilukada 9 Desember mendatang.

Media dan Pers di Indonesia: Intervensi Modal dan Majikan dalam Regulasi dan Pemberitaannya

KONFRONTASI - Di tengah peradaban yang sudah bertransformasi menjadi The Age of Media Society, tak seorang pun meragukan kedigjayaan media massa. Media massa bukan saja menjadi ikon zaman, tapi juga penanda dari setiap perikehidupan yang berlangsung dalam abad ini. Tak sedetik pun momen terlewatkan dari media massa dan tak secelah pun informasi terabaikan.

Dalam perspektif Marxian, media massa berpotensi menyebarkan ideologi dominan. Ideologi dominan biasanya disebarkan oleh orde yang berkuasa dalam rangka mengekalkan kekuasaannya.

Pers Harus Tetap Kritis Terhadap Kebijakan Pemerintah

KONFRONTASI-Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Djouhari Kansil mengatakan, pers adalah mitra pemerintah namun harus tetap menunjukan sikap kritis sebagai bentuk kontrol terhadap kebijakan yang dilakukan.

"Pemerintah butuh umpan balik atas apa yang sudah dilakukan. Dan itu bisa didapat dari karya jurnalistik yang dibuat pers. Pemerintah bisa tahu apakah program yang sudah dilakukan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat atau tidak," kata Wagub saat mengukuhkan Jurnalis Independen Pemprov Sulut, Jumat.

"Jangan Sampai Presiden Sekarang Melepas Papua"

KONFRONTASI-Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencabut syarat ketat pers asing melakukan kegiatan jurnalistik di Papua dinilai sebagai sikap reaktif. Pasalnya, tindakan tersebut hanya merespons desakan dunia internasional atas ditangkapnya dua jurnalis Prancis, Thomas Dandois dan Valentine Bourrat, di Wamena, Papua, karena menyalahi izin tinggal. Demikian penilaian anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS, Sukamta.

Kabiro Pers Istana Intimidasi Wartawan?

KONFRONTASI-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta mengecam keras tindakan intimidasi yang diduga dilakukan Kepala Biro Pers Istana Albiner Sitompul kepada jurnalis perempuan Wita Ayodya Putri saat meliput Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai Kepala Biro Pers Istana, Albiner seharusnya mengayomi wartawan, bukan melakukan perbuatan yang melecehkan kebebasan pers.

“Oleh karena itu AJI Yogyakarta meminta Kepala Biro Pers Istana Albiner Sitompul untuk meminta maaf secara tertulis kepada korban dan media tempatnya bekerja,” kata Ketua Aji Yogyakarta, Hendrawan Setiawan.

Dua Musuh Pers Menurut AJI : Polisi dan Pemilik Modal

KONFRONTASI-Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Gorontalo Syamsul Huda Suhari menyatakan bahwa sampai saat ini kebebasan pers masih terkungkung oleh 2P, yakni Polisi dan Pemilik modal. Untuk tahun 2015 ini, seluruh AJI di Indonesia menetapkan Kepolisian sebagai Musuh Kebebasan Pers 2015.

Pages