19 May 2019

Pers

PPP Soroti Kesejahteraan Jurnalis

KONFRONTASI- Fraksi PPP menyampaikan selamat atas hari pers nasional tahun 2018, semoga pers makin mengukuhkan sebagai pilar keempat demokrasi. Momentum memasuki tahun politik 2018 dan 2019 ini, diharapkan pers menjadi pilar keempat demokrasi. Kukuh dalam mengawal demokrasi dan NKRI.

Pers Jangan Kembali ke Abad Pertengahan

Oleh: Ilham Bintang

Pers seperti kembali ke “abad pertengahan” ketika memberitakan serangan La Nyalla kepada Prabowo Subianto atau Partai Gerindra. Asal cuap.  Yang penting ada tokoh yang omong atau layak dikutip, dan urusan meneliti kebenaran statement diabaikan begitu saja. Padahal, prosedur meneliti kebenaran informasi sebelum disiarkan adalah menjadi kewajiban yang mutlak ditaati  sesuai amanah kode etik jurnalistik.

Jenderal Gatot Nurmantyo: Tugas Sehari-Hari TNI Tidak Lepas dengan Pers

KONFRONTASI - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyadari betapa pentingnya peranan pers dalam pelaksanaan tugas sehari-hari TNI pada kondisi kekinian, namun saat ini sulit membedakan antara produk jurnalistik yang diverifikasi dengan opini.

Kembalikan Pers sebagai Pilar Demokrasi

Oleh: Ferdinand Hutahaean

Hancurnya Kebebasan Berekspresi: ada apa dengan ILC dan TV ONE?

Oleh : Pradipa Yudhanegara

Beberapa Waktu yang lalu saya mendengar adanya Rumor Intervensi Oleh Rezim Pemerintah yang saat ini sedang berkuasa terhadap salah satu pengusaha pemilik salah satu stasiun TV BERITA yaitu TV.ONE untuk mengubah nama dan Format Acaranya Menjadi Stasiun Televisi INFOTAIMENT bukan lagi menjadi TV BERITA yang akan launcing di tanggal 15 April 2017 Mendatang serta mengganti CEO Stasiun Televisi tersebut dari ARDIANSYAH BAKRIE kepada orang yang di tunjuk oleh rezim saat ini.

Dahlan Iskan Klaim Tak Pernah Cemarkan Pers

KONFRONTASI - Mantan Menteri BUMN yang juga tokoh pers nasional Dahlan Iskan menegaskan bahwa dia tidak pernah mencemarkan nama baik pers, meski berulang kali menyandang predikat tersangka yang ditetapkan oleh Kejaksaan untuk berbagai masalah hukum.

Presiden Jokowi: Pers Bagian Penting dalam Pembangunan Negara

KONFRONTASI - Pers merupakan bagian penting dalam pembangunan Negara, namun media kini dihadapkan dengan sebuah tantangan besar, hadirnya Media Sosial (Medsos). Demikian dikatakan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2017 yang juga dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di lapangan Tantui, Kota Ambon, Maluku, Kamis (9/2/2017). 

Gatot Nurmantyo: Media Sumber Informasi dan Pendidikan Strategis

KONFRONTASI -  Insan Pers atau Media merupakan sumber informasi dan pendidikan yang memiliki peran penting dan strategis dalam rangka mewujudkan pembangunan nasional.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara Gala Dinner Hari Pers Nasional 2017 dengan tema “Pers dan Rakyat Maluku Bangkit dari Laut”, bertempat di Islamic Centre, Kota Ambon, Rabu malam (8/2/2017).
 

Anang Hermansyah: Pers Jadi Penerang di Tengah Surplus Info Hoax

KONFRONTASI - Peringatan hari pers nasional yang jatuh pada 9 Februari 2017 ini memiliki makna penting di tengah maraknya informasi hoax (palsu) yang beredar masyarakat. Pers ibarat lampu penerang di tengah berlimpahnya informasi palsu.

Ketua AJI: Permintaan Presiden Jangan Sampai Jadi Alat Aparat untuk Bredel Pers

KONFRONTASI- Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Suwardjono mengatakan, aparat harus mampu menerjemahkan dengan baik instruksi Presiden Joko Widodo soal evaluasi media online yang memuat konten kebohongan.   

Jangan sampai, permintaan Presiden itu justru menjadi alat untuk membungkam produk jurnalistik.

“Jangan sampai permintaan Presiden Jokowi dijadikan alat oleh aparat negara untuk membredel produk pers, membungkam kebebasan berekspresi dan berpendapat,” kata Suwardjono kepada Kompas.com, Jumat (30/12/2016).

Pages