8 December 2019

Penistaan Agama

Kasus Ahok: Parmusi Serukan Jihad Konstitusional Jika Keadilan Tak Ditegakkan

KONFRONTASI-Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi) ikut menggelar aksi menuntut keadilan atas kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahja Purnama Alias Ahok, Selasa (24/1/2017) kemarin. Dihadapan ratusan peserta aksi, Ketua Umum PP Parmusi, Usamah Hisyam, menyerukan agar umat Islam tidak gentar membela keadilan .

Pada kesempatan itu Usamah menyatakan bahwa Pancasila sudah sangat sesuai dengan tuntunan agama karena menyebutkan Ketuhanan Yang Maha Esa di sila pertama.

Kasus Ahok: Kesaksian Pegawai Diskominfo DKI Bikin Hakim Kesal

KONFRONTASI-Salah satu hakim anggota menegur Nurholis Majid, saksi persidangan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok lantaran terlalu bertele-tele dalam memberikan keterangan.

Awalnya, pegawai tidak tetap pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan DKI Jakarta ini dicecar hakim tentang alasan pemeriksaannya dalam sidang kasus Ahok, yang kemudian ia jawab dengan kata-kata ‘kurang tahu’.

Jawaban ini nampaknya membuat hakim yang sedang bertanya kesal. Nurholis pun tak bisa mengelak dari teguran.

Lawan Lupa Kasus Ahok, Parmusi Gelar Aksi Seni

KONFRONTASI-3 bidang seni, yakni lukisan, musik dan seni tari digelar Departemen Seni dan Budaya Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) depan Gedung Kementerian Pertanian, Jl. RM Harsono, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta, Selatan, Selasa (24/1/2016).

Ketua Departemen Seni dan Budaya Parmusi, Chavchay Syaifullah mengatakan acara kesenian tersebut sebagai upaya untuk menstimulan masyarakat agar kembali merefleksikan kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Taufik Ismail: Wahai Pemegang Kekuasaan, Kenapa Penista Alquran Tak Ditahan?

KONFRONTASI-Sastrawan Indonesia, Taufik Ismail, tiba-tiba muncul di tengah kerumunan massa umat Islam ketika sidang Ahok tengah berjalan.

Ia berharap agar ‎Ahok dapat ditahan dan bisa diadili sesuai dengan perbuatannya yang telah ia lakukan di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

"Kami berharap, supaya meja hijau menjatuhkan hukuman yang sepadan dengan ‎penista agama ini, memenjarakan Ahok penista Alquran," katanya di Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).

Ahok Diyakini Bakal Divonis Bersalah

KONFRONTASI-Persidangan atas dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat ini memasuki agenda pembuktian (Pemeriksaan Saksi). Sidang sudah digelar keenam kalinya pada Selasa kemarin (17/1/2017). Berbagai analisis serta diskusi terkait dengan posisi kasus banyak berkembang di masyarakat, baik kalangan aktifis maupun akademisi yang menilai bahwa Ahok akan diputus dan ditetapkan bersalah.

Heran, Kasus Penistaan Agama Tidak Dianggap Sebagai Bentuk Intoleransi

KONFRONTASI-Sebagian masyarakat banyak yang melihat kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama bukan sebagai bentuk intoleransi, tapi malah menuduh sebaliknya. Hal ini membuat Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin merasa heran.

"Kita sering tidak memandang kasus di Pulau Seribu itu sebagai bentuk intoleransi," kata Din usai rapat pleno Wantim MUI, Rabu (18/1).

Parmusi Gelar Aksi Melukis Negeri Tanpa Penistaan Agama

KONFRONTASI-Ormas Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) kembali hadir di sekitar Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, untuk mengawal persidangan keenam terdakwa Basuki Cahya Purnama alias Ahok dalam kasus penistaan agama.

Irena: Bantahan Kubu Ahok Tak Ada Sangkut Pautnya dengan Perkara

KONFRONTASI-Irena Handono menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Usai memberikan kesaksian di sidang, Irena menegaskan bahwa Ahok menistakan agama sesuai dengan dakwaan jaksa.

"Apa yang saya ungkap menohok, demikian gamblang saya buktikan kalau Al Maidah ayat 51 itu memang dinodai. Penodaan agama dan dilakukan secara berulang," tegas Irene, Selasa (10/1/2017).

Alasan pengacara Ahok yang berputar-putar membantah tuduhan, tidak dapat diterima lantaran tidak menyangkut perkara.

Bersaksi di Sidang Ahok, Irena Handono Bawa 1.500 Fotocopy KTP

KONFRONTASI-Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Irena Handono sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Irena hadir dengan membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga dari berbagai daerah di Indonesia. KTP yang berjumlah 1.500 itu dijilid menjadi satu sebagai bukti sikap terhadap dugaan penistaan agama.

Namun Sirra Prayuna, tim kuasa hukum terdakwa mempertanyakan KTP tersebut. Alasannya, tidak ada pernyataan dari orang yang melampirkan KTP.

Kawal Sidang Ahok, Parmusi Gelar Aksi Teatrikal

KONFRONTASI-Persidangan kasus dugaan penistaan dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yabg digelar hari ini dipenuhi massa pengunjuk rasa yang memenuhi ruas jalan RM Harsono depan gedung Kementan, Jakarta Selatan. Salah satu massa pengunjuk rasa tersebut dari Persatuan Muslimin Indonesia (Parmusi) yang menggelar aksi teatrikal bertema ‘Sekuntum Penjara untuk Ahok’.

Pages