24 February 2020

pengemis

Seorang Ulama Andalusia (Spanyol): Ini Kisahnya Berpura-pura Jadi Pengemis

KONFRONTASI -   Pakaiannya compang-camping, lusuh, kusam. Ia berjalan dengan bantuan tongkat dan berpura-pura pincang. Rambut dan jenggotnya dibuat semrawut. Dengan tampang meyakinkan, tak akan ada seorang pun yang tahu bahwa ia adalah pengemis palsu. Benar, tak ada satu pun warga yang menguak identitas aslinya. Ia merupakan seorang ulama dari Andalusia (saat ini Spanyol dan negara sekitar), Imam Baqi bin Mikhlad.

Waduh, Pemeran Harry Potter Pernah Dikira Pengemis di New York

Konfrontasi - Pemeran Harry Potter, Daniel Radcliff, mengungkap kalau dirinya pernah dikira geladangan saat berada di New York, Amerika Serikat. Ketika itu, ia tengah duduk di bawah di luar sebuah toko dengan anjingnya.

Dilansir laman Mirror, Daniel saat itu sedang menunggu pacarnya yang berbelanja. Dia lalu duduk di lantai bersama anjing milik pacarnya, mencoba untuk membuatnya tetap hangat.

HM alias Nur (80), Pengemis Bermobil dan Beristri 3 Diamankan Satpol PP Bogor

KONFRONTASI -  HM alias Nur (80), pengemis tanpa hidung yang sempat viral di grup WhatsApp dan media sosial asal Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diamankan petugas gabungan Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, Rabu (20/3/2019).

Viral, Foto Pengemis di Bogor Punya Mobil Pribadi

Pengemis Bogor hendak naik ke mobilnya.

KONFRONTASI-Foto pengemis Bogor naik mobil pribadi viral di media sosial. Pengemis yang kerap mangkal di lampu merah Yasmin depan Lotte Mart itu ternyata orang kaya.

Bagi pengendara yang sering melewati lampu merah Yasmin, pasti tidak akan asing dengan wajah pria tersebut.

Ia kerap memakai kopiah saat mengemis. Wajahnya sangat mudah dikenali. Hidungnya (maaf) bolong.

Kabarnya, pengemis lansia ini sempat terciduk saat mengamen di lampu merah Yasmin.

Busyet, Pengemis Online Ini Raup Penghasilan Rp55 Juta Per Bulan

KONFRONTASI-Pria bernama Jovan Hill ini mungkin bisa dibilang agak unik, dia bangga menjadi pengangguran dengan kemiskinannya dan memanfaatkan situasi itu untuk jadi pengemis secara online di berbagai media sosial.

Seperti yang dilansir dari DailyMirror, Minggu (16/12/2018), dengan cara nyeleneh dia bisa meraup duit hingga Rp 55 juta per bulan dan bisa hidup dengan mewah.

Menurut keterangan Jovan, ia mendapatkan uangnya dengan cara menjadi pengemis secara online.

Inspiratif: Mental Miskin Berjiwa Pengemis

Seorang sahabat yang tinggal di Australia bercerita tentang pengalamannya,
"Suatu sore, sesudah menikmati secangkir capucino di Gloria Jeans Café yang capucino-nya paling enak (menurut saya), kami mampir ke toko roti. Membeli sebatang roti kismis dan minta kepada si mbak penjaga toko roti, untuk dipotongkan, sehingga nanti di rumah gampang, tinggal comot dan makan.

Selesai dipotong dan dibungkus rapi, lalu diserahkan kepada saya. Langsung saya berikan uang lembaran 10 dollar.

Seorang Ulama Berpura-pura Jadi Pengemis, Apa Maksudnya?

KONFRONTASI - Pakaiannya compang-camping, lusuh, kusam. Ia berjalan dengan bantuan tongkat dan berpura-pura pincang. Rambut dan jenggotnya dibuat semrawut. Dengan tampang meyakinkan, tak akan ada seorang pun yang tahu bahwa ia adalah pengemis palsu. Benar, tak ada satu pun warga yang menguak identitas aslinya. Ia merupakan seorang ulama dari Andalusia (saat ini Spanyol dan negara sekitar), Imam Baqi bin Mikhlad.

 

Edan, Pengemis di China Kini Terima Sedekah via Mobile Payment

Konfrontasi - ‘Bersedekah bisa dengan apa saja’ merupakan ungkapan yang ternyata benar adanya. Di zaman teknologi yang sagat canggih ini, kini bersedekah pun tak perlu menggunakan uang konvensional. Karena “pengemis zaman sekarang” memiliki teknologi canggih, jadi tak ada alasan untuk berkata “Maaf, tak ada uang kecil.”

Pengemis Mulai Sasar Mall Jelang Bulan Ramadhan

Konfrontasi - Bulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Namun ibukota, termasuk Jakarta Selatan, semakin dikepung gelandangan, pengemis dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Kepala Suku Dinas Sosial Jaksel, Mursidin Nasir mengakui pihaknya melalui 100 petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) harus kerja eksta dalam menghalau serbuan PMKS di 10 kecamatan.

Sudah Diberi Rp1 Juta, Penyandang Disabilitas Ini Masih Tetap Mengemis

KONFRONTASI-Seorang pengemis disabilitas diamankan petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur. Pengemis itu kedapatan meminta belas kasih warga di kawasan Jalan Pramuka, Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Benny Martha mengatakan, petugas mendapat laporan dari warga bahwa ada seorang pengemis disabilitas yang didrop di kawasan tersebut. "Sayangnya orang yang mendrop pengemis itu sudah pergi. Kami hanya sempat mengamankan pengemisnya," kata Benny kepada wartawan, Minggu (30/4/2017).

Pages