23 February 2018

penganiayaan

Kok Tega-teganya Ibu Setrika Anak Kandung Sendiri

KONFRONTASI-Kepolisian Resor Garut mengamankan seorang ibu yang dilaporkan telah menganiaya anak kandungnya hingga harus mendapatkan penanganan medis akibat luka bakar di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Polisi Malaysia Tangkap Ibu Majikan dan Penganiaya TKI Adelina

KONFRONTASI-Fakta kematian Adelina, pembantu rumah tangga asal Indonesia yang meninggal akibat disiksa majikannya di Malaysia, terus terungkap. Adelina yang setiap malamnya tidur di teras rumah bersama anjing milik majikannya, disaksikan oleh para tetangga.

Menurut tetangga, Adelina setiap malam menutupi tubuhnya dengan selembar selimut agar tak digigiti nyamuk. Sementara anjing Rottweiler hitam milik majikan tidur di teras yang sama dengan Adelina. 

Mahfud MD Sambangi Kelurga Guru yang Tewas Dianiaya Muridnya

Konfrontasi - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memberi perhatian atas kasus tewasnya Ahmad Budi Cahyono, guru kesenian SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, usai dianiaya muridnya pada Kamis (1/2/2018).

Mahfud bersama rombongan Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menyambangi rumah almarhum Budi di Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Minggu (4/2/2018).

Siswa Pemukul Guru di Sampang Terancam tak Lulus Sekolah

Konfrontasi - HI, siswa pelaku penganiayaan berujung maut terhadap gurunya di Sampang, Madura, terancam tidak lulus sekolah. Sebab tindakan itu menggambarkan perilaku buruk di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur, Saiful Rachman, mengatakan HI bisa mengikuti Ujian Nasional. Tapi, ia belum tentu lulus sekolah.

"Karena penilaian paling penting adalah perilaku siswa. Bila anaknya pintar, tapi perilakunya buruk, otomatis ia tak akan lulus sekolah," kata Saiful di Surabaya, Sabtu 3 Februari 2018.

Siswa Penganiaya Guru Hingga Tewas Jadi Tersangka

Konfrontasi - MH, siswa Kelas XI SMA Negeri Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian setempat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya Achmad Budi Cahyanto, guru kesenian sekolah tersebut.

"Siswa yang diduga menganiaya korban sudah ditahan dan tersangka," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, dilansir VIVA pada Sabtu, 3 Februari 2018.

Penganiayaan Murid ke Guru di Sampang Akibat Salah Pola Asuh yang Dilakukan Orangtua

Konfrontasi - Kasus penganiayaan yang dilakukan siswa pada gurunya hingga meninggal dunia dipandang psikolog anak sebagai bentuk akar budaya kekerasan.

Psikolog anak Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Soffie Balgies MPsi berpendapat tindakan tersebut merupakan wujud budaya kekerasan yang mengakar pada budaya tertentu yang telah menjadi nilai, prinsip hidup dan kebiasaan sehari-hari.

"Hal ini akan nampak pada tindakan, cara berpikir, berelasi dan mengambil keputusan. Misalkan ada nilai yang menekankan lebih baik putih gading daripada merah mata. Maka si penganut prinsip nilai ini akan mengorientasi tindakannya pada perlawanan bukan mengalah atau terkalahkan,"urainya.

Dalam berelasi juga demikian, akan menekankan keunggulan harga diri dibandingkan toleransi pengertian dan memaafkan.

Ketiga nilai ini mendasari interaksi dengan sesama manusia.

"Dalam kasus murid yang di Sampang. Nampaknya dia tersinggung berat karena perlakuan guru yang mencoret cat di mukanya. Rasa kesal dan marah yang menyertai ketersinggungan merupakan manifestasi harga dirinya yang jatuh atau terendahkan,"lanjutnya.

Selain itu, pola asuh dan tingkah laku orangtua juga mendasari prinsip nilai dan tingkah laku anak. Dalam hal ini orangtua sebagai role model atau teladan bagi anak.

Penganiayaan Guru, Khofifah: Catatan Kelabu Wajah Pendidikan

Konfrontasi - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyesalkan meninggalnya seorang guru SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Madura, Jawa Timur, yang diduga karena dianiaya oleh siswanya sendiri. Khofifah pun mengingatkan pentingnya pendidikan karakter.

"Ini jadi catatan kelabu wajah pendidikan di Indonesia. Seharusnya hal seperti ini tidak perlu terjadi jika antara guru dan murid paham tatakrama yang harus dijaga," kata Khofifah di Jakarta, Sabtu (3/2/2018).

Viral, Video Ibu Kandung Siksa Anaknya Sendiri Berasal dari Kuningan Jawa Barat

Konfrontasi - Seorang bocah Sekolah Dasar (SD) bernama Bagas diduga disiksa oleh ibu kandungnya sendiri. Peristiwa ini menjadi viral usai diunggah oleh akun facebook Eris Riswandi. Dalam video itu, bocah malang itu mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

Dia juga diduga disiram dengan air panas hingga kulitnya melepuh. Peristiwa ini diusut oleh Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya. Usai penyelidikan, diketahui Bagas tinggal di Kuningan, Jawa Barat.

Uut Permatasari: Siswa Tugasnya Belajar Bukan Aniaya Guru!

Konfrontasi - Pedangdut Uut Permatasari ikut mengomentari kasus penganiayaan hingga menewaskan seorang guru honorer di Sampang, Madura.

Istri salah satu perwira di Mabes Polri ini mengaku syok dengan aksi brutal yang dilakukan siswa terhadap gurunya.

"Ini sangat disayangkan. Siswa itu tugasnya belajar dan dididik, bukan malah menganiaya guru," ujarnya dengan nada prihatin.

Yang membuat Uut tambah miris, sang guru tidak melakukan perlawanan saat muridnya melakukan penganiayaan.

Astaga, Petugas Pemutakhiran Data KPUD Tangerang Dianiaya Calon Pemilih

Konfrontasi - Eko M Sianipar (48) dibawa ke Mapolres Tangerang Selatan karena melakukan penganiayaan terhadap petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang juga tetangganya. Korban kini dirawat di rumah sakit.

Kapolsek Curug, Kompol Effi M. Zulkifli menerangkan, Eko diamankan pihaknya setelah menerima laporan dari korban, Teguh (60). Dia mengalami luka akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku.

"Saat ini terduga pelaku di bawa ke Polres Tangsel, guna menghindari balasan dari rekan-rekan korban," ujar Effi, Sabtu (3/2/2018).

Pages