25 February 2018

pengamat

Bambang Widodo Umar: Kepolisian adalah Penegak Hukum Bukan Alat Politik

KONFRONTASI - Pengamat Kepolisian Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar menilai penunjukkan polisi sebagai penjabat gubernur adalah sebuah pelanggaran hukum. Menurutnya, hal tersebut bertentangan dengan UU Kepolisian.

“Fungsi kepolisian itu adalah alat negara penegak hukum bukan alat politik. Penunjukkan tersebut bisa menyeret pejabat polisi ke ranah politik praktis,” kata Bambang pada Republika.co.id, Senin (29/1).

Pengamat: Reshuffle Kabinet III Diprediksi Tidak Pengaruhi Pasar

KONFRONTASI -  Keputusan Presiden Joko Widodo untuk melakukan reshuffle diprediksi tidak akan mempengaruhi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) sepanjang hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG hari ini dibuka menguat pada level 6.429,77 namun melemah 0,07% ke level 6.423,18 sesaat setelah upacara pelantikan beberapa pejabat negara selesai.

Pengamat: LGBT Gerakan Intelijen Asing

KONFRONTASI - Pengamat intelijen dan terorisme Al Chaidar dengan tegas menyatakan bahwa fenomena lesbi, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Indonesia, adalah gerakan intelijen asing. Targetnya, tak lain adalah menghancurkan Indonesia.

Diakuinya, penyebaran prilaku LGBT ini sebagian memang dilakukan oleh para penganut LGBT. Ini kemudian dimanfaatkan oleh bangsa penjajah yang  ingin menguasai Indonesia secara utuh, yakni merusak para generasi mudanya.

Kata Pengamat, Kandidat Pilkada DKI kompetitif jelang pencoblosan

KONFRONTASI-Pengamat politik dari lembaga Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menilai persaingan seluruh kandidat Pilkada DKI Jakarta 2017 sangat kompetitif menjelang hari pencoblosan 15 Februari 2017.

"Setelah debat ketiga Jumat 10 Februari 2017, pertarungan ketiga pasangan calon sangat kompetitif dan belum dapat dipastikan siapa yang paling berpeluang menang," ujar Pangi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu malam.

Pengamat Sebut Pertemuan SBY dengan Wiranto sebagai Reuni Dua Jenderal

KONFRONTASI-Mantan Presiden Ke-VI RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendatangi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiran‎to. Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun menilai pertemuan itu sebagai ajang bertemunya dua jenderal untuk membahas persoalan politik saat ini.

"Pertemuan SBY dengan Wiranto saya membacanya sebagai pertemuan antara jenderal yang mengkhawatirkan situasi sosial dan politik saat ini," ujar Badrun seperti dilansir Okezone,  Rabu (2/11/2016).

Pengamat : Hati-hati, tidak tertutup kemungkinan pasangan calon ’membeli’ lembaga survei

KONFRONTASI-Publikasi hasil survei selalu marak memarwani panggung politik jelang pilkada. 

Pengamat politik dari Universitas Brawijaya Faza Dhora Nailufar mengingatkan publik agar tidak gampang percaya dengan hasil survei.

Dia mengatakan, tidak tertutup kemungkinan pasangan calon ’membeli’ lembaga survei.

”Penting bagi KPU dan pemilih mengetahui tujuan survei. Ini karena setiap lembaga survei berpotensi menggiring pemilih,” ujar Faza Dhora Nailufar seperti diberitakan Radar Malang (Jawa Pos Group).

Enny Sri Hartati: Dunia Bisnis Perlu Regulasi Berkekuatan Hukum Tetap.

KONFRONTASI - Pengamat dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai, dunia usaha dan iklim investasi membutuhkan kepastian hukum berupa regulasi yang berkekuatan hukum tetap.

“Ekonomi dan bisnis itu butuh kepastian, jangan sampai berubah-ubah. Kalau tidak ada kepastian bagaimana bisa sustainable,” kata Enny saat dihubungi di Jakarta, Minggu (29/5).

Pengamat Sebut Kelalaian Lion Air Sudah Bahayakan Negara

Konfrontasi - Maskapai Lion Air kerap meresahkan masyarakat dengan delay atau keterlambatan dan keamanan bagasi para penumpangnya. Kini Lion Air juga hampir meresahkan negara dengan kecerobohan mengantarkan penumpang luar negeri melalui pintu domestik.

Pengamat Penerbangan, Alvin Lie menuturkan masalah yang pernah ditimbulkan oleh perusahaan Lion Air tidak hanya sekali. Mulai dari keseringan keterlambatan penerbangan, penumpukan pesawat, kasus narkoba, sampai bagasi penumpang yang dibobol.

UU Transportasi Harus Diubah Demi Layanan Online

Konfrontasi - Pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI) Rizal E. Halim menilai solusi yang terbaik atas polemik taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi adalah penataan kembali sistem dan regulasi transportasi secara keseluruhan.

"Jika perlu ke seluruh sektor sekaligus mempersiapkan arsitektur kebijakan yang tepat di tengah arus perubahan," katanya di Depok, Jumat (25/3/2016).

Pengamat: Reshuffle Kabinet Jokowi Akan Pakai Jurus 'Mabok'

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo diyakini akan kembali melakukan perombakan kabinet. Pasalnya kabinet kerja yang saat ini terbentuk bukan seperti yang Jokowi harapkan.

“Kabinet yang terbentuk bukan kabinet yang diharapkan. Tapi pelan-pelan dia bisa masukkan orang yang diharapkan, misal Luhut Panjaitan (Menko Polhukam),” ujar Direktur IndoBarometer, Mohammad Qodari, dalam diskusi bertema “Reshuffle (Jadi) Lagi?” di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/3/2016).

Pages