21 September 2019

pengamat

Pengamat Harap GBHN Jadi Pandu Pembangunan ke Depan

KONFRONTASI -  Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan setuju dengan wacana Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) dihidupkan kembali karena akan memandu pembangunan ke depan.

"GBHN akan memandu bagaimana pembangunan ke depannya. Tidak sepotong-sepotong tapi terintegrasi," ujar Pangi dalam siaran pers di Jakarta, Senin (19/8).

Meski demikian, harus ada kajian mendalam agar sesuai dengan konteks sekarang. Tidak bisa konteks lama diterapkan karena tidak sesuai dengan kondisi saat ini.

Hindari Chaos, Pengamat Imbau Kedua Capres Jujur Akui Kecurangan

KONFRONTASI -   Pengamat Terorisme, Al Chaidar menyarankan, kepada kedua paslon Capres pada 

Pengamat Independen Asing

Oleh : Gregorius Natal Soedibjo

 

Pemilihan Umum Presiden Indonesia sudah terlaksana dengan baik pada 17 April 2019, meskipun ada yang tidak puas atau berpendapat pemilu penuh kecurangan, boleh saja dan kita serahkan kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Bawaslu. Tetapi saya menyanjung tinggi kepada aparat keamanan dari TNI serta Polri yang membuat Pemilu kemarin berjalan lancar.

Aulia Y Guzasiah: Nilai Kasus Ketum PPP Tunjukkan Korupsi Politik Tidak Selesai

KONFRONTASI -  Pengamat hukum The Indonesia Institute Aulia Y Guzasiah menilai kasus yang menimpa Ketua Umum DPP PPP M. Rommahurmuziy menunjukkan bahwa korupsi politik masih terus terjadi dan tidak pernah selesai di Indonesia.

“Seakan para politisi bangsa ini tidak pernah belajar dari peristiwa dan sejarah yang telah lalu,” kata Aulia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (16/3).

Dia menilai peristiwa tersebut sebagai tamparan sekaligus menyibak kembali wajah kelam perpolitikan Indonesia yang masih diwarnai korupsi politik di dalamnya.

Pengamat Nilai Debat Pertama Capres-Cawapres Membosankan

KONFRONTASI  -  Pengamat politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno menilai secara umum debat pertama capres-cawapres membosankan karena kedua pasangan calon, baik Joko Widodo-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak bisa mengelaborasi proposal kebijakan yang akan mereka lakukan lima tahun ke depan jika mereka terpilih.

“Kedua Paslon di babak awal terlihat kaku dan ‘jaim’. Ini sangat terkait peraturan KPU yang rigit hingga mempersempit ruang manuver paslon,” kata Adi menanggapi debat capres, di Jakarta, ditulis Jumat (18/1).

Pengamat Pertanyakan Langkah KPK Usut Proyek Meikarta, Kereta Api Cepat, dan Reklamasi

Oleh:  Muchtar Effendi Harahap*

 

 

Kegiatan seminar berthema  'Menuntut Penegakan Hukum atas Dugaan Korupsi Pejabat-pejabat Tinggi Negara',  rencananya akan  diselenggarakan di Ruang Rapat  GBHN Nusantara V DPR RI. Tetapi, tidak mendapatkan izin dari Sekretariat Jenderal DPR RI. Akibatnya, peserta aksi seminar mengelar diskusi di depan ruang GBHN.

Prediksi Pengamat Sebut Pilpres 2019 Akan Diikuti Tiga Paslon

KONFRONTASI   -    Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago, memprediksi Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 akan diikuti oleh tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, ditandai dengan terbentuknya poros ketiga.

“Karena itu terbuka peluang Pilpres 2019 diikuti tiga pasangan calon, karena partai-partai yang tidak puas dengan sikap koalisi pendukung Jokowi maupun Prabowo, kemungkinan membentuk poros ketiga,” kata Pangi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (7/5).

Pengamat Sentil Amies Rais: Sejak Kapan Allah dan Setan Berpartai?

KONFRONTASI - Pengamat politik, hukum dan keamanan,  Dewinta Pringgodani menilai pernyataan politisi senior PAN, Amien Rais yang mengelompokkan dua partai politik di Indonesia, yakni Partai Setan dan Partai Allah bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Omongan Pak Amien tentang Partai Setan dan Partai Allah membuat bangsa ini tidak sehat dan hanya menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Sejak kapan Allah dan Setan berpartai?” kata dia melalui pesan elektroniknya, Sabtu (14/4).

Pengamat IPI Dr Jerry Massie Sebut Jokowi-Rizal Ramli 60 Persen Lebih

KONFRONTASI -  Pengamat Indonesian Public Institute (IPI) Dr Jerry Massie mengatakan, nama Begawan Ekonomi Rizal Ramli semakin ramai dibicarakan sebagai pendamping Joko Widodo di pilpres 2019 mendatang.

 

Menurut Jerry, dari beberapa kriteria yang dilontarkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) selaku pengusung Jokowi, sosok Rizal Ramli dinilai sangat mumpuni untuk membantu Jokowi mewujudkan Nawacita dan Trisakti Bung Karno.

Pengamat: Sangat Riskan Bagi Ahok Terjun Langsung ke Politik

KONFRONTASI - "Sangat riskan bagi Basuki Tjahaja Purnama buru-buru terjun kembali ke panggung politik usai menjalani masa tahanan nantinya" kata Pengamat komunikasi politik Ari Junaedi Selasa (13/3).

Mantan Gubernur DKI Jakarta yang akrab disapa Ahok tersebut disarankan puasa terlebih dahulu, sambil menunggu momentum yang tepat.

"Saya kira sangat riskan Ahok langsung kembali terjun ke panggung politik jika melihat atmosfir politik Indonesia yang masih belum matang," ujar Ari

Pages