23 January 2018

pencurian

Kualat, Pelaku Langsung Tewas Usai Curi Kotak Amal Masjid

Konfrontasi - Seorang pria berinisial RA diketahui tewas usai mencuri kotak amal di Masjid Amalu Solihin yang terletak di Dusun Wonosari, Desa Sukamulya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis (18/1/2018) malam.

Kepala Polsek Parindu, Iptu Haryanto menjelaskan, dalam menjalankan aksinya, RA bersama seorang rekannya berinisial PA diketahui mencuri kotak amal masjid pada Kamis malam.

Hal tersebut berdasarkan pengakuan penjaga masjid yang juga saksi mata yang mendengar ada suara mencurigakan di samping masjid sekitar pukul 23.00 WIB.

Penjaga masjid itu kemudian keluar dan melihat tersangka PA keluar dari luar toilet dan berlari meninggalkan tempat tersebut.

"Kamis malam usai kejadian, petugas piket penjagaan Polsek Parindu mendapatkan informasi melalui telepon bahwa di Masjid Amalu Solihin telah terjadi pencuian. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota piket yang jaga langsung mendatangi TKP," ujar Haryanto, Jumat (19/1/2018) sore.

Saat tiba di TKP, ujar Haryanto, polisi mendapati barang bukti berupa kotak amal berada di dalam toilet atau sudah berpindah dari tempat semula. Sedangkan untuk tersangka PA, saat itu sudah diamankan warga.

"Sedangkan tersangka RA sudah berada di rumah dalam keadaan meninggal dunia," ungkapnya.

3 Warga Bulgaria Bobol Data Nasabah BRI, Begini Caranya

Konfrontasi - Aksi tiga warga negara Bulgaria membobol data nasabah BRI ternyata menggunakan alat-alat sederhana. Alat yang kini menjadi barang bukti di persidangan, bahkan dijual bebas di pasaran.

Ahli Elektronika dari Universitas Mataram (Unram) I Made Budi Sukmadana mengatakan, beberapa alat yang digunakan, seperti Router dan Spy Cam atau kamera pengintai, sangat mudah didapatkan.

”Ada di pasaran, orang bisa mengakses atau membeli. Tinggal bagiamana kreativitas untuk menggunakannya saja,” kata Sukmadana di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Kamis (18/1).

Pernyataan Sukmadana dilontarkan saat menjadi saksi ahli dalam sidang tiga warga negara Bulgaria, yakni Vladimir Hristovorov Veleb, Stancho Mihaylov Stanev, dan Mitko Venelinov Borisov.

Ketiganya menjadi terdakwa dalam dugaan pembobolan nasabah BRI. Dalam dakwaan pertama, mereka disangka dengan Pasal 46 ayat 1 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Dan, Pasal 47 di undang-undang yang sama.

Sukmadana dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram Ema Muliawati. Dia menjelaskan mengenai fungsi dari sejumlah alat yang ditemukan polisi saat penangkapan ketiga terdakwa.

Dalam kesaksiannya, Sukmadana menyebut Router yang digunakan terdakwa menjadi alat yang penting dalam aksi kejahatan mereka. Router berfungsi sebagai intersep data dari bank ke mesin ATM.

”Nah, kabel data itu, istilahnya dipotong, satu dimasukkan ke router, satu lagi tetap menyambung antara bank dengan mesin,” ujar dia.

Teknik pencurian data melalui Router ini bekerja dengan cara menduplikat semua data nasabah bank yang melakukan transaksi. Hasil duplikat tersebut akan terekam dalam memori, yang juga tersambung dengan Router.

”Tidak pakai wireless mereka. Jadi kalau mau ambil data, memorinya dicabut,” ungkapnya.

Data nasabah yang telah direkam, kemudian diolah dalam sebuah aplikasi. Dari barang bukti yang dihadirkan di persidangan, terdapat satu unit laptop. Laptop ini, digunakan terdakwa untuk mengolah data nasabah.

Karena tidak melihat apa program yang digunakan terdakwa, Sukmadana tidak menjelaskannya lebih detail. Meski demikian, dia menyatakan aplikasi atau software yang digunakan, umumnya cukup simpel.

”Ada aplikasinya di dalam laptop. Itu yang digunakan untuk menulis data, istilahnya begitu,” beber Sukmadana.

Hasil pengolahan data itu, dilanjutkan dengan memindahkan ke kartu ATM kosong. Nomor rekening, nomor kartu, dan nomor PIN menjadi kunci untuk melakukan pembobolan rekening nasabah.

”Data-data nasabah yang sudah direkam itu dipindahkan ke kartu ATM yang kosong,” kata dia.

Ketahuan Curi Sepatu di Gereja, Pelaku Tusuk Satpam Ruko

Konfrontasi - Polsek Bekasi Timur menangkap satu pencuri di Gereja Bhetany Komplek Ruko, Jalan Cut Meutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur ptu Yusron, menjelaskan penangkapan pelaku dilakukan setelah petugas yang sedang melakukan observasi mendapatkan kabar adanya pencurian di gereja.

Ada-ada Saja, Petruk Nekat Curi Tali Pocong dari dalam Kuburan agar Angkotnya Ramai Penumpang

KONFRONTASI-Ada-ada saja yang dilakukan Mohammad Urfan alias Petruk ini. Ia ditangkap Polres Tangerang Selatan pada 5 Januari lalu karena mencuri tali pocong di permakaman Taman Abadi, Ciputat, Tangerang Selatan.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Ahmad Alexander mengatakan, Petruk mengambil empat tali pocong sekaligus dari jenazah Muhammad Suhendra yang meninggal Kamis, 28 Desember 2017.

Awalnya, kata Alexander, Petruk mendengar kabar bahwa korban yang juga merupakan rekannya itu meninggal dunia karena sakit.

Tags: 

Polisi Tangkap Basah Dua Pencuri Kayu Hutan

Konfrontasi - Dua pencuri kayu hutan di Petak 99 RPH Menggoro BDH, Paliyan diamankan pihak kepolisian, Jumat (5/1/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dikatakan Kapolsek Paliyan AKP Catur Widodo bahwa pelaku berhasil diamankan ketika petugas kehutanan melakukan patroli yang dipimpin Sugiyono berangkat bersama dengan empat petugas Polisi Hutan dari POS jaga Petak 96 RPH Menggoro.

Walah, Kakak Beradik Kompak Jadi Maling

KONFRONTASI-Kekompakan kakak beradik memang pantas diacungi jempol. Tapi tidak dengan kakak beradik warga Kabupaten Banyumas, Karim (28) dan Warsito (21) ini. Mereka berdua untuk hal negatif.

Karim dan Warsito bekerja sama melakukan pencurian di sejumlah lokasi di Kabupaten Tegal dan Banyumas. Mereka mengincar rumah-rumah kosong yang ditinggal penghuninya.

Namun, kini Karim dan Warsito harus berhadapan dengan hukum. Keduanya diringkus Tim Resmob Satuan Reskrim Polres Tegal di wilayah Banyumas.

Tags: 

Walah, Mantan Anggota TNI Ditangkap Gara-gara Nyolong Kotak Amal Masjid

KONFRONTASI-Warganet beberapa waktu lalu sempat diramaikan oleh peredaran video yang viral di media sosial Youtube soal dugaan pencurian kotak amal di Masjid Al-Falah, Mampang, Jakarta Selatan. Pencurian itu diduga dilakukan oleh seorang pria yang menggunakan seragam loreng mirip dengan kepunyaan TNI.

Tags: 

Polisi Jepang Tangkap 3 ABK Korut Diduga Curi Pembangkit Listrik

Konfrontasi - Kepolisian Jepang menangkap tiga awak kapal Korea Utara, karena mencuri pembangkit listrik dari sebuah bangunan di pulau tak berpenghuni. Penangkapan tersebut merupakan drama terkini di tengah meningkatnya kedatangan perahu nelayan Korea Utara di Jepang.

Bermodal Tusuk Gigi, Pelaku Pengganjalan ATM Keruk Ratusan Juta

KONFRONTASI-Kepolisian Sektor Sukajadi, Kota Pekanbaru, Riau telah membekuk DW (51), pelaku pengganjal lubang kartu mesin ATM yang telah menarik uang ratusan juta rupiah dari rekening korbannya.

"Dari pengakuan tersangka DW, dia telah beraksi di 11 lokasi. Hasil dari kejahatan digunakan pelaku untuk biaya sewa hotel dan untuk berfoya," kata Kepala Polsek Sukajadi, AKP Zulfa dalam eksposnya di Pekanbaru, Selasa.

Tags: 

Curi Truk Sampah, Pemuda Mabuk Ditangkap di Jepang

Konfrontasi - Shunsuke Honma ditangkap Kepolisian Jepang atas dugaan pencurian truk sampah. Pria 23 tahun itu ditangkap pada Sabtu (2/12) kemarin. 

Dilansir dari Japan Today, Minggu (3/12/2017), kejadian pencurian truk sampah itu terjadi pada Juli 2017 lalu. Kepada Polisi, Honma mengakui perbuatannya dan mengatakan saat itu ia dalam keadaan mabuk. 

Pages