19 February 2017

Pemuda Muhammadiyah

Pihak Ahok Tak Berdaya di Pokok Perkara, Mereka akan Selalu Cari Celah untuk Beropini

KONFRONTASI - Sidang kasus pidana Ahok Selasa besok kemungkinan agendanya masih pemeriksaan saksi saksi. Masih ada beberapa saksi pelapor yang belum diperiksa di persidangan. Setelah itu kemungkinan dilanjutkan ke saksi fakta atau saksi yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Ketua Pemuda Muhammadiyah 'Skak Matt' Ahok

KONFRONTASI - Pada persidangan Selasa, 10 Januari 2017, Ahok mengaku sebagai teman dekat Ketua Pemuda Muhammadiyah, menyikapi hal tersebut Dahnil Anzar Simanjutak mengeluarkan pernyataan sikap kepada publik sebagai berikut :

“AHOK MENGAKU KENAL DEKAT DENGAN DAHNIL ANZAR SIMANJUNTAK”

Terkait dengan pernyataan Ahok didalam persidangan hari Ini di Pengadilan”

Pertama. Dekat dengan saya dan bisa berkomunikasi Langsung dengan saya, serta mempertanyakan kenapa Pemuda Muhammadiyah melalui Pedri Kasman harus lapor Ahok ke Polisi?

Pemuda Muhammadiyah: Pak Jokowi Lebih Baik Ikut Aksi 212

KONFRONTASI-Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah menyambut baik adanya kesepakatan antara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dan Polri terkait pelaksanaan aksi 2 Desember. Salah satu poin kesepakatan yakni memindahkan aksi gelar sajadah yang rencananya dilakukan di sepanjang Jalan Sudirman dan MH Thamrin ke Lapangan Monas.

Polisi Gagalkan Aksi Damai Pemuda Muhammadiyah Sambut Jokowi

KONFRONTASI - Sejumlah aktivis Pemuda Muhammadiyah yang akan melakukan aksi damai menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo ke kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya 62 Jakarta Pusat, Selasa pagi (8/11) tadi, berhasil digagalkan aparat keamanan.

Tak hanya itu, mereka juga dihalau keluar dari lingkungan Muhammadiyah hingga ke jalan Menteng Raya 58.

"Kami hanya mau aksi damai," kata pengurus PP Pemuda Muhammadiyah, Mashuri Mashuda, kepada pers.

Jokowi Tidak Bisa Jawab Pertanyaan Pemuda Muhammadiyah?

KONFRONTASI - Undangan Presiden Joko Widodo alias Jokowi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah untuk bersilaturahmi  telah berlangsung tadi pagi pukul 10.30 WIB, Selasa, 1 November 2016 di Istana Negara Jakarta.

Redaksi Nusantarakini.com menerima tulisan lengkap dari salah satu peserta yang diundang dalam acara silaturahmi tersebut; yaitu Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. Berikut tulisan lengkapnya:

Umat Islam Diminta Bersatu Lawan ISIS

KONFRONTASI - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (Jumat, 15/1), mengajak umat Islam bersatu melawan kelompok Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS. Karena Islam menjadi korban dari tindakan terorisme yang dilakukan kelompok radikal tersebut.

"Kelompok bandit ini terang membajak Islam untuk melakukan teror diseluruh dunia, termasuk apa yang dilakukan di Sarinah, Jakarta Pusat," ungkapnya

Pemuda Muhammadiyah: Ahok Jangan Bikin Gaduh

KONFRONTASI - PP Pemuda Muhammadiyah menila sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama alias Ahok yang sering melempar kesalahan pada orang menunjukkan ketidakarifannya sebagai pemimpin. Misalnya, Ahok menyalahkan PLN, yang memutus aliran listrik di Waduk Pluit, sebagai penyebab banjir melanda Ibukota.

Pemuda Muhammadiyah: Jokowi Harus Diganti

KONFRONTASI - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Masyarakat Muhammadiyah telah menjadikan Joko Widodo alias Jokowi sebagai imam (pemimpin) dalam pemeberantasan korupsi di Indonesia.

"Karena sudah jadi imam, tapi nyatanya hari ini masih biarkan kriminalisasi terhadap KPK dan tak bebaskan Bambang Wijoyanto maka wudhunya Jokowi sudah batal," kata Dahnil saat konfrensi pers bersama pimpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/1)

Kebijakan Menteri Anies Baswedan Dianggap Ngawur, Bikin Malu

KONFRONTASI - Sekretaris Bidang Pendidikan dan Kaderisasi PP Pemuda Muhammadiyah, Muhammad Abrar Parinduri menyebut tiga kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dasar-Menengah  ngawur dan tidak melalui analisis serta kajian yang mendalam. Yaitu, menghentikan pemberlakukan kurikulum 2013, mengajak investor asing membangun SMK dan mengganti buku pelajaran yang menggunakan kertas dengan electronic book atau disebut E-Sabak. 

Menurutnya, tiga kebijakan Kemendikbud tersebut secara sepintas dirasakan berpihak kepada kemajuan dan perkembangan dunia pendidikan. 

Naikan Harga BBM, Jokowi Tega 'Membunuh' Impian Wong Cilik Memperbaiki Nasib

KONFRONTASI - Dianggap sangat melukai rakyat dan jauh dari prinsip pengelolaan ekonomi berkeadilan, Pemuda Muhammadiyah menolak dengan tegas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Kenaikan BBM itu sendiri sangat tidak sensitif dan mencerminkan adanya arogansi kekuasaan.

Pages