18 June 2019

Pelajaran

Gengis Khan, Pelajaran untuk Ummat Islam

Oleh : Ustadz Fahmi Salim

Ketika umat Islam diserang tentara Tatar, hampir seluruh wilayah Islam berhasil dijajah. Di antara yang terawal adalah wilayah Khurasan yang bertetangga dengan Mongol.

Pada mulanya, di Khurasan, Tatar tidak berdaya menembus pertahanan umat Islam di kota Bukhara. Lalu pemimpinnya Genghis Khan menulis surat kepada umat Islam:

“Barangsiapa yang menyerahkan senjata dan berada di sisi tentara Tatar, akan selamat. Tapi barangsiapa yang enggan, mereka akan kami buat menyesal.”

Pelajaran Dari Kasus Romy PPP

Oleh Tony Rosyid
Pengamat politik dan Pemerhati Bangsa

Jumat kemarin (15/3) jadi hari keramat. Dua peristiwa besar terjadi. Yang satu menghebohkan dunia internasional. Satunya lagi memenuhi halaman berita di media nasional.

Ini Pelajaran Untuk Indonesia dari Kerusuhan Rasial Singapore 1964 – Malaysia 1969

KONFRONTASI -  Dari Maulid Nabi Menjadi Kerusuhan

Perayaan untuk memperingati ulang tahun kelahiran Nabi Muhammad diadakan di seluruh Malaysia. Di banyak kota di Malaysia maulid nabi itu adalah peristiwa besar. Berbagai unit angkatan bersenjata, polisi, pemadam kebakaran dan mantan prajurit misalnya, berpartisipasi dalam perayaan di Stadion Merdeka di Kuala Lumpur.

Di Singapura, sebanyak 212 organisasi Muslim berpartisipasi dalam rapat umum. Pada pukul 1 siang tanggal 21 Juli 1964, 25 ribu Muslim berkumpul di Padang.

Pelajaran dari Jokowi: Menjadi Presiden Perlu “Natural Selection”

 by : Asyari Usman

 

Mengapa dalam waktu kurang dari tiga tahun ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) begitu banyak melakukan blunder? Mengapa “public relation” beliau sangat buruk? Mengapa Jokowi akhirnya berada di posisi berhadap-hadapan dengan umat Islam, yang berpuncak pada Perppu 2/2017?

Mungkin banyak lagi pertanyaan, tetapi jawabannya singkat saja. Bahwa semua itu terjadi karena, mohon maaf, Jokowi “inexperienced”. Minus pengalaman. Belum memiliki bekal personalitas yang diperlukan oleh seorang presiden.