26 August 2019

PBB

PBB Sebut Angka Kemiskinan di Malaysia Tidak Akurat

KONFRONTASI-Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk kemiskinan ekstrim dan hak asasi manusia (HAM), Philip Alston, membantah pernyataan Malaysia bahwa negara itu hampir berhasil menghapuskan kemiskinan. Alston menegaskan angka resmi kemiskinan di Malaysia sangat tidak akurat dan tidak mencerminkan kenyataan di lapangan.

AS Uji Coba Rudal, China-Rusia Minta DK PBB Gelar Pertemuan

KONFRONTASI-Wakil Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB, Dmitry Polyanskiy mengatakan, Rusia dan China telah meminta pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai rencana Washington untuk menguji dan menyebarkan rudal darat jarak menengah.

"Bersama dengan rekan-rekan dari China, kami meminta pertemuan DK PBB sehubungan dengan pernyataan Amerika Serikat (AS) tentang rencananya untuk menguji dan menggunakan rudal jarak menengah," ucap Polyanskiy, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (21/8).

PBB Minta Otoritas Hong Kong Selidiki Kekerasan yang Dilakukan Polisi

KONFRONTASI-Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Michelle Bachelet mendesak pihak berwenang Hong Kong menahan diri, Selasa (13/8). Selain itu, juga menyelidiki bukti pasukannya menembakkan gas air mata kepada pengunjuk rasa dengan cara-cara yang dilarang hukum internasional.

"Petugas keamanan terlihat menembakkan tabung gas air mata ke kerumunan yang penuh sesak, tertutup, dan langsung pada pengunjuk rasa pada beberapa kesempatan, menciptakan risiko kematian atau cedera serius yang besar," kata Bachelet dalam sebuah pernyataan.

PBB Sebut ISIS Masih Kantongi USD300 Juta

KONFRONTASI-Meskipun telah kehilangan wilayah kekuasaan di Suriah dan Irak, namun kekuatan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masih ada.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Antonio Guterres, seperti dilansir Al Araby, Senin (4/8), menyebut ISIS masih memiliki kekayaan senilai USD 300 juta atau setara dengan Rp 4,3 Triliun.

PBB Sebut Tahanan di Korut Diperlakukan dengan Kejam dan Dilecehkan

KONFRONTASI-Nasib para tahanan Korea Utara (Korut) menjadi sorotan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam laporan baru tentang catatan hak asasi manusia (HAM) di negara itu. Menurut laporan itu, para tahanan mengalami nasib tragis, mulai dari dieksekusi di depan publik hingga mengalami kekerasan seksual.

Kecam Israel, AS Blokir Indonesia?

KONFRONTASI - Amerika Serikat menggagalkan upaya Indonesia, Kuwait, dan Afrika Selatan untuk mendorong Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan pernyataan kecaman terhadap Israel atas penggusuran perumahan Palestina di Yerusalem, Rabu (24/7).

Indonesia, Kuwait, dan Afrika Selatan merupakan sejumlah negara yang mendukung kemerdekaan Palestina dan saat ini tengah menjabat sebagai anggota tidak tetap DK PBB. 

GMKI : Panggil PBB Untuk Usut Pelanggaran HAM di Aksi 22 Mei

KONFRONTASI -  Buntut aksi brutal aparat kepolisian melakukan penembakan dan pemukulan yang dialami para peserta aksi 22 Mei tidak bisa didiamkan dan dianggap sebagai suatu kewajaran dengan dalih situasi rusuh. Apalagi Para demonstran ketika melakukan aksinya dilakukan dengan cara cara damai dan tertib. Penyampaian aspirasi mereka memprotes kecurangan Pilpres di kawasan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta itu dijamin oleh undang undang

Di Kamp Suriah, PBB Desak Selesaikan Nasib 2.500 Anak Asing

KONFRONTASI -  Perserikatan Bangsa Bangsa meminta pemerintah Suriah agar membantu menyelesaikan nasib 2.500 anak-anak asing.

Mereka ditahan di antara 75.000 orang di kamp al-Hol di Suriah timur laut usai melarikan diri dari benteng terakhir ISIS.

“Anak-anak harusnya menjadi prioritas, terutama yang menjadi korban. Solusi apapun harus diputuskan berdasarkan kepentingan terbaik si anak,” kata koordinator kemanusiaan regional PBB untuk krisis Suriah, Panos Moumtzis saat konferensi pers di Jenewa.

Afriansyah Noor, Sekjen PBB Minta Dubes RI di Malaysia Dicopot

KONFRONTASI -   Sekjen PBB, Afriansyah Noor berharap pemerintah memberi tindakan tegas kepada Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana atas adanya kasus surat suara di Malaysia yang sudah tercoblos lebih dulu sebelum waktunya.

"PBB minta segera untuk mencopot dubes Indonesia untuk Malaysia," ujarnya.

Menurut dia, Dubes RI untuk Malaysia telah gagal menciptakan demokrasi untuk Warga Negara Indonesia (WNI) di negara tetangga. Karena seorang dubes adalah penanggungjawab politik di luar negeri.

Mantul, PBB Gunakan 350 Panser Buatan PT Pindad untuk Misi Perdamaian

Konfrontasi - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno bangga dengan prestasi perusahaan pelat merah PT Pindad. Saat ini kendaraan tempur panser anoa yang diproduksi Pindad sudah go international.

Sebanyak 350 panser anoa sudah digunakan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk misi perdamaian dunia. Rini berharap suskses ini diikuti oleh tank medium buatan Pindad yang bisa menembus pasar luar negeri.

Pages