16 September 2019

Partai Golkar

Partai Golkar Akan Tetap Tunggu Praperadilan Setya Novanto

Konfrontasi - Plt Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, memastikan bawa keputusan yang telah diambil oleh partai sebelum Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP adalah keputusan lembaga dan tetap akan berlaku meski ada perubahan kepengurusan.

PAN Nilai Pergantian Novanto Pulihkan Kredibilitas DPR

Konfrontasi - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi sorotan setelah Setya Novanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. Pergantian Novanto dinilai bisa memperbaiki citra parlemen yang buruk di mata masyarakat.

Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eddy Soeparno, berharap jika kelak Novanto diganti harus benar-benar memperhatikan berbagai aspek seperti integritas serta paradigma baru terkait penataan parlemen.

Ini Poin-poin Hasil Rapat Pleno Partai Golkar di Jakarta Kemaren

KONFRONTASI -  Partai Golkar memastikan tidak akan mengutak-atik posisi Setya Novanto sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat karena menghormati proses praperadilan yang diajukan orang nomor satu di partai itu.

"Posisi Setya Novanto sebagai Ketua DPR menunggu praperadilan," kata Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid saat membacakan kesimpulan rapat pleno di Jakarta, Selasa (21/11/2017) malam.

Poempida Hidayatulloh:Ketum Partai Golkar Kini Tengah Nikmati Sanksi Sosial

KONFRONTASI -  Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto (Setnov) tersangka kasus korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik kini tengah menjadi perbincangan bernilai negatif  dari masyakarat. Fakta ini didapat dari banyaknya kritikan negatif yang berseliweran di dunia maya yang tentu saja ditujukan kepada Setnov.

Penilaian ini seperti disampaikan oleh Mantan Fungsionaris Partai Golkar Poempida Hidayatulloh.

PAN Berikan Dua Saran Bagi Setya Novanto Terkait Korupsi KTP el

Konfrontasi - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR Yandri Susanto menyarankan Setya Novanto legowo melepaskan jabatannya sebagai ketua DPR.

Pertimbangannya tidak lain karena status terkini Setnov -sapaan Setya Novanto- sebagai tersangka korupsi e-KTP dan tahanan KPK.

Selain itu, dia juga terbaring di rumah sakit akibat kecelakaan.

Yandri menyebutkan, yang paling memegang peranan dalam hal memberhentikan atau tidak Setnov sebagai ketua DPR adalah Golkar dan Setnov sendiri, karena dia juga ketua umum partai berlambang beringin hitam.

"Tentu PAN serahkan penuh pada Golkar. Tapi kalau mau dilihat dari perkembangan kekinian, karena itu menyangkut kelembagaan, saya kira mungkin Golkar ataupun MKD perlu memikirkan jalan terbaik untuk minta kelegowoan Pak Novanto (mundur). Ini lebih pada citra lembaga," kata Yandri dilansir jpnn.com lewat sambungan telepon, Minggu (19/11/2017).

Begini Komentar PDIP soal Setya Novanto

Konfrontasi - Beda dengan sikap Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) yang menyarankan Setya Novanto legawa melepaskan jabatan ketua DPR, respons PDI Perjuangan singkat saja.

"Suruh nanggapi Golkar aja," jawab Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima dilansir jpnn.com, Minggu (19/11), terkait status tersangka Novanto dikaitkan dengan citra DPR.

Wapres JK Bisa Jadi Pesaing Jokowi di Pilpres 2019, Ini Caranya

Konfrontasi - Jusuf Kalla dinilai bisa menjadi calon presiden pada Pilpres 2019 jika mampu menjadi ketua umum Partai Golkar.

Saat ini, kursi ketum Golkar memanas setelah ketuanya, Setya Novanto, ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Jika JK (sapaan karib Jusuf Kalla) menjadi ketua umum, Golkar besar kemungkinan akan menjadikan JK sebagai calon presiden," ujar pengamat politik Ziyad Falahi kepada JPNN, Sabtu (18/11/2017).

Novanto Kecelakaan, Abu Rizal Bakrie Kirim Doa

Konfrontasi - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie turut mendoakan kondisi kesehatan Ketua DPR RI Setya  Novanto. Ia berharap, ketua umum Partai Golkar itu lekas pulih.

Saat ini, Novanto tengah dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat setelah kecelakaan mobil yang dialaminya pada Kamis malam, 16 November 2017.

Alhamdulillah, Setya Novanto Segera Lengser dari Golkar

Konfrontasi - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar (Wasekjen) Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menuturkan, desakan Munaslub terkait status terkini dari sang ketua umum Setya Novanto (tahanan KPK) harus segera dibahas.

"Kami masih belum rapat secara khusus terkait dengan perkembangan mutakhir Partai Golkar dalam menyikapi peristiwa yang terjadi dengan Ketua Umum. Karena itu, desakan atau seruan misalnya dari Pak JK ke lainnya ya memang harus dibicarakan, harus dibahas," kata Ace seperti dikutip dari Indopos, Sabtu (18/11).

Anggota komisi II DPR RI itu tidak menutup kemungkinan Golkar akan membahas usulan-usulan tersebut. Walaupun, sejatinya sampai hari ini partai berlambang pohon beringin itu belum memberikan putusan akhir terkait dengan pengadaan Munaslub.

"Jadi menurut saya karena ini belum sikap resmi partai ya, ya memang harusnya dimungkinkan untuk dibahas dan itu tidak menutup kemungkinan untuk dibahas di internal partai," ujarnya.

Dia menjelaskan, mekanisme pengadaan Munaslub harus melihat pada tiga aspek perkembangan situasi terkini Novanto. Pertama, kondisi Papa Novanto (julukan Setnov) paska kecelakaan. Kedua, proses hukum Novanto yang sedang bergulir. Ketiga, imbauan dari beberapa pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut. Proses Munaslub juga harus dilaksanakan secara objektif.

"Jadi maksud saya sekarang kami harus melihat segi objektifnya bahwa ketua umum sedang mengalami peristiwa ini kan. Yang kedua saya mendapatkan informasi bahwa ketua umum sedang melakukan upaya hukum, begitu ya. Nah ini semua kan harus dilihat, harus dikaitkan gitu," tegasnya.

Sementara politikus Golkar Yorrys Raweyai mengatakan, dirinya telah berkoordinasi dengan ketua harian Nurdin Halid untuk segera menggelar rapat pleno. Hal ini penting, kondisi Golkar harus diselamatkan apalagi tahun depan sudah harus menghadapi pilkada serentak 2018.

"Saya sudah koordinasi dengan Nurdin, dia kan sekarang lagi di Sulawesi deklarasi (Pilgub Sulsel, red). Setelah itu balik, baru kami bicara yang kemungkinan Minggu depan. Kemungkinan pleno hari Selasa," kata Yorrys saat dihubungi, Jumat (17/11).

Setnov Tersangka, Ini Komentar Ridwan Kamil

Konfrontasi - Penetapan Ketua Umum Golkar Setya Novanto sebagai tersangka dugaan korupsi KTP elektronik oleh KPK, tak membuat khawatir Calon Gubernur Ridwan Kamil. Pria yang akrab disapa Emil tersebut awalnya enggan memberikan komentar. Namun, setelah sedikit di desak pria berkacamata tersebut akhirnya angkat bicara.

Pages