21 February 2017

parlemen

Demi Keadilan, Wacana Presidential Threshold 0%, Hanura: Sementara Kami Sepakat

JAKARTA-Partai Hanura menambah daftar partai politik yang menyetujui ambang batas presidensial (presidential threshold) menjadi 0 persen. Bahkan, Hanura menginginkan ambang batas parlemen (parlimentary threshold) juga 0 persen.

"Ini masih keputusan sementara ya, karena ini adalah awal menyatukan Pilpres dan Pileg, tentu threshold tidak signifikan lagi. Saya sepakat presidential threshold nol persen. Sebaiknya juga nol persen di parlemen," ujar Ketua DPP Hanura Dadang Rusdiana saat dihubungi, Rabu (11/1/2017).

Anggota Parlemen Nigeria Bantah Tuduhan Sewa PSK Saat Kunjungan Kerja di AS

Konfrontasi - Mark Gbillah, seorang anggota parlemen di Nigeria melontarkan keberatan atas tuduhan yang dilayangkan pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat di Abuja, Jumat (17/6/2016) kemarin.

Anggota parlemen dan sejumlah koleganya, disebut berusaha menyewa jasa wanita penghibur saat mereka berada di Ohio, AS, untuk sebuah program kerja.

Kepada Associated Press, Mark Gbillah menegaskan, tuduhan itu sama sekali tak berdasar. Dia balik menuduh hal itu dilakukan untuk menodai nama baik Dewan Perwakilan Rakyat Nigeria.

Krisis Multi Dimensi: Eksekutif, Legislative dan Yudikatif Tidak Amanah

KONFRONTASI-  Trisakti Soekarno dan Nawa Cita yang diusung Jokowi-JK telah menjadi  duka  cita dan airmata karena hanya  retorika hampa makna.  Bayangkan, di tengah perang asimetris berskala global,  yang menghadirkan kompleksitas masalah internasional dan nasional,  para elite penguasa  lembaga eksekutif, legislative dan yudikatif  terbukti  tidak amanah, ‘’ setali tiga uang’, penuh inkonsistensi  antara kata dan perbuatan, suatu cerminan kerusakan  sosial dan amoralitas yang  sama di mana mereka ‘’tidak merasa malu dan tidak merasa bersalah’’ untu

Noviantika Menilai Idealnya Parlemen Diisi Politisi Mumpuni

Konfrontasi - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) Noviantika Nasution menilai idealnya parlemen diisi oleh figur yang memiliki kemampuan politik mumpuni, berwawasan luas, dan sudah matang di organisasi.

"Guna mendapatkan figur ideal tersebut, sebaiknya partai politik melakukan kaderisasi secara selektif dan menyiapkan kader terbaiknya secara sungguh-sungguh dalam daftar caleg (calon anggota legislatif), pada pemilu legislatif di semua tingkatan," kata Noviantika Nasution di Jakarta, Senin (11/5).

Unggul di Pemilu Sela, Wan Azizah Gantikan Posisi Anwar di Parlemen

KONFRONTASI-Istri pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail, memenangi pemilu sela yang diadakan pada Kamis, 7 Mei 2015, menyusul kosongnya kursi parlemen di daerah pemilihan Permatang Pauh yang ditinggalkan suaminya. Kemenangan tersebut mengukuhkan dominasi oposisi di negara bagian Pulau Pinang.

Ribuan Orang Protes Pembubaran Parlemen, Yaman di Ambang Perpecahan Besar

KONFRONTASI - Ribuan orang dilaporkan berunjuk rasa di Yaman mengecam langkah pejuang Houthi yang membubarkan parlemen Yaman dan membentuk pemerintahan kudeta.

Disampaikan kantor berita Al Jazeera, para pengunjuk rasa menggelar demonstrasi di beberapa kota sepanjang hari ini seperti di ibukota Sanaa; serta kota Aden, Hodeida, Taiz, Dhamar, Ibb dan al-Bayda, setelah kemarin Houthi mengumumkan pembentukan sebuah "komisi keamanan" untuk memerintah negara itu selama dua dua tahun ke depan.

Parlemen Somalia Ajukan Mosi untuk Gulingkan Perdana Menteri

KONFRONTASI-Para anggota parlemen Somalia Kamis mengajukan mosi di parlemen untuk menggulingkan perdana menteri, di tengah peringatan-peringatan perjuangan kekuatan dan kekacauan politik yang dapat merusak upaya membangun kembali negara yang dirobek perang itu.

Parlemen Prancis Akui Negara Palestina

KONFRONTASI-Para anggota parlemen Prancis memberikan suara untuk mengakui negara Palestina lebih dari satu langkah simbolis yang terjadi pada waktu bangsa Palestina mendorong kasus mereka di Perserikatan Bangsa Bangsa.

Otoritas Palestina memperkirakan bahwa 135 negara di seluruh dunia sekarang telah mengakui Palestina sebagai satu negara, meskipun jumlah itu disengketakan.

Yang terakhir untuk mengakui adalah Swedia, yang membuat gerakan pada 30 Oktober, yang membuat kemarahan Israel.

Moldova Mulai Pilih Anggota Parlemen

KONFRONTASI-Pemilihan parlemen di Moldova dimulai, Minggu (30/11), dengan semua 1978 tempat pemungutan suara dibuka pada pukul 07.00 waktu setempat, kata Yuri Chokan, ketua Komisi Pemilihan Pusat Moldova, kepada TASS.

Sekitar 4.000 polisi menjaga hukum dan ketertiban di TPS-TPS dan lebih dari 3.000 pengamat memantau suara di TPS itu.

Mereka termasuk para pemantau dari Organisasi untuk Keamanan dan Kerja sama di Eropa (OSCE); Commonwealth of Independent States (CIS) dan Uni Eropa yang kemudian akan menerbitkan laporan akhir serta akan memberikan penilaian mereka.

DPR Terpecah, Kepentingan Rakyat Terabaikan

KONFRONTASI-Dua kubu di parlemen perlu segera membangun komunikasi politik yang sehat, dengan orientasi mengutamakan kepentingan rakyat, bukan kepentingan komunal, kata seorang akademisi.

"Membahas alat kelengkapan dewan (AKD) saja masih ribut, sehingga kepentingan substansial memperjuangkan rakyat justru terabaikan," kata Dekan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Erwan Agus Purwanto di Yogyakarta, Rabu.

Pages