24 August 2019

Papua

Gejolak Papua, Bukti Pemerintah Belum Mampu Tangani Konflik

KONFRONTASI-Pemerintah harus lebih tanggap dan efektif dalam mengatasi sejumlah konflik horizontal di masyarakat.

Sehingga setiap muncul konflik, tidak bisa dijadikan alat oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan bangsa Indonesia.

Bisakah Papua Menjadi Ibu Kota RI Sebelum Ayam Berkokok?

KONFRONTASI - Pertanyaan seperti ini tiba-tiba berkelebat di dalam benak. Apalagi, bersamaan dengan rusuh di Manokwari yang terjadi beberapa hari lalu sebuah buku karya dosen Universitas Papua, DR IR Mulyadi, terkirim di meja saya. Bukunya yang bertajuk Etnografi Pembangunan Papua sangat asyik dan memikat. Penuh catatatan sejarah hingga soal-soal kontemporer.

Kesejahteraan Jadi Fokus Jokowi di Papua

KONFRONTASI - Banyak cara yang akan dilakukan Presiden Joko Widodo dalam meredam situasi Papua yang tengah memanas.

Salah satu yang hendak dilakukan presiden adalah terbang ke wilayah yang juga dikenal dengan sebutan Bumi Cendrawasih untuk meresmikan pembangunan jembatan. Hal itu menjadi salah satu upaya meredam gejolak yang timbul di sana.

Minta Perlindungan, Mahasiswa Papua Datangi Markas FPI Malang

KONFRONTASI - Yaqub bersama para Pelajar dan Mahasiswa dari Papua mendatangi Markas FPI Kota Malang guna meminta pengamanan.

Yakub dan para pelajar Papua mengaku sudah sangat putus asa, khawatir atas keselamatan mereka, usai insiden bendera Merah Putih dibuang ke selokan di Surabaya yang berujung penangkapan 43 Mahasiswa Papua dan kemudian terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat, Senin (19/8/2019).

Andre Aston Wali Laskar LPI Kota Malang dengan senang hati menerima Kedatangan mereka dan memberikan pengamanan.

Ungkapan Hati Jhon Kogoya, Orang Asli Papua

UNGKAPAN HATI JHON KOGOYA, ORANG ASLI PAPUA (OAP)

KONFRONTASI- Saya tidak bisa memaksa siapapun harus sependapat dengan saya, maka silahkan masing-masing berjalan sesuai dengan pendapat dan pikirannya.

Tapi saya hanya mau menyampaikan alasan kenapa saya sebagai Orang Asli Papua (OAP) memilih setia kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), terserah sebagian kecil OAP menganggap saya penghianat. Tapi ini beberapa alasan saya yang sangat mendasar:

Papua, Islam dan Upaya Membasmi Masalah Rasisme

Oleh Imam Shamsi AliPutra Indonesia ini merupakan Imam yang dihormati di AS. Dinobatkan sebagai salah 1 tokoh agama berpengaruh di New York.

NEW YORK- Saat ini dunia mengalami banyak penyakit sosial. Egoisme, keserakahan, kebencian, perpecahan, kemiskinan dan pemiskinan, hingga kepada terorisme dan peperangan. Salah satu penyakit komunal itu, bahkan tidak mustahil merupakan penyakit massal yang masif dan kronis: rasisme. 

Tokoh Papua Minta Kapolri Tangkap Pelaku Rasisme di Surabaya

KONFRONTASI- Ketua Umum DPP Gerakan Nasional Rakyat Cinta NKRI Hendrik Yance Udam meminta Kapolri Jenderal 

Urusan HAM Papua Diharapkan jadi Prioritas

KONFRONTASI - Presiden RI Joko Widodo diharapkan fokus terhadap isu penegakkan HAM baru dilanjutkan wacana pembangunan di Papua. Peneliti Amnesty Internasional Indonesia Papang Hidayat meminta Jokowi melakukan politik putar balik atas munculnya kerusuhan yang melanda tanah Papua.

"Saya berharap pemerintah sekarang melakukan balik arah, politik balik arah. Di mana fokus terhadap penegakan HAM menjadi prioritas," ujar Papang di kantor Kontras, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Selasa (20/8). 

Soal Papua, Pimpinan DPR Cooling Down

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPR Fadli Zon berharap ada satu pihak yang bisa menjadi penyejuk di tengah memanasnya kondisi masyarakat yang tinggal di Papua dan Papua Barat. "Ada aksi reaksi, tentu kita berharap ada ketenangan, ada cooling down," ujarnya di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8).

Fadli menyebut terlalu mahal ketika ada kesalahpahaman yang kemudian mengorbankan keutuhan Indonesia yang baru saja berulang tahun ke-74.

Disesalkan, Perlakuan Diskriminatif Terhadap Mahasiswa Papua

KONFRONTASI-Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat mengatakan pihaknya sangat menyesalkan tindakan diskriminasi terhadap mahasiswa asal Papua. PDIP menegaskan, NKRI tetap final dan menolak tindakan separatis.

Pages