23 January 2020

PAN

Sudah Saatnya PAN Cari Figur Ketum Baru

KONFRONTASI-Direktur Presidential Studies Decode UGM Nyarwi Ahmad menilai, sudah saatnya Partai Amanat Nasional (PAN) mencari figur ketua umum (Ketum) baru yang mampu memiliki strategi marketing politik yang lebih bagus dan memiliki daya magnetik elektoral yang kuat.

Sebab kata Nyarwi, Zulkifli Hasan tidak cukup berhasil dalam memperluas tingkat pengaruh dan perolehan suara PAN dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Jelang Kongres, Dinamika Politik PAN Mulai Menggeliat

KONFRONTASI -   Direktur Indostrategi, Arif Nurul Imam mengatakan dinamika politik internal Partai Amanat Nasional (PAN) mulai menggeliat menjelang Kongres. Menurutnya tak aneh jika kemudian muncul dinamika dan kubu-kubu politik menuju Kongres.

Amien Rais Semprot Kader PAN yang Yel-yel Dukung Zulhas

KONFRONTASI-Sejumlah kader yang meneriakkan dukungan kepada Zulkifli Hasan untuk maju lagi sebagai Ketua Umum PAN periode 2020-2025 mendapat teguran dari Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

Amien Rais menegur mereka saat hendak memberikan ceramah di acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN. Sebelum memulai ceramahnya, sejumlah kader PAN terus meneriakkan Zulhas lanjutkan, Zulhas dua periode. Amien Rais pun menanggapi itu dengan menyebut suasana tersebut seperti saat di Kongres.

PAN Gelar Rakernas Jelang Kongres

KONFRONTASI - Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) di Hotel Millenium, Jakarta, pada Sabtu (7/12). Ia menyatakan salah satu agenda Rakernas adalah pembahasan persiapan dan menentukan jadwal Kongres ke-5 PAN.

"Tanggal 7 di Hotel Millenium. Rakernas itu hanya menentukan tempat dan waktu kongres," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12) malam.

Restu Amien Rais untuk Caketum PAN Bukan Harga Mati

KONFRONTASI - Bursa caketum PAN bakal diperebutkan sejumlah nama, seperti Zulkifli Hasan (petahana Ketum PAN), Dradjad Wibowo (Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN), Mulfachri Harahap (Wakil Ketum PAN), Hanafi Rais (Ketua Fraksi PAN di DPR), Asman Abnur (mantan Menteri PAN-RB), dan Bima Arya (Walikota Bogor).

Melihat dinamika PAN ini, pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik Indonesia, Maksimus Ramses Lalongkoe menilai positif.

Dengan beragamnya opsi caketum dari internal menandakan demokrasi dalam tubuh PAN berjalan baik.

Tak Dapat Kursi di Kabinet, PAN Sadar Diri

KONFRONTASI-Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (Sekjen PAN) Eddy Soeparno mengatakan jika partainya dari awal tidak pernah mengharapkan, meminta, apalagi menekan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapatkan kursi menteri.

PAN menyadari bahwa mereka bukan pendukung pasangan Jokowi–Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Menurut Eddy, kalau belakangan PAN menyatakan mendukung Jokowi, itu tidak ada harapan untuk mendapatkan imbal balik apa pun.

Prabowo Mau Jadi Menteri Jokowi, PAN Kaget

KONFRONTASI-Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengaku kaget dengan keputusan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mau menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Dia mengaku kaget karena Prabowo merupakan mantan kompetitor Jokowi di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 namun menjadi menteri di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf,

“Tentu kita kaget juga pak Prabowo mau jadi menteri ya,” kata Yandri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/10).

PAN Tegaskan Tetap Jadi Oposisi

KONFRONTASI- Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN Saleh Partaonan Daulay menegaskan bahwa partainya tetap menjadi oposisi atau partai penyeimbang walaupun pada akhirnya Partai Gerindra dan Partai Demokrat bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Sampai saat ini, PAN sudah jelas mengambil posisi di luar pemerintahan. Belum ada agenda di luar itu, mayoritas pengurus, kader, dan simpatisan memilih sikap seperti itu," kata Saleh di Jakarta, Sabtu.

Gatot Gantikan Zulhas, Apakah PAN akan Jumping?

KONFRONTASI - Proses pergantian pucuk pimpinan partai politik seharusnya bukan lagi menjadi persoalan bagi Partai Amanat Nasional (PAN) yang bakal menggelar Kongres tahun 2020 mendatang.

Sebagai partai yang telah berdiri belasan tahun, PAN memiliki mekanisme yang sudah menjadi pola atau pattern dalam memilih sosok calon ketua umum.

Di Gerindra Masih ada Prabowo, PAN Jadi Pilihan Tepat Sandiaga

KONFRONTASI -   Peluang mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno bergabung ke Partai Gerindra terbilang sangat kecil. Prabowo Subianto  akan menjadi faktor ganjalan Sandi untuk menguasai kendaraan politik Gerindra.Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Periskop Data Muhamad Yusuf Kosim kepada Kantor Berita RMOLNetwork, Senin (26/8

Pages