24 July 2019

PAN

PAN: Bukti Gugatan PDIP Lemah

KONFRONTASI-Kuasa Hukum Partai Amanat Nasional menilai bukti gugatan PDI Perjuangan terkait kursi ke delapan DPR RI pada Pemilu 2019 di daerah pemilihan Sumatera Barat I lemah.

"Kami menilai bukti yang diajukan tidak akurat karena hanya mengacu kepada hasil sistem penghitungan (situng), dan KPU telah menyatakan hasil situng tidak bisa menjadi acuan," kata kuasa hukum PAN Miko Kamal di Padang, Selasa.

Ia menyampaikan hal itu menyikapi perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan PDI Perjuangan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang menggugat kursi kedelapan DPR RI daerah pemilihan Sumbar I yang berdasarkan penetapan KPU diraih oleh Asli Chaidir.

Menurut dia, dalam mengajukan gugatan PDI Perjuangan hanya mengacu C1 yang diunggah ke situng tanpa mencocokan dengan data rekapitulasi DAA 1, DA 1.

Berdasarkan hasil rekapitulasi pleno KPU Sumbar, PAN mendapatkan 261.007 dan memperoleh dua kursi, yaitu kursi kedua Athari Gauthi Ardi dengan 82.982 suara dan kursi kedelapan diraih Asli Chaidir dengan 70.057 suara.

Kemudian PDI Perjuangan di Sumbar I mendapatkan 86.423 suara dan harus kehilangan kursi pada Pemilu 2019.

PDI Perjuangan kemudian mengajukan gugatan ke MK karena mengklaim memiliki 86.642 kursi dan menilai berhak menduduki kursi ke delapan. Berdasarkan hitungan PDI Perjuangan tersebut seharusnya suara PAN di Sumbar 1 hanya 258.115.

Menyikapi hal itu Miko menyampaikan kesalahan penghitungan tersebut sebenarnya sudah diperbaiki pada rekapitulasi DAA1 dan semua perbaikan tersebut ditandatangani semua saki termasuk PDI Perjuangan.

Ia meyakini MK akan mengeluarkan putusan yang adil dan yakin KPU serta Bawaslu selaku pihak termohon bisa profesional dan proporsional menghadapi gugatan ini.

DPW PAN Yogya Tolak Wacana Bergabung ke Kubu Jokowi

KONFRONTASI-Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional atau PAN DIY menolak wacana partai bergabung ke koalisi 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

Bahkan penolakan wacana pindah gerbong koalisi itu dituangkan secara tertulis melalui pernyataan sikap bersama segenap pimpinan dan pengurus PAN lima kabupaten/kota se-DIY pada Minggu 16 Juni 2019 lalu.

Ini Tekad PAN dan Demokrat: Kami Tetap Setia di Belakang Prabowo

KONFRONTASI - Partai Demokrat terus diisukan bakal merapat ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin setelah pasangan nomor urut 01 itu ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Menanggapi kabar demikian, apa kata partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu?

Saleh: PAN Sangat Siap Jadi Oposisi

KONFRONTASI-Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku sangat siap menjadi oposisi jika Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024. 

Hal demikian dikatakan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay menanggapi saran Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, agar PAN menjadi oposan sejati jika Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

Jangan Percaya Rumor, PAN Masih Setia Bersama Prabowo-Sandi

KONFRONTASI - Sekjen PAN, Eddy Soeparno menegaskan partainya masih bagian Koalisi Indonesia Adil Makmur pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sebelumnya, menyusul isu partai berlambang matahari ini merapat pada petahana Joko Widodo. Isu ini muncul setelah Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bertemu Jokowi di Istana Negara, Rabu (24//4). "Kita tetap konsisten berada di koalisi Adil Makmur. Jangan percaya rumor," ujar Eddy Jumat (26/4).

Bima Arya Dukung Jokowi, Ini Respon PAN

KONFRONTASI- DPP Partai Amanat Nasional (PAN) belum mau menentukan sikap setelah Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PAN Bima Arya Sugiarto melawan arus koalisi dengan menyatakan dukungannya untuk capres-cawapres Jokowi-Ma''ruf Amin. Namun alasan Bima mendukung Jokowi untuk melanjutkan reformasi dinilai tak dapat diterima.

Kader PAN Wajib Tahu, Ini 12 Perintah dan 6 Larangan dari Ketum

KONFRONTASI-Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengeluarkan 12 perintah untuk seluruh kader maupun pejabat publik yang diusung partai berlambang matahari itu. Ada juga larangan yang atau haram yang disampaikannya kepada kader PAN.

“Ada 12 perintah untuk seluruh kader PAN,” kata Zulkifli saat menghadiri forum pikiran dan akal, dan nalar di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/3/2019).

Rhoma Irama: PAN Konsisten Bela Umat

KONFRONTASI - Bersama Partai Idaman, Rhoma Irama siap  memenangkan PAN di Pemilu 2019. "Partai Idaman sudah bergabung bersama PAN di Pemilu 2019. Artinya perjuangan Partai Islam Damai dan Aman di 2019 nanti adalah dengan memenangkan Partai Amanat Nasional," kata Raja Dangdut itu dalam sambutan di hadapan ribuan masyarakat Bangkalan yang berkumpul di Lapangan Tanjung Bumi Bangkalan, Jawa TImur, Kamis (31/10).

Lebih lanjut Rhoma Irama menjelaskan visi misi PAN yang dirasakan cocok dengan perjuangan Partai Idaman.

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Oleh: Dhimam Abror

 

 

 Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Modusnya tidak jauh beda. Dengan mengaku sebagai PAN pendiri, GM, bersama Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Zumrotin, dan Toety Herati menyatakan prihatin terhadap perkembangan PAN, terutama karena kiprah Amien Rais yang super-kencang di oposisi anti-Jokowi. GM dan kawan-kawan pun mendesak Amien Rais mundur.

Amien Rais Dan Para Oposannya

FOTO dan figura ini sekarang umurnya lebih dari 20 tahun. Saya membuatnya saat masih duduk di bangku SMA dari potongan gambar yang muncul di koran-koran, tabloid, serta majalah yang terbit pada 1998.


Foto dan figura ini masih tersimpan di rumah orang tua saya di kampung. Tadi sore, saya meminta adik saya untuk mengambilkan gambarnya.

Masih 17 tahun, ketika saya ikut menghadiri rapat-rapat pembentukan partai berlambang matahari itu di Karawang. Partai yang saya anggap sebagai simbol perubahan.

Pages