12 December 2019

Palestina

Baitulmaqdis, Dunia Islam Didesak Putus Hubungan dengan Israel

KONFRONTASI- Negara-Negara Islam didesak memutuskan semua bentuk hubungan dengan Israel, sebagai bukti dukungan serempak terhadap perjuangan umat Islam mempertahankan Baitulmakdis.

Imbauan itu merupakan salah satu di antara 14 resolusi yang dicapai dalam Persidangan Meja Bundar Ulama Islam Sedunia Mengenai Baitulmakdis yang berlangsung selama dua hari dalam Festival MyAQSA di Putrajaya, Malaysia, Minggu (28/1), sebagai dilansir Berita Harian.

Raja Yordania: Yerusalem Timur Harus Jadi Ibu Kota Palestina

KONFRONTASI-Raja Abdullah dari Yordania, Minggu, mengungkapkan keprihatinannya atas keputusan Washington untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, dengan mengatakan, Yerusalem Timur harus menjadi ibu kota negara Palestina masa depan.

Dalam sambutannya dalam pembicaraan dengan Wakil Presiden Amerika Serikat, Mike Pence, di Amman, raja dengan latar belakang militer itu mengatakan, satu-satunya solusi untuk konflik Israel-Palestina adalah solusi dua negara.

Abbas akan Minta Uni Eropa Akui Negara Palestina

KONFRONTASI-Presiden Palestina Mahmoud Abbas akan meminta Uni Eropa (UE) secara resmi mengakui Negara Palestina ketika dia bertemu dengan para menteri luar negeri UE pada Senin (22/1), kata seorang pejabat senior kepada AFP pada Minggu.

Menteri Luar Negeri Palestina Riad al-Maliki mengatakan Abbas akan mengatakan kepada UE bahwa mereka harus mengambil langkah tersebut "sebagai satu cara untuk merespons" keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Liga Arab Sebut AS Ingin Hapuskan Isu Pengungsi Palestina

Pemimpin Liga Arab Ahmed Aboul Gheit

KONFRONTASI-Pemimpin Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan keputusan Amerika Serikat (AS) membekukan dana penting bagi badan bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi Palestina ditujukan untuk membersihkan isu tersebut secara keseluruhan.

Dilempari Granat Setrum, 180 Demonstran Palestina Terluka saat Demo

Konfrontasi - Sedikitnya 180 warga Palestina mengalami luka-luka akibat bentrok dengan tentara Israel, saat demo menentang pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pada Jumat (12/1/2018) waktu setempat, ratusan warga Palestina terlibat bentrok dengan tentara Israel di wilayah Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Dua Produk Palestina Ini Bebas Bea Masuk ke Indonesia

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi terus berdiplomasi dan memberi dukungan untuk Palestina. Bentuk dukungan tersebut sifatnya bukan hanya politik, melainkan juga penguatan bidang ekonomi, seperti perdagangan.

"Ada dukungan-dukungan lain untuk kita memperjuangkan Palestina, misalnya penguatan bidang ekonomi dengan tarif nol (zero tariff) untuk bea masuk produk-produk Palestina ke Indonesia," kata Retno dijumpai di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Bali, Rabu (10/1).

Otoritas Palestina Panggil Pulang Perwakilannya di Amerika Serikat

KONFRONTASI - Palestina mengumumkan sudah memanggil pulang perwakilannya di Amerika Serikat untuk 'konsultasi', setelah Presiden Donald Trump menetapkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Menteri Luar Negeri, Riad al-Maliki, yang meminta utusan Organisasi Pembebasan Palestina, Husam Zomlot kembali ke Ramallah, seperti dilaporkan kantor berita Palestina, Wafa.

Fahri Hamzah: Demi Palestina, Indonesia Harus Lebih Agresif

Konfrontasi - Dalam rangka mendukung Palestina sebagai negara berdaulat, Indonesia mestinya berani mengambil langkah lebih agresif. Bahkan Indonesia harus berani konfrontatif dengan Israel dengan membuat langkah-langkah yang mengeliminasi dan menyempitkan ruang gerak dari zionis internasional itu.

Namun, harapan itu tampaknya Indonesia belum maksimal berperan dalam upaya terwujudnya kemerdekaan penuh negara Palestina.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai semua rezim yang ada masih terjebak kepada interpretasi yang pasif terhadap politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif khususnya terkait perjuangan mendukung kemerdekaan Palestina. Hal tersebut dapat dilihat dari kebijakan-kebijakan yang penuh dengan bahasa dalam kategori Indonesia disebut basa-basi.

Padahal, menurut Fahri, agresivitas politik Indonesia sangat dibutuhkan untuk menunjukkan eksistensi kita sebagai negara besar.

“Ada ketidakberanian untuk lebih agresif. Kita ini terlalu besar untuk pasif,” kritik Fahri Hamzah saat dihubungi Minggu (31/12/2017).

Pernyataan Fahri tersebut merespons adanya desakan kepada Pemerintahan Jokowi agar segera membuka kantor diplomatik yaitu Kantor Kedutaan Besar RI di Palestina.

“Jangankan ada keberanian untuk membuka Kedutaan di Palestina, kita terhadap Mesir, terhadap dibukanya pintu Rafah melalui Mesir saja, kita enggak sanggup sehingga isolasi terhadap Gaza terus terjadi. Bahkan kalau kita bisa bilang di zaman inilah Donald Trump itu berani mengumumkan, mengambilalih dan mencaplok al-Quds, Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” kata Fahri.

Di Hadapan Ribuan Warga, Wali Kota Cantik Ini Serukan Dukungan untuk Palestina

Konfrontasi - Aksi solidaritas dan dukungan bagi Palestina tak henti-hentinya mengalir deras dari berbagai daerah di tanah air. Dukungan itu nampak pula berlangsung di lapangan Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (30/12/2017).

Dari data yang dihimpun, sebanyak 5.000 warga dari berbagai organisasi umat Islam bergabung dalam aksi solidaritas itu. Wali Kota Airin Rachmi Diany turut memberikan orasi dukungannya atas rakyat Palestina.

Bintang Pop Dukung Palestina, Lorde Didesak Temui Israel Terkait Pembatalan Konser

KONFRONTASI -  Bintang Pop Lorde didesak untuk segera menemui Duta Besar Israel untuk Selandia Baru. Ia diminta untuk menjelaskan, terkait pembatalan konsernya di Tel Aviv.

Diketahui, Lorde membatalkan pertunjukkannya setelah adanya seruan dari sejumlah aktivis agar penyanyi asal Selandia Baru itu menghindari Israel sebagai bentuk protes terhadap perlakuan mereka kepada orang-orang Palestina.

Pages