24 January 2020

Palestina

Palestina Negara Pertama yang Mengakui Kemerdekaan Indonesia

KONFRONTASI -  Terdapat setidaknya empat syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi sebuah negara berdaulat, yaitu; wilayah yurisdiksi, penduduk, pemerintahan yang legitimate, dan adanya pengakuan dunia internasional. Pada saat Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, ketika Bung Karno mendeklarasikan berdirinya Republik Indonesia, kita sudah memenuhi setidaknya tiga kriteria pertama. Lalu, Negara mana saja yang pertama-tama mengakui kemerdekaan Indonesia?

Netanyahu Didakwa Korupsi, Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?

Konfrontasi - Sistem politik Israel memasuki momen krisis yang bisa dibilang cukup bersejarah pada hari Kamis (21/11/2019) setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu secara resmi didakwa atas tuduhan korupsi.

Dakwaan ini muncul hanya satu hari setelah gagalnya upaya ketiga untuk membentuk pemerintahan pada tahun ini.

DR.Wail Al Zard: Shalahudin dari Indonesia Sedang Ditunggu di Palestina

KONFRONTASI -   Umat Islam Palestina percaya bahwa dalam jihad menghadapi Zionis Israel mereka tidak seorang diri. Karena, jihad Palestina hak dan kewajiban seluruh muslim di dunia.

“Meskipun kita terpisah jarak yang jauh. Anda di bumi yang indah bernama Indonesia sedangkan kami di bumi suci Palestina. Tapi kami yakin tidak sendiri dalam menghadapi penjajah, karena kita akan bersama-sama dalam membebaskan Al Quds,” kata DR.Wail Al Zard seperti dilansir islampos.com.

Serangan Israel ke Gaza Benar-benar Terkutuk

KONFRONTASI-PBB mengutuk serangan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza selama dua hari terakhir. Warga Palestina menjadi korban saat Tel Aviv menggempur basis Jihad Islam di wilayah yang diblokade tersebut. 

Utusan Khusus PBB untuk Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov mengutuk penggunaan roket dan mortir tanpa pandang bulu oleh kedua belah pihak yang berkonfrontasi. "Ini benar-benar tak dapat diterima dan harus segera dihentikan. Tidak ada pembenaran atas serangan terhadap warga sipil," ujarnya pada Rabu (13/11), dikutip laman Al Araby. 

Kejam, Israel Tahan Perempuan Cacat Palestina

KONFRONTASI-Pasukan Israel Kamis malam (23/10) menahan seorang perempuan tua cacat setelah menyerbu rumahnya di Desa Beit Liqya, sebelah barat Ramallah, di Tepi Barat Sungai Jordan --yang diduduki, kata beberapa sumber lokal.

Areej Assi, Kepala Kota Praja Beit Liqya, mengatakan kepada Kantor Berita Paletina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu, satuan tentara Israel menyerbu desa tersebut setelah tengah malam dan menahan Hiam Shukri Badar (65), perempuan cacat yang menggunakan kursi roda.

Di Palestina, Jumlah Lansia Hanya 5 Persen dari Total Populasi

KONFRONTASI-Biro Statistik Pusat Palestina mengungkapkan hanya lima persen saja masyarakat Palestina yang mencapai usia 60 tahun atau lebih. 

Pada pertengahan 2019, jumlah lansia di Palestina yang berusia 60 tahun ke atas hanya sebanyak 257.151 orang saja atau lima persen dari populasi penduduk Palestina. Sebanyak 169.503 orang lansia tinggal di Tepi Barat dan 87.648 lansia tinggal di jalur Gaza.   

Uni Eropa Kecam Pemukiman Ilegal Israel di Wilayah Palestina

KONFRONTASI-Uni Eropa mengecam keberadaan semua permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Hal itu dinyatakan setelah otoritas Israel menyetujui pembentukan permukiman baru di Kota Yerikho, Tepi Barat. 

"Uni Eropa menegaskan kembali bahwa semua permukiman di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, adalah ilegal berdasarkan hukum internasional," ujar juru bicara Uni Eropa untuk Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Maja Kocijancic, dikutip laman kantor berita Palestina, WAFA, Rabu (18/9).

Lembah Jordan dan Laut Mati Utara Dianggap Bingkisan untuk Rakyat Palestina

KONFRONTASI-Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh menegaskan Lembah Jordan dan Laut Mati Utara adalah bagian dan bingkisan geografi rakyat Palestina. Hal itu dikatakannya saat pertemuan mingguan Pemerintah Palestina, Senin (16/9), di Desa Fasayel, Lembah Jordan.

Swedia Kecam Keras Rencana Netanyahu Caplok Tepi Barat

KONFRONTASI- Menteri Luar Negeri Swedia, Ann Linde mengecam keras pernyataan yang dibuat oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Sebelumnya, Netanyahu bersumpah akan mencaplok sebagian Tepi Barat, jika kembali terpilih sebagai Perdana Menteri Israel.

"Solusi dua negara harus menjadi prasyarat untuk solusi bagi masalah Israel-Palestina. Uni Eropa dan komunitas internasional mengatakan, keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertentangan dengan hukum internasional," ucap Linde, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (11/9).

Diserang Roket Gaza, Netanyahu Ngacir Tinggalkan Panggung Kampanye

KONFRONTASI- Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bergegas turun dari panggung kampanye ketika roket-roket asal Gaza menyerang Ashdod. Beruntung dia tidak terkena senjata kelompok militan Gaza tersebut, karena senjata itu diintersepsi sistem pertahanan rudal Iron Dome.

Insiden itu terjadi Selasa malam. Sirene roket di Ashdod dan Ashkelon meraung-raung ketika beberapa roket asal Gaza bermunculan. Raungan sirene itu membut acara kampanye Netanyahu dan beberapa politisi lainnya dipersingkat.

Pages