12 December 2019

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK Salahkan Vendor IT Terkait Pembobolan Bank DKI

Konfrontasi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kasus pembobolan Bank DKI yang dilakukan sejumlah oknum Satpol PP akibat kesalahan vendor IT. Program yang dipasang di jaringan mesin ATM memiliki kelemahan.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo mengatakan, regulator telah memerintahkan Bank DKI untuk menuntaskan persoalan tersebut. Perusahaan yang menjadi vendor IT tersebut juga sudah menyatakan akan bertanggung jawab.

OJK Resmi Beri Izin Usaha Fintech Tokomodal

Konfrontasi - Fintech peer to peer (P2P) lending Tokomodal yang dikelola PT Toko Modal Mitra Usaha resmi mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Artinya Toko Modal menjadi satu dari tujuh fintech lending yang telah menyandang status berizin dari otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK Masih Temukan 123 Pinjaman Online Ilegal

Konfrontasi - Satgas Waspada Investasi menemukan 123 fintech lending illegal atau pinjaman online ilegal, 30 usaha gadai yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK dan 49 entitas penawaran investasi yang tidak berizin.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Tobing mengatakan keberadaan pinjaman online ilegal masih sangat mengkhawatirkan karena jumlah yang beredar di internet dan aplikasi telepon genggam tetap banyak. Padahal Satgas sudah meminta Kementerian Kominfo untuk langsung memblokirnya.

OJK Terima Laporan 13 Nasabah Asuransi Terbesar di Indonesia

Konfrontasi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat menangani sebanyak 13 laporan nasabah salah satu lembaga keuangan asuransi terbesar di Indonesia yang belum memperoleh haknya.

"Hingga pertengahan 2019, ada 13 laporan yang kami terima. Itu dari satu lembaga asuransi saja," kata Kepala OJK Nusa Tenggara Barat (NTB), Farid Faletehan seperti dikutip Antara Mataram, Jumat (9/8/2019).

OJK Ancam Tutup dan Cabut Izin Fintech Langgar

Konfrontasi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah mengancam akan menutup dan mencabut izin enam perusahaan layanan financial technology (fintech) yang terbukti melanggar aturan. Sedangkan kepolisian masih menindaklanjuti laporan yang mendapat intimidasi dari fintech.

"Yang laporan ke kita ada enam aduan. Empat sudah ditindaklanjuti, sedangkan dua masih dalam penyidikan," kata Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa di Semarang, Senin (29/7/2019).

Ombudsman: Butuh Penanganan Lebih Selesaikan Masalah Gagal Bayar Asuransi

Konfrontasi - Industri asuransi di Tanah Air saat ini dihadapkan pada kondisi yang kurang menguntungkan. Setidaknya ada dua perusahaan asuransi yang bermasalah dalam pembayaran klaim. Pertama yaitu AJB Bumiputera 1912 dan PT Asuransi Jiwasraya.

Lembaga pengawas penyelenggaraan layanan publik, Ombudsman Republik Indonesia (Ombudsman RI) menilai butuh penanganan lebih tuntuk menyelesaikan masalah ini.

Salah Berikan Laporan Keuangan, Saham Garuda Indonesia Anjlok

Konfrontasi - Nilai saham Garuda Indonesia terpantau berada di zona merah pada perdagangan sore hari ini, Jumat, 28 Juni 2019 pukul 15.23 WIB. Berdasarkan pantauan di RTI Business, harga saham maskapai pelat merah itu berada di level 376 alias turun 20 poin atau 5,05 persen dibanding penutupan perdagangan kemarin.

OJK Hentikan Layanan 73 Investasi Bodong, Ini Daftarnya

Konfrontasi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan daftar 73 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari pihak berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Aktivitas 73 perusahaan investasi ilegal ini telah diberhentikan oleh tim Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi.

Harapan OJK Terhadap Bank Wakaf Mikro

Konfrontasi - Kepala Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jaksa Keuangan (OJK), Ahmad Soekro Tratmono mengungkapkan akses keuangan di pedesaan masih minim. Kelemahan ini yang kerap dimanfaatkan rentenir di pedesaan.

"Untuk memenuhi kebutuhan saja masyarakat di desa itu memprihatinkan sekali. Yang paling dekat ini adalah rentenir. Mereka datang door to door. Minjem Rp 100 ribu, dan mengembalikannya Rp 150 ribu," kata Ahmad dalam acara Pelatihan dan Gathering Media Massa di Purwokerto, seperti dikutip Jumat (6/4/2018).

OJK Minta Masyarakat Jaga Reputasi Kredit

Konfrontasi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berpesan kepada masyarakat untuk menjaga reputasi kreditnya sehingga ke masa depan tetap mendapatkan kredit atau pembiayaan lain dari lembaga jasa keuangan, kata Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Boedi Armanto.

"Lembaga jasa keuangan dapat mengakses rekam jejak kredit anda di SLIK. Oleh karena itu, kelola kredit yang anda peroleh dengan baik dan bijaksana," ujarnya kepada wartawan di  Kantor Pusat OJK, Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Pages