29 February 2020

Orde Baru

Direktur LP3ES: Kita Seperti Kembali Kepada Oligarki Ala Orde Baru

KONFRONTASI -  Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Fajar Nursahid melihat demokrasi di Indonesia seperti kembali ke masa Orde Baru. Masa dimana publik kembali didikte untuk memahami keputusan yang dibuat oleh alat negara dengan cara apapun.

Orde Baru dan Reformasi, Serupa Tapi Tak sama

Oleh: Yoshua Abib Mula Sinurat
Pengurus Pusat GMKI 2018 – 2020
Mahasiswa Sosiologi Pascasarjana UI

Tumbangnya Orde Baru, Dan Para Penculik Yang Membonceng Reformasi

Enam belas tahun perjalanan Reformasi
Saat titimangsa 1998
Aku berdiri di persimpangan jalan
Dan pertanyaan-pertanyaan meluncur dari lidahku
Yang nyinyir dan tak bisa ditahan
Apakah Indonesia akan terpecah-belah, atau lahir sebuah tirani baru
Atau begitu muluskah perjalanan reformasi
Indonesia jadi negara besar yang sangat disegani
Pesawat bikinan Habibi simpang siur melintasi negeri
Jadi favorit negara-negara terkemuka untuk dipesan
Mulai dari pesawat militer sampai pesawat sipil ?

 

Haris Azhar: Jokowi Lebih Parah dari Orba

KONFRONTASI - Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 37 tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional TNI dikhawatirkan banyak kalangan akan mengembalikan dwifungsi TNI seperti era orde baru.

Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar menilai orde Jokowi lebih parah dibandingkan orde baru. Pasalnya, Jokowi kembali menghidupkan dwifungsi TNI melalui aturan tersebut.  

Bukti Pemilu 2019 Kembali ke Orde Baru: Masyarakat Takut Bicara Politik

Konfrontasi - Hasil survei yang drilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan, sebagaian besar masyarakat mengaku takut bicara politik pasca kerusuhan 21-22 Mei.

Demikian disampaikan dalam rilis bertajuk ‘Kondisi Demokrasi dan Ekonomi Politik Nasional Pasca-Kerusuhan 21-22 Mei’ di kantornya di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta, Minggu (16/6/2019).

Dalam surveinya tersebut, sekitar 43 persen responden menyatakan takut berbicara politik pasca kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Pesan Rizal Ramli untuk Wiranto Lewat Unggahan Ini: Jangan Kembalikan Indonesia ke zaman Orde Baru

KONFRONTASI-  Trauma terhadap Orde Baru terus mengelayuti anak-anak bangsa ini di era reformasi yang sudah 20 tahun berlangsung. Tokoh nasional yang juga Ekonom senior Dr  Rizal Ramli Ingatkan Memkopohukham Wiranto agar tidak membawa Indonesia kembali ke zaman Orde Baru.

Hal itu diingatkan Rizal Ramli pada unggahan di twitter @RamliRizal pada Selasa (14/5/2019).

Jokowi, Wiranto dan Virus Orde Baru

21 tahun reformasi berjalan, virus Orde Baru belum juga hilang dari bangsa ini. Pernyataan Menko Polhukam Wiranto yang akan membentuk Tim Hukum Nasional untuk memantau ucapan tokoh dan pemikiran tokoh yang dianggap melanggar hukum merupakan salah satu bukti virus Orba masih menjangkiti sebagian elite penguasa.

Praktik kebebasan yang dirasakan masyarakat sejak reformasi seolah mulai dibatasi. rakyat ditakut-takuti untuk melawan kesewenang-wenangan pemerintah. Suara rakyat dibungkam.

Orde Baru, Civil Society dan New Prabowo

Oleh: Dr Syahganda Nainggolan

 

 

"Common Dewi, even monkey can change", demikian balasan Professor Habibie suatu waktu kepada Dr. Dewi Fortuna Anwar, ketika Dewi mengejek/mengkritik Habibie yang awalnya ragu dengan isu HAM (Hak-hak Asasi Manusia) yang diangkat lembaga CIDES, di mana Habibie sebagai patron. Isu itu dibenci Suharto yang otoriter. Namun, Habibie mulai terbiasa dan senang. Monyet aja bisa berubah, apalagi manusia.

Titiek Soeharto: Ratna Tak Digebukin Saat Orde Baru

KONFRONTASI - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau dikenal dengan nama Titiek Soeharto mengaku tak habis pikir dengan penganiayaan yang dialami oleh aktivis Ratna Sarumpaet. Terlebih, hal ini bukan yang pertama kali, lantaran pernah dirasakan oleh aktivis Neno Warisman, meskipun hanya berupa teror saja, pada beberapa waktu lalu.

Sejak Orde Baru, Rupiah Terus Melemah Dan Ekonomi Merosot Tak Terkendali

Oleh:  Kwik Kian Gie

 

Sejak Orde Baru, Rupiah terus melemah dan ekonomi merosot tak terkendali. Ini faktanya: dari tahun 1970 hingga hari ini, dolar Singapura yang tadinya 1 dolar AS setara dengan 3 dollar Singapura, sekarang menjadi 1,3 dolar. Ini mengalami apresiasi naik atau menguat menjadi 57 persen. Sementara itu, lanjut Kwik, untuk Malaysia yang tadinya 1 dollar AS setara 3 ringgit sekarang berubah menjadi 3,93 ringgit.

Pages