28 May 2017

NU

Rizal Ramli: Masih ada Waktu 2 Tahun Presiden Jokowi untuk Reorientasi Ekonomi

KONFRONTASI- Tokoh nasional dan ekonom senior Rizal Ramli menegaskan, masih ada waktu 2 tahun untuk reorientasi dan menggenjot kinerja pemerintahan Jokow Widodo dalam membangun perekonomian. Reorientasi visi-misi dan program Jokowi sesuai Nawa Cita dan Trisakti bisa dilakukan dalam dua tahun ke depan agar masyarakat merasakan manfaat dan prestasi Kabinet Kerja dalam membangun ekonomi yang berkadilan sosial.

Bawa NU ke Pinggir Jurang, Aqil Siradj Jadi Bulan-bulan di Dunia Maya

KONFRONTASI - Arwin · Works at PT.PKSS (group bank BRI)

Saya mau tanya,apakah semua petinggi NU diberbagai lini dikuasai oleh orang NU yang beraliran Liberal.....? karena yang nampak di dunia nyata NU tidak kelihatan membela Islam dan ulamanya.

Mike Jma · Works at Self-Employed

NU hrs cepat bersihkan diri mereka dr orang2 penganut ajaran sepilis.

Mafatihul Abrar · Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Sikap Said Aqil Siroj Bikin Kader NU di Daerah Bergejolak dan Mundur Massal

KONFRONTASI -  Ormas Islam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendapat tamparan keras dari kadernya di daerah. Seluruh elemen dari PBNU atau Pengurus Cabang NU di Aceh Barat Daya (Abdya) membubarkan diri.
Mereka sacara tegas menyatakan mundur dari ormas Islam terbesar di Indonesia itu, karena ulah dari Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj yang mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Ironi Peran dan Nasib NU

Oleh:

Zaini Rahman
(Ketua PB IKA PMII dan Mantan Anggota DPR)

HTI dan yang sejenis memang harus dicegah agar tidak terus menularkan virus khilafah yang mengancam Pancasila dan NKRI. Selama ini kelompok NU yang berusaha menghadang mereka, bahkan sering dengan cara konfrontatif sehingga muncul kesan NU memusuhi sesama muslim.

Tags: 

Kyai Jombang: Masihkah NU sebagai Organisasi Keagamaan?

KONFRONTASI -  Sekelas Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) tidak mungkin tidak mengerti ini (masalah pentingnya kepemimpinan dalam Islam). Bisunya mereka pasti ada sesuatu yang amat dahsyat hingga menyebabkan amanat agama mereka tersandera.

Berikut ini tulisan seorang kyai dari Jombang Jawa Timur (tempat lahirnya NU 1926) yang mempertanyakan keadaan NU sekarang.
MASIHKAH NU SEBAGAI ORGANISASI KEAGAMAAN?

Muktamar NU Tahun 1999 Melarang Memilih Pemimpin Non Muslim, Kecuali dalam Keadaan Darurat

KONFRONTASI – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuiren Jombang, Jawa Timur, KH Solahuddin Wahid mengungkap hasil Muktamar Nahdlatul Ulama 1999 silam terkait kepemimpinan non muslim. Kyai yang akarab disapa Gus Sholah ini adalah adik dari KH Abdurahman Wahid (Gus Dur), mentan Ketua Umum PBNU dan Presiden RI ke-3. Gus Sholah berbeda pendapat dengan Gus Dur soal dalam konteks kepemimpinan yang bukan muslim.

Ajengan Mimi, Ketum Pagar Nusa PBNU: Ahok Dikepung Pakai WA

Oleh: Djoko Edhi Abdurrahman
Mantan Anggota DPR

Siaga Satu PB Ansor dikritik Ajengan Mimi. Mereka berkumpul di PW Ansor DKI dan menyatakan Siaga Satu menanggapi pelecehan Ahok kepada Rois Aam, KH. Ma’ruf Amin. “Itu namanya dikepung dengan WA”, katanya di Kantor Pagar Nusa.

Ancaman dan Tudingan Terdakwa Ahok kepada KH Ma'ruf Amin Kado Pahit Buat NU yang Genap Berusia 91 Tahun

KONFRONTASI - Mantan Ketua Lajnah Ta'lif wan Nasyr (Lembaga Penerbitan dan Penyebaran Informasi) PBNU Khatibul Umam Wiranu mengaku kaget dengan sikap yang disampaikan Ahok maupun tim pengacaranya. Perilaku itu dianggap telah keluar dari batas kewajaran dalam kehidupan yang mendasarkan diri pada Pancasila.

Putri Gus Dur Minta Ahok Tidak Perkarakan Rois Am Nu Maruf Amin

KONFRONTASI - Putri mantan Presiden RI, Abdurahman Wahid, Yenny Wahid meminta kubu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengurungkan niatnya untuk membawa KH Maruf Amin ke pengadilan berkaitan dengan kesaksian Ketua Umum MUI itu di sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa calon gubernur DKI itu.

"Kami berharap agar Pak Ahok maupun pengacaranya mengurungkan niat untuk membawa Kiai Maruf Amin ke pengadilan menyangkut kesaksian beliau hari ini," kata Yenny dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Selasa.

Pengakuan Keluarga Besar Kultural NU: Wahai Imam Besar FPI, Bagaimana Tak Berlinang Air Mata ini?

Konfrontasi - Saya terlahir dari keluarga besar kultural NU, seperti sebagian besar masyarakat Kabupaten Kudus lainnya. Dunia pergerakan Islam dan dinamikanya kuikuti dengan seksama karena saya juga aktif di organisasi mahasiswa Islam baik internal maupun eksternal kampus di Kudus.

Interaksiku dengan teman-teman Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah, HTI, Salafi, FPI dan Jamaah Tabligh lumayan menambah wawasan keagamaan, mengetahui paradigma pemikiran serta arah gerak perjuangan mereka.

Pages